Himpunan Mahasiswa Agribisnis (HIMAGRI) Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) berhasil meraih pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan 2026 melalui program mitigasi banjir dan penguatan ketahanan pangan di Desa Mekar Sawit. Minggu, (31/05/2026)
Program yang diusung bertajuk āPelopor Mitigasi: Mewujudkan Desa Konservasi Tangguh Bencana melalui Sistem Mitigasi Banjir dan Ketahanan Pangan Adaptif Berkelanjutan di Desa Mekar Sawitā. Program tersebut akan dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat sebagai mitra utama dalam setiap tahapan kegiatan.
Ketua Pelaksana Program, M. Rifki Azhari Harahap, mengatakan Desa Mekar Sawit dipilih karena memiliki potensi sekaligus tantangan yang relevan dengan program yang ditawarkan HIMAGRI.
āKami melihat potensi besar di desa tersebut karena pernah terdampak banjir besar. Karena itu, kami menilai Desa Mekar Sawit menjadi lokasi yang tepat untuk melaksanakan kegiatan PPK Ormawa yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,ā ujarnya.
Rifki menjelaskan seluruh program yang telah disusun akan dijalankan bersama masyarakat desa agar solusi yang dihadirkan sesuai dengan kebutuhan warga. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program yang dijalankan.
āKetika berada di desa nanti, kami akan menjalankan program-program yang sudah kami susun dan melibatkan masyarakat dalam pelaksanaannya agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,ā katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum HIMAGRI, Tomy Syahputra S., mengungkapkan hasil observasi bersama kepala desa menunjukkan masyarakat pernah mengalami kesulitan memperoleh bahan pangan saat banjir melanda. Selain itu, sektor usaha masyarakat, khususnya UMKM, juga terdampak cukup besar akibat bencana tersebut.
āPada saat banjir, masyarakat sangat sulit mendapatkan bahan pangan sehingga harus menunggu bantuan dari luar. Banyak UMKM juga mengalami kerugian besar. Karena itu, program yang kami jalankan diharapkan bisa menjadi harapan baru ketika banjir kembali terjadi dan masyarakat tidak kesulitan memenuhi kebutuhan pangan,ā ujarnya.
Tomy menambahkan, tim akan menjalankan empat program utama, yakni Agro Resiliensi, Smart-DE, Desa Tangguh, dan Sigap Mandiri, serta program tambahan berupa trauma healing bagi anak-anak. Ia berharap program tersebut mampu menjadikan Desa Mekar Sawit lebih tangguh dalam menghadapi bencana sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
āHarapan kami, tim pelaksana semakin kompak dan mampu beradaptasi dengan masyarakat. Sementara untuk program ini, kami berharap Desa Mekar Sawit dapat menjadi desa yang tangguh terhadap banjir dan lebih siap menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang,ā tutupnya.
Tr : Anggi nayla




















