Pembukaan Program Studi Bisnis Digital di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dinilai menjadi langkah strategis dalam menyiapkan lulusan yang mampu menghadapi perkembangan industri digital, Kamis (14/05/2026).
Dekan FEB UMSU, Dr. Radiman, S.E., M.Si., mengatakan bahwa perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat dunia industri membutuhkan sumber daya manusia yang mampu memahami bisnis sekaligus teknologi digital.
“Program Studi Bisnis Digital dibuka sebagai respons terhadap transformasi digital yang sangat cepat. Dunia kerja saat ini membutuhkan lulusan yang memahami bisnis sekaligus memiliki kompetensi di bidang e-commerce, digital marketing, fintech, dan analisis bisnis berbasis teknologi,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa FEB UMSU telah mempersiapkan tenaga pengajar serta fasilitas penunjang agar proses pembelajaran berjalan lebih aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri.
“Dari aspek dosen, kami melibatkan akademisi dan praktisi dari bidang bisnis maupun informatika. Kami juga menyiapkan laboratorium komputer dengan perangkat dan aplikasi berlisensi agar pembelajaran lebih aplikatif,” jelasnya.
Menurutnya, mahasiswa nantinya akan dibekali kemampuan yang sesuai dengan perkembangan ekonomi digital, seperti pemasaran digital, pengelolaan konten, analisis data bisnis, hingga kewirausahaan berbasis teknologi.
“Mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori bisnis, tetapi juga memiliki kemampuan inovatif dan adaptif agar mampu bersaing di era ekonomi digital,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa Program Studi Bisnis Digital akan memiliki keterhubungan langsung dengan dunia industri melalui program magang dan kurikulum berbasis kebutuhan perusahaan.
“Kami berharap Program Studi Bisnis Digital menjadi salah satu program unggulan FEB UMSU yang mampu melahirkan lulusan kreatif, inovatif, dan berdaya saing,” tutupnya.
Tr: Ilham & yuda
















