• Latest
  • Trending
  • All
  • Kabar Kampus
  • Feature
  • Opini
  • Sosok
Teror terhadap Aktivis dan Influencer: Alarm Bahaya bagi Demokrasi

Teror terhadap Aktivis dan Influencer: Alarm Bahaya bagi Demokrasi

1 January 2026
Kampus Full Online Muhammadiyah Menjadi Wajah Baru

Kampus Full Online Muhammadiyah Menjadi Wajah Baru

25 July 2026
Perlindungan Anak: Batas Bakat dan Bahaya Eksploitasi Digital

Perlindungan Anak: Batas Bakat dan Bahaya Eksploitasi Digital

23 July 2026
Pengamat Politik UMSU Soroti Pergeseran Makna Naturalisasi

Pengamat Politik UMSU Soroti Pergeseran Makna Naturalisasi

22 July 2026
Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMSU Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMSU Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

22 July 2026
MAPALA UMSU Perkuat Pemahaman Anggota Muda melalui Materi _Caving dan Rock Climbing_

MAPALA UMSU Perkuat Pemahaman Anggota Muda melalui Materi _Caving dan Rock Climbing_

22 July 2026
Prabowo Tegaskan Program MBG Bukan Pemborosan Negara

Prabowo Tegaskan Program MBG Bukan Pemborosan Negara

21 July 2026
KOPI SUHI Lantik Kepengurusan Baru, Siapkan Program Kerja Periode 2026–2027

KOPI SUHI Lantik Kepengurusan Baru, Siapkan Program Kerja Periode 2026–2027

20 July 2026
Wakil Rektor III UMSU Dorong Pencari Kerja Tingkatkan *Deep Work* di Era AI

Wakil Rektor III UMSU Dorong Pencari Kerja Tingkatkan *Deep Work* di Era AI

18 July 2026
Jelang PLP 2, Mahasiswa FKIP Diingatkan Jaga Disiplin dan Etika

Jelang PLP 2, Mahasiswa FKIP Diingatkan Jaga Disiplin dan Etika

18 July 2026
UMSU Job Fair XI Hadirkan 30 Perusahaan dan Ratusan Lowongan Kerja

UMSU Job Fair XI Hadirkan 30 Perusahaan dan Ratusan Lowongan Kerja

17 July 2026
Persiapan Milad Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) terus dimatangkan di Kampus Utama UMSU

Persiapan Milad Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) terus dimatangkan di Kampus Utama UMSU

17 July 2026

5 Fakta Menarik Tentang Muktamar Muhammadiyah

17 July 2026
  • Tentang
  • Advertisement
  • Contact
Sunday, 26 July 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
BERLANGGANAN
UKM-LPM Teropong UMSU
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
No Result
View All Result
UKM-LPM Teropong UMSU
No Result
View All Result
Home Opini

Teror terhadap Aktivis dan Influencer: Alarm Bahaya bagi Demokrasi

by REDAKSI TEROPONG
1 January 2026
in Opini
Reading Time: 2 mins read
0
Teror terhadap Aktivis dan Influencer: Alarm Bahaya bagi Demokrasi
0
SHARES
38
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Teropongdaily, Medan-Gelombang teror yang menimpa aktivis dan influencer kritis belakangan ini kembali mengguncang kesadaran publik tentang rapuhnya kebebasan berekspresi di Indonesia. Kiriman bangkai ayam, bom molotov, vandalisme, hingga ancaman digital bukan sekadar tindakan kriminal biasa, melainkan simbol kekerasan yang diarahkan pada mereka yang berani bersuara. Teror ini muncul setelah kritik disampaikan terhadap lambatnya penanganan bencana di Sumatera, sebuah isu yang seharusnya mendapat ruang diskusi luas, bukan ancaman.

Fenomena ini menunjukkan bahwa kritik publik masih kerap dipersepsikan sebagai ancaman, bukan sebagai bagian dari kontrol demokratis. Aktivis lingkungan, konten kreator, hingga seniman yang menyampaikan keprihatinan justru menjadi sasaran intimidasi. Pola teror yang berulang dan serupa mengindikasikan adanya upaya sistematis untuk membungkam suara kritis, bukan sekadar reaksi spontan individu yang tersinggung.

RelatedPosts

Mengapa Kita Sulit Melahirkan Banyak Entrepreneur Muda?

Tambang Ilegal Subur, Negara Terus Kebobolan

Museum Marsinah dan Ingatan yang Tak Boleh Hilang

Kasus terbaru yang dilaporkan Tempo.co, menunjukkan ancaman fisik dan simbolik terhadap aktivis dan jurnalis yang menyuarakan kritik tajam. Ketika teror menyasar ranah personal seperti keluarga, rumah, dan keselamatan fisik, pesan yang ingin disampaikan menjadi jelas bahwa kritik memiliki konsekuensi. Cara-cara ini mengingatkan publik pada praktik intimidasi di masa lalu, ketika ketakutan dijadikan alat politik yang efektif. Bedanya, kini teror hadir dalam kombinasi kekerasan fisik dan serangan digital, mengikuti perubahan pola komunikasi di zaman sekarang.

Ironisnya, suara-suara yang diteror justru lahir dari kepedulian terhadap korban bencana dan kegagalan tata kelola lingkungan. Kritik terhadap penanganan banjir tidak muncul dari ruang hampa, melainkan dari realitas penderitaan warga. Namun alih-alih menjawab substansi kritik, ancaman dipilih sebagai respons, seakan membungkam suara lebih mudah daripada membenahi kebijakan.

Teror ini juga menimbulkan rasa takut yang lebih luas. Saat satu per satu figur publik diteror, masyarakat menangkap pesan bahwa lebih aman untuk diam daripada bersuara. Jika kondisi ini terus terjadi, banyak orang akan memilih menyensor diri sendiri dan enggan menyampaikan pendapat. Akibatnya, ruang diskusi publik menjadi sepi, padahal demokrasi yang sehat membutuhkan perbedaan pendapat, kritik, dan masukan, bukan kepatuhan yang muncul karena ketakutan.

Negara tidak bisa bersikap ambigu dalam situasi semacam ini. Perlindungan terhadap kebebasan berekspresi bukan hanya soal menjamin hak individu, tetapi juga soal menjaga kualitas demokrasi. Jika teror dibiarkan tanpa penanganan yang tegas dan transparan, negara berisiko kehilangan legitimasi moral sebagai pelindung warganya, terutama mereka yang menggunakan hak konstitusional untuk bersuara.

Lebih jauh, pembungkaman terhadap aktivis, influencer, dan jurnalis mencerminkan ketimpangan relasi kuasa dalam ruang publik. Kritik yang datang dari bawah sering kali diperlakukan sebagai gangguan, bukan masukan. Padahal, tanpa keberanian suara kritis, kesalahan kebijakan akan terus berulang, dan korban selalu berasal dari kelompok yang sama: masyarakat yang terdampak.

Di tengah situasi ini, masyarakat sipil dihadapkan pada pilihan penting, membiarkan ketakutan mengatur ruang publik, atau terus merawat keberanian untuk bersuara. Teror terhadap suara kritis seharusnya menjadi alarm bagi semua pihak bahwa demokrasi tidak hanya diuji di bilik suara, tetapi juga di keberanian negara dan warganya dalam menghadapi kritik. Jika suara publik dibungkam, maka yang tersisa hanyalah demokrasi yang hampa.

 

Tr: Muhammad Ilham

Sumber Foto: Greenpeaceid

Tags: #Opini #Teror #AktivisInfluencer #Demokrasi #Indonesia #Medan #Teropongdaily
Previous Post

Lima Fakta Menarik yang Jarang Diketahui

Next Post

Kembang Api Tetap Menyala, Saat Larangan Tak Sepenuhnya Didengar

Related Posts

Mengapa Kita Sulit Melahirkan Banyak Entrepreneur Muda?

Mengapa Kita Sulit Melahirkan Banyak Entrepreneur Muda?

by REDAKSI TEROPONG
7 July 2026
0

Indonesia memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk sekitar 280 juta jiwa, bonus demografi, kekayaan sumber daya...

Tambang Ilegal Subur, Negara Terus Kebobolan

Tambang Ilegal Subur, Negara Terus Kebobolan

by REDAKSI TEROPONG
31 May 2026
0

Sektor pertambangan selama ini menjadi salah satu penopang penting perekonomian Indonesia. Kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia sering disebut...

Museum Marsinah dan Ingatan yang Tak Boleh Hilang

Museum Marsinah dan Ingatan yang Tak Boleh Hilang

by REDAKSI TEROPONG
19 May 2026
0

Museum sering dianggap sebagai tempat menyimpan benda-benda lama yang membosankan. Padahal, museum memiliki fungsi penting sebagai ruang penyimpan ingatan kolektif...

Ketergantungan Gadget, Matinya Daya Pikir Kritis

Ketergantungan Gadget, Matinya Daya Pikir Kritis

by REDAKSI TEROPONG
30 April 2026
0

Di era digital saat ini, gadget telah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Hampir setiap aktivitas bergantung pada...

Magang: Jembatan Karier atau Kedok Eksploitasi Tenaga Kerja?

Magang: Jembatan Karier atau Kedok Eksploitasi Tenaga Kerja?

by REDAKSI TEROPONG
30 April 2026
0

Narasi bahwa magang adalah cara terbaik untuk mencari pengalaman kerja sebelum lulus masih kuat di lingkungan kampus. Kalimat seperti “tidak...

Tabrakan Berantai di Rel: Alarm Keras dari Kelalaian yang Terstruktur

Tabrakan Berantai di Rel: Alarm Keras dari Kelalaian yang Terstruktur

by REDAKSI TEROPONG
29 April 2026
0

Kecelakaan tragis yang melibatkan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL yang berhenti di Stasiun Bekasi Timur pada senin malam,...

Next Post
Negara Bermuka Dua: Hutan Dirampok, Hukum Dipilih Sesuai Selera

Kembang Api Tetap Menyala, Saat Larangan Tak Sepenuhnya Didengar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Penulis Buku UMSU Apresiasi PPh Final Royalti 1,5 Persen

Penulis Buku UMSU Apresiasi PPh Final Royalti 1,5 Persen

2 months ago
Youtube Rewind 2022 Hadir, Ini Tanggapan Mahasiswa UMSU

Youtube Rewind 2022 Hadir, Ini Tanggapan Mahasiswa UMSU

4 years ago

Popular News

    Connect with us

    Berlangganan melalui Email

    Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 6 other subscribers

    Konten Terbaru

    • Kampus Full Online Muhammadiyah Menjadi Wajah Baru 24 July 2026
    • Perlindungan Anak: Batas Bakat dan Bahaya Eksploitasi Digital 23 July 2026
    • Pengamat Politik UMSU Soroti Pergeseran Makna Naturalisasi 22 July 2026

    Tentang Kami

    Pers Mahasiswa TEROPONG merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). UKM-LPM TEROPONG UMSU berdiri pada 12 Juli 2001 dan sampai saat ini merupakan satu-satunya UKM yang mengelola bidang penerbitan dan pers di tingkat UMSU.

    • Tentang
    • Advertisement
    • Contact

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    No Result
    View All Result
    • Artikel
    • Foto Jurnalistik
    • Kabar SUMUT
    • Kabar Kampus
    • Kabar Medan
    • Majalah
    • Newsletter
    • Sastra
    • Nasional
    • Internasional
    • Lainnya
      • Almamater
      • Ekonomi
      • Feature
      • Infografik
      • Lifestyle
      • Opini
      • Politik
      • Ragam
      • Sipongpong
      • Sobatpongpong
      • Sosok
      • Terkini

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In