Puluhan pelaku UMKM dan mahasiswa turut meramaikan Bazar Medan Coding Competition yang digelar di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Sabtu (09/05/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang promosi produk kuliner sekaligus mendorong pengembangan kreativitas dan jiwa kewirausahaan generasi muda. PIC Bazar, Nofrida Adriani, mengatakan bahwa Pemerintah Kota Medan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Pemerintah Kota Medan sangat mendukung, bahkan mulai dari sertifikat hingga piala didukung langsung oleh Bapak Wali Kota. Beliau juga sangat mengapresiasi adanya kompetisi Coding Competition ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bazar tersebut bertujuan memperkenalkan perkembangan tren kuliner UMKM Kota Medan kepada masyarakat melalui sekitar 25 tenant yang telah melewati proses kurasi.
“Tujuan utamanya agar UMKM di Kota Medan dapat mengikuti tren makanan yang berkembang saat ini. Ada sekitar 25 tenant yang ikut dan semuanya telah melalui proses kurasi,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan bazar juga menjadi sarana untuk meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa dalam berwirausaha.
“Beberapa peserta bazar berasal dari mahasiswa, termasuk dari UMSU. Adanya bazar ini dapat meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa untuk mulai menawarkan dan mempromosikan produknya,” tambahnya.
Selain itu, Pemerintah Kota Medan melalui Dekranasda turut memberikan dukungan dalam pengembangan UMKM yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Nantinya akan diadakan kurasi untuk menjadi binaan Dekranasda yang dibina langsung oleh Ibu Airin. Ini menjadi event pertama di Kota Medan dengan proses kurasi langsung tersebut,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang dan berkembang menjadi kegiatan berskala lebih besar.
“Mudah-mudahan ke depannya kegiatan ini bisa terus berlanjut, bahkan berkembang bukan hanya menjadi bazar tetapi juga expo,” tutupnya.
Tr: Halimah dan Bian



















