Teropongonline, Medan-Sebagian besar orang sering tidur larut malam dengan berbagai alasan. Mulai dari mengejar deadline tugas kuliah, atau memiliki shift kerja pada malam hari. Hal ini dapat menyebabkan kurang tidur.
Namun, tak jarang hal ini disepelekan karena dianggap bisa mengganti jam tidur yang kurang dengan tidur siang. Namun, apakah boleh tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang, dan apa akibat dari kebiasaan ini? Yuk simak penjelasan dibawah ini ya.
- Mempengaruhi Metabolisme dan Kekebalan Tubuh
Pada siang hari, cahaya yang didapatkan oleh tubuh lebih banyak sebab ada sinar matahari. Kemudian saat malam, sinar yang masuk ke mata lebih sedikit dan otak mengirimkan sinyal untuk tidur. Tidur di atas jam 12 malam akhirnya menurunkan sistem imun, sehingga dapat berisiko tinggi terkena berbagai macam penyakit, mulai dari yang ringan sampai mematikan. -
Bertambahnya Berat Badan
Akibat dari kebiasaan ini yaitu dapat meningkatan berat badan. Hal ini berasal dari risiko kelaparan saat kita masih terjaga pada tengah malam yang dapat mendorong untuk mengonsumsi makanan karena kelelahan. Padahal, makan pada malam hari dapat mengganggu proses metabolisme tubuh yang dapat membakar lemak. -
Merasa Lelah Terus Menerus
Kelelahan biasanya selalu dirasakan setelah beraktivitas panjang atau saat kurang tidur. Namun, ada juga rasa lelah yang muncul sebagai gejala dari kondisi medis tertentu. Rasa lelah yang menjadi gejala suatu penyakit umumnya ditandai dengan tidak adanya energi untuk beraktivitas atau bahkan bergerak dan berlangsung sepanjang hari. -
Memicu Gangguan Tidur ( Sleep Disorder)
Gangguan tidur atau Sleep Disorder adalah kondisi ketika seseorang mengalami kelainan pada tidurnya dan memengaruhi kualitas tidur. Meski memiliki penyebab yang beragam, gangguan tidur pada umumnya disebabkan oleh stres atau beberapa kondisi medis yang menyebabkan seseorang sulit untuk mengatur pola tidurnya.
Tr : S. F. Namira





















