• Latest
  • Trending
  • All
  • Kabar Kampus
  • Feature
  • Opini
  • Sosok
Basa-basi KTT G20

Basa-basi KTT G20

18 November 2022
Juara III Monolog PEKSIMIDA Sumut, Mahasiswa FKIP UMSU Ingin Terus Hidupkan Sastra

Juara III Monolog PEKSIMIDA Sumut, Mahasiswa FKIP UMSU Ingin Terus Hidupkan Sastra

26 July 2026
Empat Pilar Baru UMSU Menuju Kampus Unggul Dunia

Empat Pilar Baru UMSU Menuju Kampus Unggul Dunia

26 July 2026
Kampus Full Online Muhammadiyah Menjadi Wajah Baru

Kampus Full Online Muhammadiyah Menjadi Wajah Baru

25 July 2026
Perlindungan Anak: Batas Bakat dan Bahaya Eksploitasi Digital

Perlindungan Anak: Batas Bakat dan Bahaya Eksploitasi Digital

23 July 2026
Pengamat Politik UMSU Soroti Pergeseran Makna Naturalisasi

Pengamat Politik UMSU Soroti Pergeseran Makna Naturalisasi

22 July 2026
Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMSU Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMSU Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

22 July 2026
MAPALA UMSU Perkuat Pemahaman Anggota Muda melalui Materi _Caving dan Rock Climbing_

MAPALA UMSU Perkuat Pemahaman Anggota Muda melalui Materi _Caving dan Rock Climbing_

22 July 2026
Prabowo Tegaskan Program MBG Bukan Pemborosan Negara

Prabowo Tegaskan Program MBG Bukan Pemborosan Negara

21 July 2026
KOPI SUHI Lantik Kepengurusan Baru, Siapkan Program Kerja Periode 2026–2027

KOPI SUHI Lantik Kepengurusan Baru, Siapkan Program Kerja Periode 2026–2027

20 July 2026
Wakil Rektor III UMSU Dorong Pencari Kerja Tingkatkan *Deep Work* di Era AI

Wakil Rektor III UMSU Dorong Pencari Kerja Tingkatkan *Deep Work* di Era AI

18 July 2026
Jelang PLP 2, Mahasiswa FKIP Diingatkan Jaga Disiplin dan Etika

Jelang PLP 2, Mahasiswa FKIP Diingatkan Jaga Disiplin dan Etika

18 July 2026
UMSU Job Fair XI Hadirkan 30 Perusahaan dan Ratusan Lowongan Kerja

UMSU Job Fair XI Hadirkan 30 Perusahaan dan Ratusan Lowongan Kerja

17 July 2026
  • Tentang
  • Advertisement
  • Contact
Monday, 27 July 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
BERLANGGANAN
UKM-LPM Teropong UMSU
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
No Result
View All Result
UKM-LPM Teropong UMSU
No Result
View All Result
Home Opini

Basa-basi KTT G20

by REDAKSI TEROPONG
18 November 2022
in Opini
Reading Time: 3 mins read
0
Basa-basi KTT G20
0
SHARES
33
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Teropongdaily, Medan-Hegemoni KTT G20 sudah mulai terasa di awal tahun 2022. Hegemoni tersebut semakin masif menjelang tanggal pelaksanaan. Semua flyer, semua poster, baik institusi pendidikan, pemerintahan, perusahaan swasta maupun negara, di setiap postingan ucapan untuk hari besar Indonesia, terselip secuil logo KTT G20 di atas ataupun di bawahnya. Muncul pertanyaan di kepala, “Apa sih G20 itu?”, “Dan seberapa penting G20?”.

G20 (Group of Twenty) merupakan pertemuan internasional yang terdiri dari 20 negara yang tujuannya adalah untuk menjalin kerjasama baik dari sektor ekonomi dan lainnya. Cikal bakal lahirnya G20 ini disebabkan karena ketidakpuasan para pemimpin negara pada perkumpulan sebelumnya, yaitu: G7 (Group of Seven) yang disinyalir gagal mengatasi permasalahan krisis ekonomi yang terjadi pada tahun 1998. Karena ketidakpuasan tersebut, maka didirikanlah perkumpulan baru yang sekarang kita sebut sebagai G20.

RelatedPosts

Mengapa Kita Sulit Melahirkan Banyak Entrepreneur Muda?

Tambang Ilegal Subur, Negara Terus Kebobolan

Museum Marsinah dan Ingatan yang Tak Boleh Hilang

G20 ini merupakan perhelatan penting dan luar biasa besar. Sebab pertemuan ini dihadiri oleh Menteri Keuangan dan para Pemimpin Negara yang tergabung di dalamnya. Pembahasannya pun tidak hanya sebatas pada sektor ekonomi. Pembahasan pada G20 dibagi menjadi dua sub bahasan: 1) Economy Tracks, 2) Sherpa Tracks. Economy Tracks fokus membahas permasalahan ekonomi: penangguhan hutang atau kerjasama multilateral tentang sistem ekonomi. Lalu pada sub bahasan Sherpa Tracks membahas soal isu lingkungan, proyek strategis, climate change, dan energi terbarukan.

674 Milyar rupiah pun digelentorkan untuk perhelatan akbar ini oleh pemerintah. Bukan hanya pemerintah, perusahaan-perusahaan otomotif juga tak mau ketinggalan untuk meramaikan kegiatan tersebut dengan mensuplai mobil-mobil yang “dianggap” ramah lingkungan. Pulau Bali disterilkan. Semua kemungkinan ancaman dihilangkan. Indonesia berhasil membuat acara megah di tengah duka warganya.

Saya paham. Setiap pembangunan berskala nasional pasti membutuhkan korban. Namun pembangunan seperti apa yang membutuhkan korban nyawa manusia? Di sini kita tidak berbicara soal tumbal proyek. Di balik hingar-bingar engergi terbarukan, lonjakan ekonomi yang selalu digaung-gaungkan, malah masyarakat sekitar yang menjadi korban. Hal ini saya ketahui dari tulisan yang diunggah oleh Project Multatuli yang mengambil contoh masyarakat Morowali.

Semenjak tambang nikel didirikan, masyarakat sekitar terkena imbasnya. Masyarakat yang tinggal di sekitar tambang seakan dipaksa untuk berdamai dan hidup berdampingan dengan debu sisa-sisa pembakaran dan penyakit pernafasan. Semenjak tambang didirikan, bukan hanya masalah kesehatan saja yang mereka dapatkan, tapi juga masalah lingkungan. Lalu didirikanlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap sebagai upaya menggalakkan energi terbarukan guna mensuplai Morowali Industrial Park (IMIP). Dan ya, sebab limbah proyek tersebut, kini laut-laut memanas, ikan-ikan pergi. Masyarakat Morowali yang terbiasa menggantungkan hidupnya melalui hasil tangkapan laut, kini harus kehilangan mata pencahariannya.

Itu masih proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Morowali, belum lagi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi yang berada di Sorik Merapi, Maindaling Natal, yang juga sukses memakan korban sebab keracunan gas bocor proyek tersebut.

Hasrat dan nafsu berahi menggenjot pertumbuhan ekonomi melalui tambang dan energi terbarukan yang katanya “ramah lingkungan” ini ternyata membutuhkan korban manusia untuk realisasinya. Saya kembali bertanya-tanya, “Apakah nyawa manusia pantas untuk dikorbankan?”. Hal ini membuat saya heran, ternyata energi terbarukan dan energi hijau ramah lingkungan yang diagung-agungkan kenyataannya tidak ramah-ramah banget dan tidak hijau-hijau banget karena membutuhkan tumbal manusia di dalamnya.

Melihat hingar-bingar G20 ini jadi membuat saya kembali berpikir dan bertanya-tanya, seberapa penting dan mendesak hal ini untuk dilaksanakan.

Kalau kita berandai-andai, perhelatan KTT G20 ini ibarat menutup semua borok di badan dengan sebuah plaster luka. Minim manfaat dan buang-buang uang saja. Jangan sampai acara ini hanyalah hasil dari nafsu berahi demi mendapat pengakuan sebagai negara “elit”.

Sejujurnya kalau disuruh memilih mana perkumpulan yang lebih bermanfaat, saya jujur lebih memilih perkumpulan bapak-bapak wirid malam jumat. Meskipun acaranya jauh dari kesan megah, namun dampaknya cukup nyata dan terasa sebab besek yang diberi dapat mengisi perut kepala keluarga yang keroncongan maupun anggota keluarga.

Sumber foto : g20.org

Tr : Rizali

Tags: #g20#kttg20#lpmteropongumsu#opini#persmahasiswateropongdaily
Previous Post

Gen-Z dalam Cengkraman Kapitalis, Menjadi Harapan atau Ancaman Bangsa?

Next Post

7 Fakta Menarik Piala Dunia 2022

Related Posts

Mengapa Kita Sulit Melahirkan Banyak Entrepreneur Muda?

Mengapa Kita Sulit Melahirkan Banyak Entrepreneur Muda?

by REDAKSI TEROPONG
7 July 2026
0

Indonesia memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk sekitar 280 juta jiwa, bonus demografi, kekayaan sumber daya...

Tambang Ilegal Subur, Negara Terus Kebobolan

Tambang Ilegal Subur, Negara Terus Kebobolan

by REDAKSI TEROPONG
31 May 2026
0

Sektor pertambangan selama ini menjadi salah satu penopang penting perekonomian Indonesia. Kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia sering disebut...

Museum Marsinah dan Ingatan yang Tak Boleh Hilang

Museum Marsinah dan Ingatan yang Tak Boleh Hilang

by REDAKSI TEROPONG
19 May 2026
0

Museum sering dianggap sebagai tempat menyimpan benda-benda lama yang membosankan. Padahal, museum memiliki fungsi penting sebagai ruang penyimpan ingatan kolektif...

Ketergantungan Gadget, Matinya Daya Pikir Kritis

Ketergantungan Gadget, Matinya Daya Pikir Kritis

by REDAKSI TEROPONG
30 April 2026
0

Di era digital saat ini, gadget telah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Hampir setiap aktivitas bergantung pada...

Magang: Jembatan Karier atau Kedok Eksploitasi Tenaga Kerja?

Magang: Jembatan Karier atau Kedok Eksploitasi Tenaga Kerja?

by REDAKSI TEROPONG
30 April 2026
0

Narasi bahwa magang adalah cara terbaik untuk mencari pengalaman kerja sebelum lulus masih kuat di lingkungan kampus. Kalimat seperti “tidak...

Tabrakan Berantai di Rel: Alarm Keras dari Kelalaian yang Terstruktur

Tabrakan Berantai di Rel: Alarm Keras dari Kelalaian yang Terstruktur

by REDAKSI TEROPONG
29 April 2026
0

Kecelakaan tragis yang melibatkan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL yang berhenti di Stasiun Bekasi Timur pada senin malam,...

Next Post
7 Fakta Menarik Piala Dunia 2022

7 Fakta Menarik Piala Dunia 2022

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Adakan Webinar Almamater, Begini Tanggapan Humas UMSU

Adakan Webinar Almamater, Begini Tanggapan Humas UMSU

5 years ago
Teror terhadap Pembela HAM: Alarm bagi Demokrasi Indonesia

Teror terhadap Pembela HAM: Alarm bagi Demokrasi Indonesia

4 months ago

Popular News

    Connect with us

    Berlangganan melalui Email

    Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 6 other subscribers

    Konten Terbaru

    • Juara III Monolog PEKSIMIDA Sumut, Mahasiswa FKIP UMSU Ingin Terus Hidupkan Sastra 26 July 2026
    • Empat Pilar Baru UMSU Menuju Kampus Unggul Dunia 25 July 2026
    • Kampus Full Online Muhammadiyah Menjadi Wajah Baru 24 July 2026

    Tentang Kami

    Pers Mahasiswa TEROPONG merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). UKM-LPM TEROPONG UMSU berdiri pada 12 Juli 2001 dan sampai saat ini merupakan satu-satunya UKM yang mengelola bidang penerbitan dan pers di tingkat UMSU.

    • Tentang
    • Advertisement
    • Contact

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    No Result
    View All Result
    • Artikel
    • Foto Jurnalistik
    • Kabar SUMUT
    • Kabar Kampus
    • Kabar Medan
    • Majalah
    • Newsletter
    • Sastra
    • Nasional
    • Internasional
    • Lainnya
      • Almamater
      • Ekonomi
      • Feature
      • Infografik
      • Lifestyle
      • Opini
      • Politik
      • Ragam
      • Sipongpong
      • Sobatpongpong
      • Sosok
      • Terkini

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In