Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Dr. Radiman, S.E., M.Si., menekankan pentingnya sertifikasi kemampuan bahasa Inggris sebagai bekal mahasiswa menghadapi persaingan global dalam kegiatan TOEFL Prediction Akbar III
Menurutnya, kemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan melalui sertifikat resmi akan menjadi kebutuhan utama di masa depan.
“Kita harus bersiap menghadapi era yang semakin menantang. Di masa depan, kemampuan bahasa Inggris akan menjadi kebutuhan utama. Saya bisa mengatakan bahwa seseorang akan sulit bersaing tanpa kemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan melalui sertifikat resmi seperti TOEFL, IELTS, maupun Duolingo English Test,” ujarnya, Sabtu (06/06/2027).
Ia menegaskan bahwa kemampuan berbicara bahasa Inggris saja tidak cukup jika tidak disertai bukti kompetensi yang diakui secara internasional.
“Kemampuan berbicara bahasa Inggris saja tidak cukup. Mahasiswa harus mampu menunjukkan bukti kompetensinya melalui skor tes yang diakui secara internasional. Sertifikat tersebut menjadi salah satu syarat penting untuk melanjutkan studi, mengikuti program internasional, maupun bersaing di dunia kerja global,” katanya.
Lebih lanjut, Radiman mengajak mahasiswa untuk melihat berbagai peluang yang dapat diraih melalui penguasaan bahasa Inggris yang baik. Menurutnya, banyak mahasiswa berhasil memperoleh kesempatan belajar di luar negeri karena telah memenuhi standar kemampuan bahasa yang dipersyaratkan.
“Kita bisa belajar dari pengalaman mahasiswa yang berhasil memperoleh kesempatan belajar di luar negeri. Mereka dapat menembus universitas-universitas terbaik dunia karena memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik dan memenuhi standar yang ditetapkan oleh lembaga atau perguruan tinggi tujuan,” ungkapnya.
Radiman juga menyinggung pengalaman UMSU dalam mengirim mahasiswa mengikuti program Indonesia International Student Mobility Awards (IISMA) ke berbagai perguruan tinggi ternama dunia. Ia menyebut kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan peserta.
“Kami memiliki banyak pengalaman saat mengirim mahasiswa mengikuti program Indonesia International Student Mobility Awards (IISMA). Salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan peserta adalah kemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan melalui skor TOEFL, IELTS, atau Duolingo. Karena itu, saya mengajak seluruh mahasiswa untuk mulai mempersiapkan diri sejak sekarang,” tuturnya.
Tr: Elza




















