Operasi Patuh yang berlangsung pada 8–21 Juni 2026 mendorong masyarakat lebih disiplin berlalu lintas. mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Daffa Khairi, sebagai pengguna sepeda motor, mengaku berupaya mematuhi aturan berkendara.
Menurut Daffa, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas harus dimulai dari kesadaran diri setiap pengendara. Ia mengatakan mahasiswa sebagai kelompok yang terdidik seharusnya mampu menjadi contoh yang baik dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas.
“Sebagai mahasiswa, saya berusaha menunjukkan sikap tertib saat berkendara dengan selalu membawa surat-surat kendaraan yang lengkap seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Selain itu, saya juga selalu menggunakan helm dan perlengkapan keselamatan lainnya karena hal tersebut penting untuk melindungi diri saat berada di jalan,” ujarnya.
Daffa menambahkan, tertib berlalu lintas tidak hanya sebatas mematuhi aturan yang terlihat secara langsung, tetapi juga mencakup kewajiban administrasi kendaraan yang harus dipenuhi oleh setiap pemilik kendaraan.
“Menurut saya, tertib berlalu lintas juga berarti memenuhi kewajiban sebagai pemilik kendaraan, salah satunya dengan membayar pajak tepat waktu. Hal-hal seperti ini sering dianggap sepele, padahal merupakan bagian dari tanggung jawab kita sebagai pengguna jalan,” katanya.
Lebih lanjut, ia menilai mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan teladan kepada masyarakat karena berada pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Mahasiswa merupakan kelompok yang memiliki akses pendidikan lebih tinggi sehingga seharusnya lebih sadar dan memahami pentingnya mematuhi aturan lalu lintas. Karena itu, kita harus lebih aware terhadap berbagai aturan yang berlaku dan tidak mengabaikannya ketika berkendara,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan agar mahasiswa tidak kalah dalam hal kedisiplinan dibandingkan masyarakat umum.
“Jangan sampai kita yang menyandang status mahasiswa justru tidak mampu memberikan contoh yang baik. Mahasiswa sering disebut sebagai pelopor pendidikan dan agen perubahan, sehingga sudah seharusnya menunjukkan sikap disiplin, termasuk dalam mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” tutup Daffa.




















