Seleksi anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Utara periode 2026–2029 resmi dibuka. Proses ini membuka peluang bagi akademisi dan generasi muda untuk terlibat dalam pengawasan serta pengembangan kualitas penyiaran di daerah.
Ketua Tim Seleksi KPID Sumut, Corry Novrica Sinaga, mendorong generasi muda yang memahami dunia penyiaran dan digital untuk berpartisipasi.
“Saya menghimbau anak muda yang paham penyiaran dan digital agar ikut berkompetisi. Saya optimistis mereka bisa lolos sebagai komisioner terpilih,” ujarnya, Sabtu (18/04/2026).
Ia menjelaskan tantangan penyiaran ke depan tidak hanya terbatas pada media konvensional, tetapi juga terintegrasi dengan platform digital.
“Ke depan, penyiaran akan terhubung dengan dunia internet atau digital, dan generasi muda dinilai lebih memahami perkembangan tersebut,” jelasnya.
Ia menegaskan seluruh peserta memiliki peluang yang sama selama memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
“Tidak ada kriteria khusus untuk anak muda. Artinya, semua memiliki kesempatan yang sama selama memenuhi syarat,” ungkapnya.
Ia juga menyebut pengalaman di bidang penyiaran menjadi nilai tambah, meski tidak harus profesional.
“Tantangan terbesar justru minat generasi muda itu sendiri. Kami ingin peluang ini dimanfaatkan, jangan hanya orang yang itu-itu saja,” tegasnya.
Tr: Halimah & Aidil





















