Halo Sobat Pong-pong!
Tahukah kamu? Tan Malaka, salah satu tokoh penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, sering kali luput dari perhatian publik. Dikenal sebagai “Bapak Republik”, peran dan pemikirannya menjadi fondasi penting dalam perlawanan terhadap penjajahan.
Mahasiswi semester V Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Fatikah Rizky Cahya Wardani, membagikan pandangannya terkait sosok Tan Malaka yang dikenal sebagai pemikir kritis terhadap kebijakan pemerintah saat itu.
“Sepengetahuan saya, Tan Malaka adalah salah satu pemikir bangsa yang sangat kritis terhadap kebijakan pemerintah pada masanya. Ia memiliki landasan pemikiran yang kuat serta wawasan luas dalam membela kepentingan rakyat,” ujarnya.
Fatikah juga menambahkan alasannya mengapa Tan Malaka bisa terlupakan dalam narasi sejarah Indonesia dan terhapus dari memori kolektif bangsa.
“Menurut saya, Tan Malaka terlupakan karena pemikiran dan dedikasinya yang tertuang dalam tulisan-tulisannya dapat memengaruhi cara berpikir masyarakat Indonesia. Pemikiran kritis masyarakat sangat berpengaruh terhadap kualitas warga negara,” jelasnya.

Tr: Aqiila Muthia






















