Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Kelompok 33 mendorong peningkatan minat baca dan kreativitas anak-anak melalui program literasi di Desa Tanjung Mulia, Senin (21/09/2026).
Ketua kelompok 33, Rizky Ahmad Syahputra, menjelaskan program literasi dilaksanakan secara bertahap, dimulai dengan membaca nyaring, mengulas isi cerita, hingga membuat proyek sederhana yang terinspirasi dari bahan bacaan.
“Anak-anak tidak hanya diajak untuk membaca, tetapi juga memahami isi cerita melalui pertanyaan sederhana mengenai tokoh, alur, pesan moral, dan bagian cerita yang mereka sukai. Setelah itu, mereka diberikan kesempatan untuk menuangkan pemahaman dan imajinasi melalui karya serta cerita sederhana,” jelasnya.
Metode membaca nyaring digunakan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus meningkatkan keterlibatan anak selama kegiatan berlangsung.
“Penggunaan ekspresi saat bercerita, gambar dalam buku, serta pertanyaan interaktif membuat anak-anak lebih terlibat dalam kegiatan. Mereka juga merasa lebih percaya diri karena diberikan ruang untuk menyampaikan imajinasi dan pendapatnya secara bebas,” ujarnya.
Rizky menyebutkan antusiasme anak-anak cukup baik, terutama ketika kegiatan tidak hanya berfokus pada membaca. Anak-anak mulai berani menjawab pertanyaan dan menceritakan kembali isi buku yang telah dibaca.
“Anak-anak terlihat bersemangat ketika kegiatan dilakukan secara interaktif. Meskipun tingkat keaktifan setiap anak berbeda-beda, secara umum kegiatan literasi mendapat respons yang baik, ditambah dukungan masyarakat yang memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengikuti kegiatan,” ungkapnya.
Selain program literasi, Kelompok 33 melaksanakan kegiatan kreativitas bersama anak-anak TK Tunas Mulia melalui aktivitas menggambar, mewarnai, dan membuat kerajinan sederhana. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk berekspresi sekaligus melatih keterampilan mereka.
“Anak-anak terlibat secara langsung mulai dari memilih warna, menghias, hingga menyelesaikan karya masing-masing. Mereka terlihat antusias dan senang karena dapat berekspresi secara bebas, sekaligus belajar mencoba sesuatu yang baru,” tuturnya.
Rizky berharap kegiatan literasi yang diperkenalkan selama KKN dapat dilanjutkan oleh masyarakat, orang tua, dan pihak sekolah maupun desa agar manfaatnya berkelanjutan.
“Kami berharap kebiasaan membaca dan kegiatan literasi yang telah diperkenalkan dapat terus dilanjutkan oleh anak-anak, orang tua, maupun pihak desa dan sekolah. Dengan adanya keberlanjutan tersebut, program yang telah dilakukan selama KKN dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi perkembangan pendidikan dan literasi di Desa Tanjung Mulia,” pungkasnya.
Tr. Firza



















