• Latest
  • Trending
  • All
  • Kabar Kampus
  • Feature
  • Opini
  • Sosok
Suara – Suara yang Tidak didengar

Suara – Suara yang Tidak didengar

18 February 2021
FISIP UMSU Terima Kunjungan UUM, Perluas Wawasan Mahasiswa tentang Kerelawanan

FISIP UMSU Terima Kunjungan UUM, Perluas Wawasan Mahasiswa tentang Kerelawanan

13 October 2026
Ubai Dillah Al-Anshori Rekam Pergeseran Identitas Kota Sumatera Lewat 60 Puisi

Ubai Dillah Al-Anshori Rekam Pergeseran Identitas Kota Sumatera Lewat 60 Puisi

13 October 2026
Hampir 2.000 Pendaftar KIP Kuliah, UMSU Sediakan 350 Beasiswa Mandiri

Hampir 2.000 Pendaftar KIP Kuliah, UMSU Sediakan 350 Beasiswa Mandiri

13 October 2026
UKM Futsal UMSU Jalani Laga Perdana di Nusantara Futsal League 2026

UKM Futsal UMSU Jalani Laga Perdana di Nusantara Futsal League 2026

12 October 2026
HMJ PBS UMSU Gelar Bedah Novel dan Workshop Kepenulisan

HMJ PBS UMSU Gelar Bedah Novel dan Workshop Kepenulisan

11 October 2026
Wali Kota Medan dan Dubes Malaysia Bahas Potensi Kerja Sama

Wali Kota Medan dan Dubes Malaysia Bahas Potensi Kerja Sama

11 October 2026
Wakil Rektor UMSU: Penambahan Pejabat Harus Berdampak bagi Rakyat

Wakil Rektor UMSU: Penambahan Pejabat Harus Berdampak bagi Rakyat

11 October 2026
Ikuti Kegiatan REKA, Pengunjung Dapat Wawasan Baru tentang Pengolahan Limbah Tekstil

Ikuti Kegiatan REKA, Pengunjung Dapat Wawasan Baru tentang Pengolahan Limbah Tekstil

9 October 2026
Ecovia Gelar Kampanye Sehari Sebumi, Dorong Kepedulian terhadap Sampah Plastik

Ecovia Gelar Kampanye Sehari Sebumi, Dorong Kepedulian terhadap Sampah Plastik

9 October 2026
Reka Project Dorong Anak Muda Peduli Limbah Tekstil

Reka Project Dorong Anak Muda Peduli Limbah Tekstil

9 October 2026
HIMAMEN UMSU Gelar Sharing Session, Bahas Pengelolaan Organisasi dan Internasionalisasi Mahasiswa

HIMAMEN UMSU Gelar Sharing Session, Bahas Pengelolaan Organisasi dan Internasionalisasi Mahasiswa

9 October 2026
KPU Jelaskan Alasan Terima Suket Jadi Syarat Gibran Daftar Cawapres

KPU Jelaskan Alasan Terima Suket Jadi Syarat Gibran Daftar Cawapres

9 October 2026
  • Tentang
  • Advertisement
  • Contact
Wednesday, 14 October 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
BERLANGGANAN
UKM-LPM Teropong UMSU
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
No Result
View All Result
UKM-LPM Teropong UMSU
No Result
View All Result
Home Opini

Suara – Suara yang Tidak didengar

by REDAKSI TEROPONG
18 February 2021
in Opini
Reading Time: 3 mins read
0
Suara – Suara yang Tidak didengar
0
SHARES
147
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Teropongonline, Medan-“Bila rakyat berani mengeluh
Itu artinya sudah gawat
Dan bila omongan penguasa
Tidak boleh dibantah Kebenaran pasti terancam,”

Beginilah sebagian bunyi dari puisi ciptaan Widji Thukul yang berjudul “Peringatan” pada tahun 1986. Bukan sekedar omong kosong,apa yang dituliskan Widji Thukul dalam puisinya tersebut tampaknya memang benar adanya saat ini. Bisa bersama kita lihat dari problematika mengenai pengesahan Rencana Undang – Undang (RUU) Cipta Kerja menjadi Undang-Undang oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) pada 5 Oktober 2020 lalu. Dimana setelah itu berbagai elemen rakyat menunjukan rasa kekecewaan mereka terhadap pengesahan Undang – Undang tersebut.

RelatedPosts

Sah di Aturan, Kontroversial di Publik

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Apa yang Perlu Diketahui Penjual?

Budaya Scroll dan Tantangan Membaca Mahasiswa

Sebagaimana kita ketahui, Indonesia merupakan negara yang memakai sistem pemerintahan demokrasi dalam menjalankan pemerintahannya. Salah satu nilai yang terkandung dalam sistem pemerintahan demokrasi yakni semua warga negaranya memiliki hak yang sama dalam pengambilan keputusan yang dapat mengubah kehidupan rakyat dan negara. Hal ini tentu saja membenarkan istilah “Dari Rakyat, Untuk Rakyat, Oleh Rakyat” yang sering sekali digaungkan di negara-negara penganut sistem pemerintahan demokrasi. Bersamaan dengan itu, pertanyaan yang juga sering dipertanyakan adalah “Apakah kita sudah benar-benar menjalani sistem demokrasi dengan baik?,”

Pertanyaan tersebut dan sejenisnya mungkin sulit untuk dijawab oleh orang manapun, akan tetapi keadaan saat ini mungkin dapat menunjukkan jawaban atas pertanyaan tersebut. Sebagai contoh, tindakan yang dilakukan oleh Ketua DPR-RI, Puan Maharani yang mematikan mikrofon dari Irwan Fecho, yakni legislator dari Partai Demokrat pada saat menyampaikan aspirasi di rapat paripurna pada tahun Oktober 2020 lalu.

Sebagaimana kita ketahui bersama, Kejadian Ketua DPR-RI mematikan mikrofon itu terjadi saat rapat paripurna DPR pengesahan Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja menjadi undang-undang, Senin 5 Oktober 2020. Awalnya, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Irwan Fecho menyampaikan pendapatnya mengenai RUU Omnibus Law Cipta Kerja. Kemudian, Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Golkar yang saat itu sebagai pimpinan sidang Aziz Syamsuddin terlihat berdiskusi sebentar dengan Puan Maharani yang duduk di sebelahnya lalu seketika suara mikrofon dari Irwan Fecho mendadak mati. Alhasil, video kejadian tersebut tersebar luas di media sosial.

Penulis berpendapat hal ini merusak nilai-nilai demokrasi, menurut saya apabila DPR-RI benar-benar sebagai wakil rakyat yang aspiratif, maka DPR-RI harus meyakini bahwasanya setiap legislator yang berada di rapat paripurna tersebut memiliki pandangan yang berbeda-beda yang harus diterima oleh DPR-RI.

Suara lain yang juga tidak didengar adalah ketika pernyataan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny Gerard Plate pada saat di acara Mata Najwa. Dalam talk show tersebut, Johnny terlibat adu argumen dengan narasumber lainnya yakni Koordinator Pusat Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Remy Hastian. Dalam diskusi tersebut , Jhonny menegaskan, pemerintah dengan akuntabilitas tinggi menyampaikan informasi kepada masyarakat mana yang hoaks dan mana tidak.

“Memang itu hoaks. Kalau pemerintah sudah bilang hoaks, ya dia hoaks. Kenapa membantah lagi?” ujar Johnny.

Kejadian seperti ini menurut saya kembali dapat mengurangi nilai nilai demokrasi berpendapat, dengan seolah olah memaksa rakyat untuk terus menerima dan mensetujui apa yang telah dibuat oleh pemerintah. Seharusnya pihak pihak yang berada didalam ruang lingkup pemerintahan bisa juga menerima apa yang diaspirasi oleh rakyatnya tanpa harus mengeluarkan kalimat bernuansa keotoriteran dan bersifat memaksa rakyat untuk mempercayai penuh apa yang disampaikan oleh pemerintah.

Lalu, Kegiatan yang sedang hangat-hangatnya pada Oktober 2020 lalu, yakni pelaksanaan aksi oleh berbagai elemen rakyat yang hampir diseluruh penjuru nusantara, yakni aksi penolakan UU Omnibuslaw Cipta Kerja yang dianggap merugikan dan menyengsarakan rakyat.

Meski didemo “habis-habisan” oleh rakyat, Pemerintah memastikan tidak ada opsi menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk membatalkan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja. Hal tersebut dikatakan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Donny Gahral Adian. Meski tak ada opsi Perppu, Donny mempersilakan pihak-pihak yang menolak UU Cipta Kerja untuk mengajukan uji materil atau judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Tidak ada pilihan Perppu. Pemerintah menghargai masukan dari serikat buruh. Menghargai bahwa demo-demo yang dilangsungkan beberapa hari ini berjalan dengan damai, dan berdasarkan protokol kesehatan,” kata Donny saat dihubungi, Kamis (8/10/2020), dikutip dari Kompas.com.

Dengan beberapa persoalan diatas mungkin sedikit menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai sistem demokrasi yang dipakai oleh negeri yang kita cintai ini. Penulis mengajak kepada kita semua agar selalu menyampaikan sebuah kebenaran walau terkadang pahit yang diterima atau bahkan hasil yang diterima tidak sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan.

Tr : Mhd. Iqbal
Sumber ilustrasi : buletin wene

Tags: #lpmteropong#opini#persmaumsu#ruu#suaratidakdidengar#teropongonline
Previous Post

Idola

Next Post

Mengenal Eccedentesiast

Related Posts

Sah di Aturan, Kontroversial di Publik

Sah di Aturan, Kontroversial di Publik

by REDAKSI TEROPONG
8 October 2026
0

Pergantian antarwaktu (PAW) pada dasarnya merupakan mekanisme untuk mengisi kursi DPR yang kosong sebelum masa jabatan berakhir. Namun, ketika kursi...

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Apa yang Perlu Diketahui Penjual?

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Apa yang Perlu Diketahui Penjual?

by REDAKSI TEROPONG
4 October 2026
0

Marketplace telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat dalam melakukan jual beli. Tidak hanya untuk berbelanja, platform digital juga menjadi tempat...

Budaya Scroll dan Tantangan Membaca Mahasiswa

Budaya Scroll dan Tantangan Membaca Mahasiswa

by REDAKSI TEROPONG
23 September 2026
0

Kebiasaan scroll membuat mahasiswa terbiasa menerima informasi dalam bentuk yang singkat dan cepat. Video berdurasi pendek, rangkuman, serta konten dengan...

Islam Ala Prabowo dan Narasi Agama dalam Kekuasaan

Islam Ala Prabowo dan Narasi Agama dalam Kekuasaan

by REDAKSI TEROPONG
11 September 2026
0

Agama memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Ketika agama kemudian dikaitkan dengan sosok seorang pemimpin politik, pembahasannya tidak hanya...

Ketika Hutan Terbakar, Satwa Kehilangan Rumah

Ketika Hutan Terbakar, Satwa Kehilangan Rumah

by REDAKSI TEROPONG
5 September 2026
0

Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan kembali menunjukkan bahwa yang menjadi korban bukan hanya manusia. Di balik kepulan asap dan...

Londo Ireng dan Suara Kritis yang Dicurigai

Londo Ireng dan Suara Kritis yang Dicurigai

by REDAKSI TEROPONG
6 August 2026
0

Kritik merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Namun, ketika kritik dibalas dengan pelabelan, perhatian publik dapat bergeser dari persoalan yang...

Next Post
Mengenal Eccedentesiast

Mengenal Eccedentesiast

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

IMMSSAC Ke-9 PK IMM FKIP UMSU Resmi Dibuka

8 years ago
Rektor Serahkan Sertifikat Akreditasi Unggul Pada Pimpinan Fakultas se-UMSU

Rektor Serahkan Sertifikat Akreditasi Unggul Pada Pimpinan Fakultas se-UMSU

4 years ago

Popular News

    Connect with us

    Berlangganan melalui Email

    Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 6 other subscribers

    Konten Terbaru

    • FISIP UMSU Terima Kunjungan UUM, Perluas Wawasan Mahasiswa tentang Kerelawanan 12 October 2026
    • Ubai Dillah Al-Anshori Rekam Pergeseran Identitas Kota Sumatera Lewat 60 Puisi 12 October 2026
    • Hampir 2.000 Pendaftar KIP Kuliah, UMSU Sediakan 350 Beasiswa Mandiri 12 October 2026

    Tentang Kami

    Pers Mahasiswa TEROPONG merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). UKM-LPM TEROPONG UMSU berdiri pada 12 Juli 2001 dan sampai saat ini merupakan satu-satunya UKM yang mengelola bidang penerbitan dan pers di tingkat UMSU.

    • Tentang
    • Advertisement
    • Contact

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    No Result
    View All Result
    • Artikel
    • Foto Jurnalistik
    • Kabar SUMUT
    • Kabar Kampus
    • Kabar Medan
    • Majalah
    • Newsletter
    • Sastra
    • Nasional
    • Internasional
    • Lainnya
      • Almamater
      • Ekonomi
      • Feature
      • Infografik
      • Lifestyle
      • Opini
      • Politik
      • Ragam
      • Sipongpong
      • Sobatpongpong
      • Sosok
      • Terkini

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In