Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Medan menggelar mini talkshow digital sebagai rangkaian Medan Coding Competition (MCC) 2026 di Kampus Utama UMSU, Jumat (08/05/2026).
Kegiatan tersebut membahas literasi digital, transaksi pembayaran digital, hingga pemberdayaan perempuan UMKM di era teknologi.
Plt Ketua DPC IWAPI Kota Medan, Yoshida Sary, mengatakan Medan Coding Competition akan diikuti sekitar 600 peserta dari berbagai kalangan dan dilaksanakan dari pagi hingga petang.
“Peserta yang akan ikut menyemarakkan Medan Coding Competition terdiri hingga 600 peserta. Kegiatan ini menjadi ruang interaksi digital sekaligus wadah pembelajaran bagi generasi muda dan pelaku usaha untuk lebih memahami perkembangan teknologi,” ujarnya.
Ia menilai pelaku UMKM, khususnya perempuan, harus mampu beradaptasi dengan perkembangan digital, termasuk dalam memahami sistem pembayaran elektronik dan literasi digital.
“Pelaku usaha kita yang mayoritas perempuan saat ini memang harus bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Karena nantinya kita bukan hanya menjadi pengusaha, tetapi juga pengguna transaksi digital yang membutuhkan pemahaman literasi digital,” katanya.
Menurutnya, kolaborasi antara Pemerintah Kota Medan, UMSU, dan IWAPI menjadi bentuk dukungan terhadap pemberdayaan perempuan UMKM melalui edukasi digital.
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara UMSU, Pemko Medan, dan IWAPI sehingga kegiatan ini dapat terlaksana untuk mendukung pemberdayaan perempuan UMKM melalui edukasi digital,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Rektor III UMSU, Rudianto, menyampaikan UMSU menyambut baik pelaksanaan MCC 2026 dan berbagai rangkaian kegiatan yang telah dimulai sejak hari pertama.
“Kita senang sekali bisa memfasilitasi kegiatan Medan Coding Competition. Rangkaian kegiatan sudah dimulai hari ini dengan expo atau bazar dan mini talkshow yang relevan dengan topik coding competition,” ujarnya.
Ia juga menyebut UMSU terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak dalam pengembangan pendidikan dan literasi digital.
“Kami sangat senang berkolaborasi dengan Pemko Medan melalui BRIDA dan IWAPI Kota Medan yang sudah beberapa kali bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara,” katanya
Tr: Bian&Ayu




















