Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) merampungkan kegiatan Penyuluhan Komunikasi Sosial (Pekomsi) 2026 di Desa Gongsol, Karo, pada 29 Mei–1 Juni 2026.
Ketua Panitia Pekomsi 2026, Rafiq Izzulhaq Lubis, mengatakan Desa Gongsol memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat.
”Desa Gongsol kami pilih karena memiliki potensi besar yang membutuhkan kontribusi mahasiswa, serta dukungan terbuka dari masyarakat maupun pemerintah desa,” ujarnya.
Ia mengatakan keberhasilan pelaksanaan kegiatan tidak terlepas dari tingginya partisipasi warga serta koordinasi yang terstruktur di antara seluruh panitia.
”Kami menerapkan koordinasi intensif melalui briefing harian dan evaluasi rutin untuk memastikan kedisiplinan serta kelancaran setiap agenda,” katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa Pekomsi menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memahami kebutuhan masyarakat secara langsung di lapangan.
”Ini adalah aksi nyata mahasiswa sebagai agen perubahan untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar sesuai nilai-nilai yang dijunjung UMSU,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum HMJ IKO FISIP UMSU, Adrin Satria Nugroho, menilai keberhasilan program dapat dilihat dari terlaksananya seluruh agenda sesuai dengan target yang telah ditetapkan sejak awal.
”Tolak ukur keberhasilan Pekomsi bagi saya adalah terjalannya seluruh program yang direncanakan sesuai dengan tujuan awal,” tuturnya.
Keberhasilan Pekomsi 2026 juga didukung oleh kolaborasi dengan berbagai pihak, di antaranya PK IMM FKIK UMSU melalui program medical care dan Tangan Edukasi Indonesia.
Tr: Rani & Fia


















