• Latest
  • Trending
  • All
  • Kabar Kampus
  • Feature
  • Opini
  • Sosok
Ketika Kemanusiaan Tertahan, Krisis Kelaparan Palestina di Tengah Penolakan Bantuan Internasional

Ketika Kemanusiaan Tertahan, Krisis Kelaparan Palestina di Tengah Penolakan Bantuan Internasional

3 October 2025
Penegakan Hukum Berkeadilan Tak Cukup Dilihat dari Satu Sudut Pandang

Penegakan Hukum Berkeadilan Tak Cukup Dilihat dari Satu Sudut Pandang

6 November 2026
UID Sumut Dorong Siswa dan Mahasiswa Jadi Inovator Kendaraan Listrik

UID Sumut Dorong Siswa dan Mahasiswa Jadi Inovator Kendaraan Listrik

6 November 2026
Wakil Dekan I Fatek UMSU Ajak Mahasiwa Mencintai Ilmu Energi

Wakil Dekan I Fatek UMSU Ajak Mahasiwa Mencintai Ilmu Energi

6 November 2026
Akademisi UMSU Soroti Dampak Menjelang Penerapan Pajak Digital 9 November 2026

Akademisi UMSU Soroti Dampak Menjelang Penerapan Pajak Digital 9 November 2026

5 November 2026
Mahasiswa UMSU Kunjungi TVRI, KPK dan KOMPAK Sumut Ingatkan Bahaya Korupsi

Mahasiswa UMSU Kunjungi TVRI, KPK dan KOMPAK Sumut Ingatkan Bahaya Korupsi

5 November 2026
Bangun Generasi Kreatif, UMSU Hadirkan Kelas Kreasi Bersama Adobe Express

Bangun Generasi Kreatif, UMSU Hadirkan Kelas Kreasi Bersama Adobe Express

5 November 2026
Yudha Keling Ajak Mahasiswa Mulai Investasi dan Belajar Mengelola Keuangan

Yudha Keling Ajak Mahasiswa Mulai Investasi dan Belajar Mengelola Keuangan

5 November 2026
Wagub Sumut Buka Musda VI IJTI Sumut, Jurnalis TV Harus Perkuat Profesionalisme

Wagub Sumut Buka Musda VI IJTI Sumut, Jurnalis TV Harus Perkuat Profesionalisme

4 November 2026
Ketua IJTI Sumut: Jurnalis TV Harus Adaptif di Era Multiplatform

Ketua IJTI Sumut: Jurnalis TV Harus Adaptif di Era Multiplatform

4 November 2026
Skrining Kesehatan Mahasiswa UMSU Temukan Sejumlah Faktor Risiko

Skrining Kesehatan Mahasiswa UMSU Temukan Sejumlah Faktor Risiko

4 November 2026
Talkshow Investing Beyond the Punchline Dorong Mahasiswa Pahami Investasi

Talkshow Investing Beyond the Punchline Dorong Mahasiswa Pahami Investasi

4 November 2026
Yang Tidak Pernah Benar-Benar Sampai

Yang Tidak Pernah Benar-Benar Sampai

3 November 2026
  • Tentang
  • Advertisement
  • Contact
Saturday, 7 November 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
BERLANGGANAN
UKM-LPM Teropong UMSU
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
No Result
View All Result
UKM-LPM Teropong UMSU
No Result
View All Result
Home Opini

Ketika Kemanusiaan Tertahan, Krisis Kelaparan Palestina di Tengah Penolakan Bantuan Internasional

by REDAKSI TEROPONG
3 October 2025
in Opini
Reading Time: 2 mins read
0
Ketika Kemanusiaan Tertahan, Krisis Kelaparan Palestina di Tengah Penolakan Bantuan Internasional
0
SHARES
45
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Teropongdaily, Medan-Krisis kemanusiaan di Palestina, khususnya di Gaza, telah mencapai titik nadir. Kelaparan merajalela, infrastruktur hancur, dan akses terhadap air bersih serta layanan kesehatan nyaris lumpuh total. Namun, di tengah penderitaan ini, ironi terbesar muncul bantuan internasional yang seharusnya menjadi penyelamat justru tertahan oleh sejumlah negara dan otoritas dengan alasan politis maupun keamanan.

Dilansir dari Kompas.id, Inisiatif Klasifikasi Fase Keamanan Pangan Terpadu (IPC) menuding Israel sebagai pihak yang menyebabkan bencana kelaparan karena menghambat masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza. IPC, yang berbasis di Roma, merupakan koalisi pemantau independen di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bertugas memperingatkan potensi krisis pangan global.

RelatedPosts

Surplus Perdagangan Indonesia: Benarkah Mencerminkan Penguatan Ekonomi Nasional?

Sah di Aturan, Kontroversial di Publik

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Apa yang Perlu Diketahui Penjual?

Penolakan bantuan kerap dibungkus dengan alasan kekhawatiran bahwa logistik akan disalahgunakan kelompok bersenjata seperti Hamas. Padahal, mayoritas penerima manfaat adalah warga sipil tak bersenjata, anak-anak, perempuan, dan lansia. Mereka yang justru seharusnya menjadi prioritas perlindungan dalam hukum internasional. Menghalangi bantuan atas dasar politik sama saja dengan memperpanjang penderitaan melalui kekerasan terselubung.

PBB dan berbagai organisasi kemanusiaan telah menyuarakan keprihatinan. Laporan terbaru World Food Programme menyebut lebih dari 90% warga Gaza tidak memiliki cukup makanan, sementara sebagian besar anak-anak mengalami kekurangan gizi akut. Fakta ini seharusnya menjadi alarm darurat global. Namun dunia justru tampak gamang, saling menyalahkan, dan ragu mengambil langkah nyata.

Ironisnya, beberapa negara yang selama ini lantang menyuarakan Hak Asasi Manusia (HAM) justru ikut menahan bantuan, tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjang bagi rakyat Palestina. Solidaritas yang seharusnya universal kini tampak selektif, bergantung pada kepentingan politik dan tekanan aliansi. Krisis Palestina menjadi bukti bahwa nilai kemanusiaan kerap kalah di hadapan kepentingan geopolitik.

Di sisi lain, terdapat pula penolakan terhadap bantuan dari pihak-pihak yang dianggap memiliki ‘agenda politik’. Beberapa kelompok pengelola di Gaza khawatir bantuan menjadi alat pengaruh ideologis atau kontrol sumber daya. Meski ada dasar kekhawatiran tersebut, rakyat sipil tidak seharusnya menjadi korban tarik-ulur kepentingan.

Dalam kondisi darurat, kemanusiaan harus ditempatkan di atas segalanya. Negara-negara dengan kekuatan diplomasi perlu segera memfasilitasi koridor kemanusiaan yang aman dan netral. Penyaluran bantuan seharusnya diawasi lembaga independen, bukan dihentikan sama sekali. Dunia membutuhkan keberanian moral, bukan ketakutan politik.

Krisis di Palestina bukan sekadar konflik dua pihak, melainkan cerminan kegagalan sistem global merespons bencana kemanusiaan. Ketika anak-anak mati kelaparan, rumah sakit lumpuh, dan roti menjadi barang mewah, saat itulah dunia harus bertanya: di mana letak nilai kemanusiaan? Apakah kita benar-benar peduli, atau hanya berpura-pura?

Sudah terlalu lama rakyat Palestina hidup dalam bayang-bayang blokade, kekerasan, dan pengabaian. Krisis kelaparan hanyalah puncak gunung es dari penderitaan panjang yang mereka alami selama puluhan tahun. Dunia tidak boleh lagi berdiam diri. Penolakan bantuan kemanusiaan adalah bentuk kekejaman terselubung yang harus segera dihentikan.

Kini, lebih dari sebelumnya, dunia harus bersatu menyuarakan satu hal: setiap manusia tanpa memandang agama, etnis, maupun afiliasi politik berhak hidup layak, aman, dan bermartabat. Menolak bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina bukan hanya tidak manusiawi, tetapi juga mencerminkan kegagalan kolektif kita sebagai umat manusia.

 

Tr: Anggi Nayla

Sumber Foto : reuters.com

Tags: #palestina #gaza #krisiskelaparan #medan #internasional #umsu #teropongdaily
Previous Post

Teknologi Mendekatkan, Tapi Mengapa Pertemanan Menjauh?

Next Post

Menguak Rahasia Cengkeh: Fakta dan Manfaatnya

Related Posts

Surplus Perdagangan Indonesia: Benarkah Mencerminkan Penguatan Ekonomi Nasional?

Surplus Perdagangan Indonesia: Benarkah Mencerminkan Penguatan Ekonomi Nasional?

by REDAKSI TEROPONG
3 November 2026
0

Neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus sebesar US$3,36 miliar pada September 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor mencapai...

Sah di Aturan, Kontroversial di Publik

Sah di Aturan, Kontroversial di Publik

by REDAKSI TEROPONG
8 October 2026
0

Pergantian antarwaktu (PAW) pada dasarnya merupakan mekanisme untuk mengisi kursi DPR yang kosong sebelum masa jabatan berakhir. Namun, ketika kursi...

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Apa yang Perlu Diketahui Penjual?

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Apa yang Perlu Diketahui Penjual?

by REDAKSI TEROPONG
4 October 2026
0

Marketplace telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat dalam melakukan jual beli. Tidak hanya untuk berbelanja, platform digital juga menjadi tempat...

Budaya Scroll dan Tantangan Membaca Mahasiswa

Budaya Scroll dan Tantangan Membaca Mahasiswa

by REDAKSI TEROPONG
23 September 2026
0

Kebiasaan scroll membuat mahasiswa terbiasa menerima informasi dalam bentuk yang singkat dan cepat. Video berdurasi pendek, rangkuman, serta konten dengan...

Islam Ala Prabowo dan Narasi Agama dalam Kekuasaan

Islam Ala Prabowo dan Narasi Agama dalam Kekuasaan

by REDAKSI TEROPONG
11 September 2026
0

Agama memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Ketika agama kemudian dikaitkan dengan sosok seorang pemimpin politik, pembahasannya tidak hanya...

Ketika Hutan Terbakar, Satwa Kehilangan Rumah

Ketika Hutan Terbakar, Satwa Kehilangan Rumah

by REDAKSI TEROPONG
5 September 2026
0

Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan kembali menunjukkan bahwa yang menjadi korban bukan hanya manusia. Di balik kepulan asap dan...

Next Post
Ketika Kemanusiaan Tertahan, Krisis Kelaparan Palestina di Tengah Penolakan Bantuan Internasional

Menguak Rahasia Cengkeh: Fakta dan Manfaatnya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

OIC UMSU Gelar Kuliah Umum, Hadirkan Konsul Kehormatan Kerajaan Thailand

OIC UMSU Gelar Kuliah Umum, Hadirkan Konsul Kehormatan Kerajaan Thailand

1 year ago
Keluargaku

Keluargaku

6 years ago

Popular News

    Connect with us

    Berlangganan melalui Email

    Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 6 other subscribers

    Konten Terbaru

    • Penegakan Hukum Berkeadilan Tak Cukup Dilihat dari Satu Sudut Pandang 5 November 2026
    • UID Sumut Dorong Siswa dan Mahasiswa Jadi Inovator Kendaraan Listrik 5 November 2026
    • Wakil Dekan I Fatek UMSU Ajak Mahasiwa Mencintai Ilmu Energi 5 November 2026

    Tentang Kami

    Pers Mahasiswa TEROPONG merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). UKM-LPM TEROPONG UMSU berdiri pada 12 Juli 2001 dan sampai saat ini merupakan satu-satunya UKM yang mengelola bidang penerbitan dan pers di tingkat UMSU.

    • Tentang
    • Advertisement
    • Contact

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    No Result
    View All Result
    • Artikel
    • Foto Jurnalistik
    • Kabar SUMUT
    • Kabar Kampus
    • Kabar Medan
    • Majalah
    • Newsletter
    • Sastra
    • Nasional
    • Internasional
    • Lainnya
      • Almamater
      • Ekonomi
      • Feature
      • Infografik
      • Lifestyle
      • Opini
      • Politik
      • Ragam
      • Sipongpong
      • Sobatpongpong
      • Sosok
      • Terkini

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In