• Latest
  • Trending
  • All
  • Kabar Kampus
  • Feature
  • Opini
  • Sosok
Gen-Z dalam Cengkraman Kapitalis, Menjadi Harapan atau Ancaman Bangsa?

Gen-Z dalam Cengkraman Kapitalis, Menjadi Harapan atau Ancaman Bangsa?

17 November 2022
Indonesia Perkuat Dukungan Palestina dalam Kunjungan di Yordania

Indonesia Perkuat Dukungan Palestina dalam Kunjungan di Yordania

14 August 2026
PPK Ormawa HMJ EP Dorong Pengembangan Potensi Desa Mardinding Julu.

PPK Ormawa HMJ EP Dorong Pengembangan Potensi Desa Mardinding Julu.

12 August 2026
Kontroversi Konten Kreator Jadi Momentum Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Kontroversi Konten Kreator Jadi Momentum Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

12 August 2026
Jawab Pertanyaan, Mahasiswa UMSU Bawa Pulang TV dari CFD Kampus

Jawab Pertanyaan, Mahasiswa UMSU Bawa Pulang TV dari CFD Kampus

10 August 2026
Mahasiswa UMSU Ukir Prestasi, Raih Juara II Reels & Short Video Competition

Mahasiswa UMSU Ukir Prestasi, Raih Juara II Reels & Short Video Competition

10 August 2026
Anggaran BRIN Triliunan Rupiah, Hasil Inovasi Dinilai Masih Minim

Anggaran BRIN Triliunan Rupiah, Hasil Inovasi Dinilai Masih Minim

8 August 2026
Daffa Khairi Raih Duta Genre, Bukan Sekadar Selempang

Daffa Khairi Raih Duta Genre, Bukan Sekadar Selempang

8 August 2026
Yayasan STIKes Indah Medan Resmi Diserahkan kepada Persyarikatan Muhammadiyah

Yayasan STIKes Indah Medan Resmi Diserahkan kepada Persyarikatan Muhammadiyah

6 August 2026
UMSU Perkuat Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila Lewat Aksi Nyata

UMSU Perkuat Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila Lewat Aksi Nyata

6 August 2026

Mengenal Londo Ireng

5 August 2026
Talkshow dan Seminar FISIP UMSU Bahas Pemanfaatan Media Sosial dalam Perspektif Hukum

Talkshow dan Seminar FISIP UMSU Bahas Pemanfaatan Media Sosial dalam Perspektif Hukum

6 August 2026
Pelan Tapi Sampai

Pelan Tapi Sampai

4 August 2026
  • Tentang
  • Advertisement
  • Contact
Friday, 14 August 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
BERLANGGANAN
UKM-LPM Teropong UMSU
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
No Result
View All Result
UKM-LPM Teropong UMSU
No Result
View All Result
Home Opini

Gen-Z dalam Cengkraman Kapitalis, Menjadi Harapan atau Ancaman Bangsa?

by REDAKSI TEROPONG
17 November 2022
in Opini
Reading Time: 3 mins read
0
Gen-Z dalam Cengkraman Kapitalis, Menjadi Harapan atau Ancaman Bangsa?
0
SHARES
55
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Teropongdaily, Medan- Generasi Z adalah sebutan untuk mereka yang lahir pada pertengahan dekade 1990-2010, Gen-Z disebut juga sebagai zoomer. Dalam sejumlah penelitian disebutkan bahwa Gen Z menjadi populasi terbesar saat ini, sekitar 32% dari total penduduk dunia, bahkan, Bank Dunia mencatat 41% angkatan kerja dunia saat ini dihuni oleh para zoomer.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) mencapai 29,23%, dimana angka tersebut lebih banyak daripada jumlah Gen X yang tercatat hanya 25,74%. Adapun hasil survei didapati jumlah Gen Z mencapai 74,93 juta (27,94%) dari total populasi Indonesia yang mencapai 270,2 juta jiwa. Sementara Gen Milenial 69,38 juta (25,87%) dan Gen X 21,88 % .

RelatedPosts

Londo Ireng dan Suara Kritis yang Dicurigai

Mengapa Kita Sulit Melahirkan Banyak Entrepreneur Muda?

Tambang Ilegal Subur, Negara Terus Kebobolan

Data di atas menunjukkan penghuni negeri ini lebih banyak Gen Z dan Gen Milenial, dimana usia tersebut harusnya menjadi usia produktif dan menjadi harapan atau potensi besar suatu bangsa. Lalu pertanyaannya, mampukah Gen Z menjadi harapan bangsa jika larut dalam cengkeraman arus kapitalis dan liberalis atau malah ancaman negara jika akhlak dan moral saja melorot lantaran kebablasan tak ada filter budaya ?

Lantas bagaimana harusnya agar generasi sekarang bisa menjadi tonggak peradaban dan perubahan?

Generasi Candu akan Gadget serta Gagalnya Pendidikan di Kala Pandemi

Pandemi yang kemarin terjadi membuat anak-anak dan pelajar lainnya hanya bisa mengerjakan tugas dari rumah melalui gadget, tidak sedikit pelajar yang stres akibat banyaknya tugas yang diberikan. Pelajaran yang hanya sekadar teoritis melalui gadget membuat beban materi pada anak, karena sekadar transfer ilmu tapi tak dapat membentuk pemahaman dari apa yang dipelajarinya. Di satu sisi, menunjukkan bahwa anak-anak yang hanya mengikuti pelajaran dari rumah melalui gadget memiliki risiko yang tinggi untuk putus sekolah terutama bagi mereka yang tinggal di desa karena alasan ekonomi. Belum lagi risiko kekerasan pada anak yang juga meningkat selama menjalani pembelajaran online yang kerap mereka dapatkan dari Ibu, Ayah dan Kakaknya

Menurut data yang dihimpun dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA) dari tanggal 1 Januari 2020 sampai 23 September 2020 menunjukkan bahwa kasus Kekerasan Terhadap Anak (KTA) di Indonesia sebanyak 5.697 kasus dengan 6.315 korban. Sedangkan di sisi lain, beberapa siswa lebih memilih bermain game online yang menyebabkan kecanduan akan game online dan gadget. Sehingga ruang rumah sakit jiwa pun penuh dengan penderita gaming disorder yang telah menjadi tren dan didominasi anak-anak. Lalu, gaming disorder membuat aktivitas bersosial pada penderita terputus. (Dr. Yunias SpKJ(K) di RSUD DR. Soetomo).

Menurut KOMINFO, fenomena anak kecanduan gadget semakin terlihat beberapa tahun ini dan situasinya mengkhawatirkan. Ini terjadi bukan dengan sendirinya, melainkan ada beberapa faktor yakni banyaknya fitur dan aplikasi unfaedah yang disuguhkan kepada generasi dan kurangnya pengawasan dari keluarga yang membuat anak bebas mengakses segala fitur yang ada.

Anak diizinkan menggunakan gawai di luar jam belajar oleh orang tuanya, sehingga rentan bagi anak terpapar informasi salah, konten negatif atau pelaku kejahatan siber.Tidak heran banyak anak yang terjebak pergaulan bebas, kriminalitas yang merugikan serta kasus pemerkosaan yang dilakukan pelajar akibat menonton video porno.

Generasi Dilanda Liberalisasi dan Kapitalisasi Segala Bidang

Pemuda adalah tonggak peradaban yang punya peran mulia sebagai agen perubahan sehingga mengharuskan para pemuda terlibat dalam setiap kegiatan di masyarakat dan memikirkan perubahan ke arah yang lebih baik. Namun nyatanya sistem kapitalisme liberal telah menjadi platform dalam setiap bidang, menjadikan Indonesia sekuler serta melahirkan orang-orang individualis yang bebas tanpa harus ada yang mengikat sehingga menggerus idealisme para pemuda dan banyaknya berita tentang kerusakan moral para pemuda .

Lalu kapitalisasi di segala bidang, menjadikan semua bisnis yang hanya berorientasi pada profit atau keuntungan saja, modal kecil dan untung yang sebesar-besarnya adalah hal biasa yang sudah melekat bagi para pelaku dengan sistem kapitalisme. Bisnis haram banyak berdiri di setiap kota dan desa dan mirisnya generasi muda menjadi pelanggan loyal untuk memperbesar keuntungan termasuk bisnis narkoba serta minuman haram.

Begitu banyak PR negara terhadap apa yang menimpa generasi, semakin meningkat kasus menunjukkan bahwa negara tidak bisa berbuat banyak dalam penyelesaiannya. Padahal generasi adalah aset bangsa mewujudkan Indonesia emas dan unggul .

Naungan Pembawa Generasi Cemerlang

Sebelum generasi ini benar-benar masuk dalam lubang kerusakan, maka kita butuh sesuatu yang terbaik yang mampu mencetak generasi penerus bangsa yang cemerlang yaitu ajaran yang bersumber dari Pencipta, Islam kaffah yang diterapkan akan mendukung generasi menjadi harapan bangsa.

Islam yang diturunkan Allah bisa menjadi solusi untuk semua problematika di negeri ini, karena mengatur segala bidang kehidupan termasuk ekonomi, pendidikan dan sosial, semuanya ada di dalam Islam.

Mulai dari pendidikan, akan membentuk kepribadian Islam pada anak dengan pemahaman yang mumpuni sehingga ketika pandemi seperti ini tetap bisa terlaksana karena ajarannya yang aplikatif, Sejalan dengan itu dalam Islam pembiayaan pendidikan untuk seluruh tingkatan sepenuhnya merupakan tanggung jawab negara. Seluruh pembiayaan pendidikan, baik menyangkut gaji para guru/dosen maupun infrastruktur serta sarana dan prasarana pendidikan, sepenuhnya menjadi kewajiban negara.

Dalam ekonomi, yang diterapkan adalah ekonomi yang bisa menjamin kesejahteraan seluruh rakyat secara adil, bukan berlandaskan pada keuntungan yang besar tetapi kemaslahatan untuk seluruh rakyat sesuai dengan syariat serta jauh dari maksiat.

Bisnis yang merusak generasi yang mengacu pada kesenangan syahwat duniawi akan dihilangkan seperti bisnis pornografi, termasuk fitur-fitur yang ada di gadget serta aplikasi yang melalaikan dalam beribadah.
Dalam bidang sosial, negara akan menerapkan sistem sanksi bagi masyarakat yang terlibat pergaulan bebas dan seks.

Inilah solusi yang bisa diberikan Islam dan benar-benar mampu menghasilkan generasi harapan yang cemerlang sebagai agen perubahan, tentunya butuh negara sebagai institusi penerap agar bisa terealisasi, maka sudah selayaknya kita mewujudkannya.

Sumber foto : pasjabar
Tr : Siti Rifani

Previous Post

Tips agar Fenomena Cancel Culture Tidak Membahayakan Kesehatan Mental

Next Post

Basa-basi KTT G20

Related Posts

Londo Ireng dan Suara Kritis yang Dicurigai

Londo Ireng dan Suara Kritis yang Dicurigai

by REDAKSI TEROPONG
6 August 2026
0

Kritik merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Namun, ketika kritik dibalas dengan pelabelan, perhatian publik dapat bergeser dari persoalan yang...

Mengapa Kita Sulit Melahirkan Banyak Entrepreneur Muda?

Mengapa Kita Sulit Melahirkan Banyak Entrepreneur Muda?

by REDAKSI TEROPONG
7 July 2026
0

Indonesia memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk sekitar 280 juta jiwa, bonus demografi, kekayaan sumber daya...

Tambang Ilegal Subur, Negara Terus Kebobolan

Tambang Ilegal Subur, Negara Terus Kebobolan

by REDAKSI TEROPONG
31 May 2026
0

Sektor pertambangan selama ini menjadi salah satu penopang penting perekonomian Indonesia. Kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia sering disebut...

Museum Marsinah dan Ingatan yang Tak Boleh Hilang

Museum Marsinah dan Ingatan yang Tak Boleh Hilang

by REDAKSI TEROPONG
19 May 2026
0

Museum sering dianggap sebagai tempat menyimpan benda-benda lama yang membosankan. Padahal, museum memiliki fungsi penting sebagai ruang penyimpan ingatan kolektif...

Ketergantungan Gadget, Matinya Daya Pikir Kritis

Ketergantungan Gadget, Matinya Daya Pikir Kritis

by REDAKSI TEROPONG
30 April 2026
0

Di era digital saat ini, gadget telah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Hampir setiap aktivitas bergantung pada...

Magang: Jembatan Karier atau Kedok Eksploitasi Tenaga Kerja?

Magang: Jembatan Karier atau Kedok Eksploitasi Tenaga Kerja?

by REDAKSI TEROPONG
30 April 2026
0

Narasi bahwa magang adalah cara terbaik untuk mencari pengalaman kerja sebelum lulus masih kuat di lingkungan kampus. Kalimat seperti “tidak...

Next Post
Basa-basi KTT G20

Basa-basi KTT G20

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Pilon Mimpi Asa Prajurit Tano Niha

Pilon Mimpi Asa Prajurit Tano Niha

3 years ago
Aliansi Mahasiswa UMSU Galang Dana Untuk Korban Bencana Tsunami

Aliansi Mahasiswa UMSU Galang Dana Untuk Korban Bencana Tsunami

8 years ago

Popular News

    Connect with us

    Berlangganan melalui Email

    Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 6 other subscribers

    Konten Terbaru

    • Indonesia Perkuat Dukungan Palestina dalam Kunjungan di Yordania 13 August 2026
    • PPK Ormawa HMJ EP Dorong Pengembangan Potensi Desa Mardinding Julu. 12 August 2026
    • Kontroversi Konten Kreator Jadi Momentum Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital 11 August 2026

    Tentang Kami

    Pers Mahasiswa TEROPONG merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). UKM-LPM TEROPONG UMSU berdiri pada 12 Juli 2001 dan sampai saat ini merupakan satu-satunya UKM yang mengelola bidang penerbitan dan pers di tingkat UMSU.

    • Tentang
    • Advertisement
    • Contact

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    No Result
    View All Result
    • Artikel
    • Foto Jurnalistik
    • Kabar SUMUT
    • Kabar Kampus
    • Kabar Medan
    • Majalah
    • Newsletter
    • Sastra
    • Nasional
    • Internasional
    • Lainnya
      • Almamater
      • Ekonomi
      • Feature
      • Infografik
      • Lifestyle
      • Opini
      • Politik
      • Ragam
      • Sipongpong
      • Sobatpongpong
      • Sosok
      • Terkini

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In