• Latest
  • Trending
  • All
  • Kabar Kampus
  • Feature
  • Opini
  • Sosok
Teror terhadap Aktivis dan Influencer: Alarm Bahaya bagi Demokrasi

Teror terhadap Aktivis dan Influencer: Alarm Bahaya bagi Demokrasi

1 January 2026
Seminar PK IMM FISIP UMSU, Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja Era Digital

Seminar PK IMM FISIP UMSU, Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja Era Digital

9 June 2026
Usai Hari Pertama UAS, Mahasiswa UMSU Evaluasi Metode Belajar yang Digunakan

Usai Hari Pertama UAS, Mahasiswa UMSU Evaluasi Metode Belajar yang Digunakan

9 June 2026
Operasi Patuh 2026 Digelar, Mahasiswa UMSU Siapkan Kelengkapan Berkendara

Operasi Patuh 2026 Digelar, Mahasiswa UMSU Siapkan Kelengkapan Berkendara

9 June 2026
Demi Algoritma, Konten Kreator Kerap Eksploitasi dan Parodikan Penyandang Disabilitas

Demi Algoritma, Konten Kreator Kerap Eksploitasi dan Parodikan Penyandang Disabilitas

9 June 2026
Movie Night Dorong Mahasiswa UMSU Belajar Bahasa dan Budaya Eropa

Movie Night Dorong Mahasiswa UMSU Belajar Bahasa dan Budaya Eropa

9 June 2026
PJTD XVI Dorong Mahasiswa Lebih Kritis Saring Informasi

PJTD XVI Dorong Mahasiswa Lebih Kritis Saring Informasi

9 June 2026
Ketua Dewan Hakim LPTQ Sumut: Banyak Qori dan Hafiz Kuliah di UMSU

Ketua Dewan Hakim LPTQ Sumut: Banyak Qori dan Hafiz Kuliah di UMSU

7 June 2026
Wakil Rektor III UMSU: Mahasiswa Tanpa Sertifikat Bahasa Inggris Akan Sulit Bersaing

Wakil Rektor III UMSU: Mahasiswa Tanpa Sertifikat Bahasa Inggris Akan Sulit Bersaing

7 June 2026
Pelemahan Rupiah dan Ramainya Tempat Nongkrong, Mahasiswa UMSU Beri Pandangan

Pelemahan Rupiah dan Ramainya Tempat Nongkrong, Mahasiswa UMSU Beri Pandangan

7 June 2026

Mengenal The Out Going Introvert

7 June 2026
UMSU Siap Jadi Tempat Uji Kompetensi Bahasa Indonesia di Sumatera Utara

UMSU Siap Jadi Tempat Uji Kompetensi Bahasa Indonesia di Sumatera Utara

7 June 2026
Visiting Lecturer UMSU Bahas Literasi Digital Remaja

Visiting Lecturer UMSU Bahas Literasi Digital Remaja

5 June 2026
  • Tentang
  • Advertisement
  • Contact
Wednesday, 10 June 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
BERLANGGANAN
UKM-LPM Teropong UMSU
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
No Result
View All Result
UKM-LPM Teropong UMSU
No Result
View All Result
Home Opini

Teror terhadap Aktivis dan Influencer: Alarm Bahaya bagi Demokrasi

by REDAKSI TEROPONG
1 January 2026
in Opini
Reading Time: 2 mins read
0
Teror terhadap Aktivis dan Influencer: Alarm Bahaya bagi Demokrasi
0
SHARES
34
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Teropongdaily, Medan-Gelombang teror yang menimpa aktivis dan influencer kritis belakangan ini kembali mengguncang kesadaran publik tentang rapuhnya kebebasan berekspresi di Indonesia. Kiriman bangkai ayam, bom molotov, vandalisme, hingga ancaman digital bukan sekadar tindakan kriminal biasa, melainkan simbol kekerasan yang diarahkan pada mereka yang berani bersuara. Teror ini muncul setelah kritik disampaikan terhadap lambatnya penanganan bencana di Sumatera, sebuah isu yang seharusnya mendapat ruang diskusi luas, bukan ancaman.

Fenomena ini menunjukkan bahwa kritik publik masih kerap dipersepsikan sebagai ancaman, bukan sebagai bagian dari kontrol demokratis. Aktivis lingkungan, konten kreator, hingga seniman yang menyampaikan keprihatinan justru menjadi sasaran intimidasi. Pola teror yang berulang dan serupa mengindikasikan adanya upaya sistematis untuk membungkam suara kritis, bukan sekadar reaksi spontan individu yang tersinggung.

RelatedPosts

Tambang Ilegal Subur, Negara Terus Kebobolan

Museum Marsinah dan Ingatan yang Tak Boleh Hilang

Ketergantungan Gadget, Matinya Daya Pikir Kritis

Kasus terbaru yang dilaporkan Tempo.co, menunjukkan ancaman fisik dan simbolik terhadap aktivis dan jurnalis yang menyuarakan kritik tajam. Ketika teror menyasar ranah personal seperti keluarga, rumah, dan keselamatan fisik, pesan yang ingin disampaikan menjadi jelas bahwa kritik memiliki konsekuensi. Cara-cara ini mengingatkan publik pada praktik intimidasi di masa lalu, ketika ketakutan dijadikan alat politik yang efektif. Bedanya, kini teror hadir dalam kombinasi kekerasan fisik dan serangan digital, mengikuti perubahan pola komunikasi di zaman sekarang.

Ironisnya, suara-suara yang diteror justru lahir dari kepedulian terhadap korban bencana dan kegagalan tata kelola lingkungan. Kritik terhadap penanganan banjir tidak muncul dari ruang hampa, melainkan dari realitas penderitaan warga. Namun alih-alih menjawab substansi kritik, ancaman dipilih sebagai respons, seakan membungkam suara lebih mudah daripada membenahi kebijakan.

Teror ini juga menimbulkan rasa takut yang lebih luas. Saat satu per satu figur publik diteror, masyarakat menangkap pesan bahwa lebih aman untuk diam daripada bersuara. Jika kondisi ini terus terjadi, banyak orang akan memilih menyensor diri sendiri dan enggan menyampaikan pendapat. Akibatnya, ruang diskusi publik menjadi sepi, padahal demokrasi yang sehat membutuhkan perbedaan pendapat, kritik, dan masukan, bukan kepatuhan yang muncul karena ketakutan.

Negara tidak bisa bersikap ambigu dalam situasi semacam ini. Perlindungan terhadap kebebasan berekspresi bukan hanya soal menjamin hak individu, tetapi juga soal menjaga kualitas demokrasi. Jika teror dibiarkan tanpa penanganan yang tegas dan transparan, negara berisiko kehilangan legitimasi moral sebagai pelindung warganya, terutama mereka yang menggunakan hak konstitusional untuk bersuara.

Lebih jauh, pembungkaman terhadap aktivis, influencer, dan jurnalis mencerminkan ketimpangan relasi kuasa dalam ruang publik. Kritik yang datang dari bawah sering kali diperlakukan sebagai gangguan, bukan masukan. Padahal, tanpa keberanian suara kritis, kesalahan kebijakan akan terus berulang, dan korban selalu berasal dari kelompok yang sama: masyarakat yang terdampak.

Di tengah situasi ini, masyarakat sipil dihadapkan pada pilihan penting, membiarkan ketakutan mengatur ruang publik, atau terus merawat keberanian untuk bersuara. Teror terhadap suara kritis seharusnya menjadi alarm bagi semua pihak bahwa demokrasi tidak hanya diuji di bilik suara, tetapi juga di keberanian negara dan warganya dalam menghadapi kritik. Jika suara publik dibungkam, maka yang tersisa hanyalah demokrasi yang hampa.

 

Tr: Muhammad Ilham

Sumber Foto: Greenpeaceid

Tags: #Opini #Teror #AktivisInfluencer #Demokrasi #Indonesia #Medan #Teropongdaily
Previous Post

Lima Fakta Menarik yang Jarang Diketahui

Next Post

Kembang Api Tetap Menyala, Saat Larangan Tak Sepenuhnya Didengar

Related Posts

Tambang Ilegal Subur, Negara Terus Kebobolan

Tambang Ilegal Subur, Negara Terus Kebobolan

by REDAKSI TEROPONG
31 May 2026
0

Sektor pertambangan selama ini menjadi salah satu penopang penting perekonomian Indonesia. Kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia sering disebut...

Museum Marsinah dan Ingatan yang Tak Boleh Hilang

Museum Marsinah dan Ingatan yang Tak Boleh Hilang

by REDAKSI TEROPONG
19 May 2026
0

Museum sering dianggap sebagai tempat menyimpan benda-benda lama yang membosankan. Padahal, museum memiliki fungsi penting sebagai ruang penyimpan ingatan kolektif...

Ketergantungan Gadget, Matinya Daya Pikir Kritis

Ketergantungan Gadget, Matinya Daya Pikir Kritis

by REDAKSI TEROPONG
30 April 2026
0

Di era digital saat ini, gadget telah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Hampir setiap aktivitas bergantung pada...

Magang: Jembatan Karier atau Kedok Eksploitasi Tenaga Kerja?

Magang: Jembatan Karier atau Kedok Eksploitasi Tenaga Kerja?

by REDAKSI TEROPONG
30 April 2026
0

Narasi bahwa magang adalah cara terbaik untuk mencari pengalaman kerja sebelum lulus masih kuat di lingkungan kampus. Kalimat seperti “tidak...

Tabrakan Berantai di Rel: Alarm Keras dari Kelalaian yang Terstruktur

Tabrakan Berantai di Rel: Alarm Keras dari Kelalaian yang Terstruktur

by REDAKSI TEROPONG
29 April 2026
0

Kecelakaan tragis yang melibatkan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL yang berhenti di Stasiun Bekasi Timur pada senin malam,...

Mitos Kerja Keras: Benarkah Usaha Saja Sudah Cukup untuk Menjamin Kesuksesan

Mitos Kerja Keras: Benarkah Usaha Saja Sudah Cukup untuk Menjamin Kesuksesan

by REDAKSI TEROPONG
25 April 2026
0

Mitos bahwa kerja keras pasti berujung pada kesuksesan masih sering kita dengar, terutama di lingkungan kampus dan dunia kerja. Kalimat...

Next Post
Negara Bermuka Dua: Hutan Dirampok, Hukum Dipilih Sesuai Selera

Kembang Api Tetap Menyala, Saat Larangan Tak Sepenuhnya Didengar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Peserta PJTD Teropong  Dapatkan Hal Positif

Peserta PJTD Teropong Dapatkan Hal Positif

5 years ago
Tips untuk Freelancer Agar Tetap Produktif dan Sukses

Tips untuk Freelancer Agar Tetap Produktif dan Sukses

4 years ago

Popular News

    Connect with us

    Berlangganan melalui Email

    Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 6 other subscribers

    Konten Terbaru

    • Seminar PK IMM FISIP UMSU, Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja Era Digital 8 June 2026
    • Usai Hari Pertama UAS, Mahasiswa UMSU Evaluasi Metode Belajar yang Digunakan 8 June 2026
    • Operasi Patuh 2026 Digelar, Mahasiswa UMSU Siapkan Kelengkapan Berkendara 8 June 2026

    Tentang Kami

    Pers Mahasiswa TEROPONG merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). UKM-LPM TEROPONG UMSU berdiri pada 12 Juli 2001 dan sampai saat ini merupakan satu-satunya UKM yang mengelola bidang penerbitan dan pers di tingkat UMSU.

    • Tentang
    • Advertisement
    • Contact

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    No Result
    View All Result
    • Artikel
    • Foto Jurnalistik
    • Kabar SUMUT
    • Kabar Kampus
    • Kabar Medan
    • Majalah
    • Newsletter
    • Sastra
    • Nasional
    • Internasional
    • Lainnya
      • Almamater
      • Ekonomi
      • Feature
      • Infografik
      • Lifestyle
      • Opini
      • Politik
      • Ragam
      • Sipongpong
      • Sobatpongpong
      • Sosok
      • Terkini

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In