• Latest
  • Trending
  • All
  • Kabar Kampus
  • Feature
  • Opini
  • Sosok
Ketika Kemanusiaan Tertahan, Krisis Kelaparan Palestina di Tengah Penolakan Bantuan Internasional

Ketika Kemanusiaan Tertahan, Krisis Kelaparan Palestina di Tengah Penolakan Bantuan Internasional

3 October 2025
Melalui KKN Tematik, Mahasiswa UMSU Dorong Literasi Kreatif Anak Tanjung Mulia

Melalui KKN Tematik, Mahasiswa UMSU Dorong Literasi Kreatif Anak Tanjung Mulia

21 September 2026
Dalam Pemasyhuran Canselor UMAM, UMSU Paparkan Capaian dan Persiapan Muktamar 2027

Dalam Pemasyhuran Canselor UMAM, UMSU Paparkan Capaian dan Persiapan Muktamar 2027

21 September 2026
MK Batasi Perubahan APBN Tanpa Persetujuan DPR

MK Batasi Perubahan APBN Tanpa Persetujuan DPR

19 September 2026
Peralihan Hobi Membaca, KKN Tematik UMSU Dorong Siswa Menulis

Peralihan Hobi Membaca, KKN Tematik UMSU Dorong Siswa Menulis

19 September 2026
Kepala Perpustakaan UMSU Targetkan Inovasi dan Penguatan Perpustakaan

Kepala Perpustakaan UMSU Targetkan Inovasi dan Penguatan Perpustakaan

17 September 2026
Kabut Asap Bayangi Sejumlah Wilayah Sumut, Jarak Pandang Turun

Kabut Asap Bayangi Sejumlah Wilayah Sumut, Jarak Pandang Turun

17 September 2026
Pelantikan Pimpinan Struktural UMSU, Rektor Tekankan Amanah dan Dedikasi Tanpa Batas

Pelantikan Pimpinan Struktural UMSU, Rektor Tekankan Amanah dan Dedikasi Tanpa Batas

15 September 2026
Dosen Ilmu Komunikasi UMSU Dorong Mahasiswa Kenali Produksi Televisi

Dosen Ilmu Komunikasi UMSU Dorong Mahasiswa Kenali Produksi Televisi

15 September 2026
Obrolan Warung Kopi TVRI Live Angkat Peran Pembangunan Kabupaten Tapanuli Selatan

Obrolan Warung Kopi TVRI Live Angkat Peran Pembangunan Kabupaten Tapanuli Selatan

15 September 2026
Purbaya Dicopot, Suahasil Nazara Jadi Menkeu

Purbaya Dicopot, Suahasil Nazara Jadi Menkeu

14 September 2026
Driver Ojol Keluhkan Kemacetan Pembangunan BRT Mebidang*

Driver Ojol Keluhkan Kemacetan Pembangunan BRT Mebidang*

14 September 2026
Kunjungan Silaturahmi Rektor UMSU, PT KIM Siap Dukung Sukses Muktamar 2027

Kunjungan Silaturahmi Rektor UMSU, PT KIM Siap Dukung Sukses Muktamar 2027

13 September 2026
  • Tentang
  • Advertisement
  • Contact
Tuesday, 22 September 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
BERLANGGANAN
UKM-LPM Teropong UMSU
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
No Result
View All Result
UKM-LPM Teropong UMSU
No Result
View All Result
Home Opini

Ketika Kemanusiaan Tertahan, Krisis Kelaparan Palestina di Tengah Penolakan Bantuan Internasional

by REDAKSI TEROPONG
3 October 2025
in Opini
Reading Time: 2 mins read
0
Ketika Kemanusiaan Tertahan, Krisis Kelaparan Palestina di Tengah Penolakan Bantuan Internasional
0
SHARES
44
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Teropongdaily, Medan-Krisis kemanusiaan di Palestina, khususnya di Gaza, telah mencapai titik nadir. Kelaparan merajalela, infrastruktur hancur, dan akses terhadap air bersih serta layanan kesehatan nyaris lumpuh total. Namun, di tengah penderitaan ini, ironi terbesar muncul bantuan internasional yang seharusnya menjadi penyelamat justru tertahan oleh sejumlah negara dan otoritas dengan alasan politis maupun keamanan.

Dilansir dari Kompas.id, Inisiatif Klasifikasi Fase Keamanan Pangan Terpadu (IPC) menuding Israel sebagai pihak yang menyebabkan bencana kelaparan karena menghambat masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza. IPC, yang berbasis di Roma, merupakan koalisi pemantau independen di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bertugas memperingatkan potensi krisis pangan global.

RelatedPosts

Islam Ala Prabowo dan Narasi Agama dalam Kekuasaan

Ketika Hutan Terbakar, Satwa Kehilangan Rumah

Londo Ireng dan Suara Kritis yang Dicurigai

Penolakan bantuan kerap dibungkus dengan alasan kekhawatiran bahwa logistik akan disalahgunakan kelompok bersenjata seperti Hamas. Padahal, mayoritas penerima manfaat adalah warga sipil tak bersenjata, anak-anak, perempuan, dan lansia. Mereka yang justru seharusnya menjadi prioritas perlindungan dalam hukum internasional. Menghalangi bantuan atas dasar politik sama saja dengan memperpanjang penderitaan melalui kekerasan terselubung.

PBB dan berbagai organisasi kemanusiaan telah menyuarakan keprihatinan. Laporan terbaru World Food Programme menyebut lebih dari 90% warga Gaza tidak memiliki cukup makanan, sementara sebagian besar anak-anak mengalami kekurangan gizi akut. Fakta ini seharusnya menjadi alarm darurat global. Namun dunia justru tampak gamang, saling menyalahkan, dan ragu mengambil langkah nyata.

Ironisnya, beberapa negara yang selama ini lantang menyuarakan Hak Asasi Manusia (HAM) justru ikut menahan bantuan, tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjang bagi rakyat Palestina. Solidaritas yang seharusnya universal kini tampak selektif, bergantung pada kepentingan politik dan tekanan aliansi. Krisis Palestina menjadi bukti bahwa nilai kemanusiaan kerap kalah di hadapan kepentingan geopolitik.

Di sisi lain, terdapat pula penolakan terhadap bantuan dari pihak-pihak yang dianggap memiliki ‘agenda politik’. Beberapa kelompok pengelola di Gaza khawatir bantuan menjadi alat pengaruh ideologis atau kontrol sumber daya. Meski ada dasar kekhawatiran tersebut, rakyat sipil tidak seharusnya menjadi korban tarik-ulur kepentingan.

Dalam kondisi darurat, kemanusiaan harus ditempatkan di atas segalanya. Negara-negara dengan kekuatan diplomasi perlu segera memfasilitasi koridor kemanusiaan yang aman dan netral. Penyaluran bantuan seharusnya diawasi lembaga independen, bukan dihentikan sama sekali. Dunia membutuhkan keberanian moral, bukan ketakutan politik.

Krisis di Palestina bukan sekadar konflik dua pihak, melainkan cerminan kegagalan sistem global merespons bencana kemanusiaan. Ketika anak-anak mati kelaparan, rumah sakit lumpuh, dan roti menjadi barang mewah, saat itulah dunia harus bertanya: di mana letak nilai kemanusiaan? Apakah kita benar-benar peduli, atau hanya berpura-pura?

Sudah terlalu lama rakyat Palestina hidup dalam bayang-bayang blokade, kekerasan, dan pengabaian. Krisis kelaparan hanyalah puncak gunung es dari penderitaan panjang yang mereka alami selama puluhan tahun. Dunia tidak boleh lagi berdiam diri. Penolakan bantuan kemanusiaan adalah bentuk kekejaman terselubung yang harus segera dihentikan.

Kini, lebih dari sebelumnya, dunia harus bersatu menyuarakan satu hal: setiap manusia tanpa memandang agama, etnis, maupun afiliasi politik berhak hidup layak, aman, dan bermartabat. Menolak bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina bukan hanya tidak manusiawi, tetapi juga mencerminkan kegagalan kolektif kita sebagai umat manusia.

 

Tr: Anggi Nayla

Sumber Foto : reuters.com

Tags: #palestina #gaza #krisiskelaparan #medan #internasional #umsu #teropongdaily
Previous Post

Teknologi Mendekatkan, Tapi Mengapa Pertemanan Menjauh?

Next Post

Menguak Rahasia Cengkeh: Fakta dan Manfaatnya

Related Posts

Islam Ala Prabowo dan Narasi Agama dalam Kekuasaan

Islam Ala Prabowo dan Narasi Agama dalam Kekuasaan

by REDAKSI TEROPONG
11 September 2026
0

Agama memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Ketika agama kemudian dikaitkan dengan sosok seorang pemimpin politik, pembahasannya tidak hanya...

Ketika Hutan Terbakar, Satwa Kehilangan Rumah

Ketika Hutan Terbakar, Satwa Kehilangan Rumah

by REDAKSI TEROPONG
5 September 2026
0

Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan kembali menunjukkan bahwa yang menjadi korban bukan hanya manusia. Di balik kepulan asap dan...

Londo Ireng dan Suara Kritis yang Dicurigai

Londo Ireng dan Suara Kritis yang Dicurigai

by REDAKSI TEROPONG
6 August 2026
0

Kritik merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Namun, ketika kritik dibalas dengan pelabelan, perhatian publik dapat bergeser dari persoalan yang...

Mengapa Kita Sulit Melahirkan Banyak Entrepreneur Muda?

Mengapa Kita Sulit Melahirkan Banyak Entrepreneur Muda?

by REDAKSI TEROPONG
7 July 2026
0

Indonesia memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk sekitar 280 juta jiwa, bonus demografi, kekayaan sumber daya...

Tambang Ilegal Subur, Negara Terus Kebobolan

Tambang Ilegal Subur, Negara Terus Kebobolan

by REDAKSI TEROPONG
31 May 2026
0

Sektor pertambangan selama ini menjadi salah satu penopang penting perekonomian Indonesia. Kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia sering disebut...

Museum Marsinah dan Ingatan yang Tak Boleh Hilang

Museum Marsinah dan Ingatan yang Tak Boleh Hilang

by REDAKSI TEROPONG
19 May 2026
0

Museum sering dianggap sebagai tempat menyimpan benda-benda lama yang membosankan. Padahal, museum memiliki fungsi penting sebagai ruang penyimpan ingatan kolektif...

Next Post
Ketika Kemanusiaan Tertahan, Krisis Kelaparan Palestina di Tengah Penolakan Bantuan Internasional

Menguak Rahasia Cengkeh: Fakta dan Manfaatnya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ketahui Dirimu Adalah Aset

PK IMM FEB UMSU Adakan Kegiatan Darul Arqam Dasar 2023/2024

3 years ago
Ketika Kemanusiaan Tertahan, Krisis Kelaparan Palestina di Tengah Penolakan Bantuan Internasional

Menguak Rahasia Cengkeh: Fakta dan Manfaatnya

12 months ago

Popular News

    Connect with us

    Berlangganan melalui Email

    Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 6 other subscribers

    Konten Terbaru

    • Melalui KKN Tematik, Mahasiswa UMSU Dorong Literasi Kreatif Anak Tanjung Mulia 21 September 2026
    • Dalam Pemasyhuran Canselor UMAM, UMSU Paparkan Capaian dan Persiapan Muktamar 2027 20 September 2026
    • MK Batasi Perubahan APBN Tanpa Persetujuan DPR 19 September 2026

    Tentang Kami

    Pers Mahasiswa TEROPONG merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). UKM-LPM TEROPONG UMSU berdiri pada 12 Juli 2001 dan sampai saat ini merupakan satu-satunya UKM yang mengelola bidang penerbitan dan pers di tingkat UMSU.

    • Tentang
    • Advertisement
    • Contact

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    No Result
    View All Result
    • Artikel
    • Foto Jurnalistik
    • Kabar SUMUT
    • Kabar Kampus
    • Kabar Medan
    • Majalah
    • Newsletter
    • Sastra
    • Nasional
    • Internasional
    • Lainnya
      • Almamater
      • Ekonomi
      • Feature
      • Infografik
      • Lifestyle
      • Opini
      • Politik
      • Ragam
      • Sipongpong
      • Sobatpongpong
      • Sosok
      • Terkini

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In