• Latest
  • Trending
  • All
  • Kabar Kampus
  • Feature
  • Opini
  • Sosok

Lika Liku Budaya Dalam Arus Globalisasi

3 April 2019
Jawab Pertanyaan, Mahasiswa UMSU Bawa Pulang TV dari CFD Kampus

Jawab Pertanyaan, Mahasiswa UMSU Bawa Pulang TV dari CFD Kampus

10 August 2026
Mahasiswa UMSU Ukir Prestasi, Raih Juara II Reels & Short Video Competition

Mahasiswa UMSU Ukir Prestasi, Raih Juara II Reels & Short Video Competition

10 August 2026
Anggaran BRIN Triliunan Rupiah, Hasil Inovasi Dinilai Masih Minim

Anggaran BRIN Triliunan Rupiah, Hasil Inovasi Dinilai Masih Minim

8 August 2026
Daffa Khairi Raih Duta Genre, Bukan Sekadar Selempang

Daffa Khairi Raih Duta Genre, Bukan Sekadar Selempang

8 August 2026
Yayasan STIKes Indah Medan Resmi Diserahkan kepada Persyarikatan Muhammadiyah

Yayasan STIKes Indah Medan Resmi Diserahkan kepada Persyarikatan Muhammadiyah

6 August 2026
UMSU Perkuat Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila Lewat Aksi Nyata

UMSU Perkuat Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila Lewat Aksi Nyata

6 August 2026

Mengenal Londo Ireng

5 August 2026
Talkshow dan Seminar FISIP UMSU Bahas Pemanfaatan Media Sosial dalam Perspektif Hukum

Talkshow dan Seminar FISIP UMSU Bahas Pemanfaatan Media Sosial dalam Perspektif Hukum

6 August 2026
Pelan Tapi Sampai

Pelan Tapi Sampai

4 August 2026
Mahasiswi FKIP UMSU Juara 1 Akting Festival Sastra Museum

Mahasiswi FKIP UMSU Juara 1 Akting Festival Sastra Museum

4 August 2026

Prabowo Resmi Bentuk Universitas Republik Indonesia

6 August 2026
Pelantikan dan Upgrading HIMAMEN UMSU Awali Kepengurusan Periode 2026–2027

Pelantikan dan Upgrading HIMAMEN UMSU Awali Kepengurusan Periode 2026–2027

6 August 2026
  • Tentang
  • Advertisement
  • Contact
Tuesday, 11 August 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
BERLANGGANAN
UKM-LPM Teropong UMSU
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
No Result
View All Result
UKM-LPM Teropong UMSU
No Result
View All Result
Home Artikel

Lika Liku Budaya Dalam Arus Globalisasi

by REDAKSI TEROPONG
3 April 2019
in Artikel, Opini
Reading Time: 5 mins read
0
0
SHARES
25
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Teropongonline, Medan – Budaya selalu dalam cengkraman globalisasi. Satu sama lain saling berkaitan dan berkelanjutan. Mereka tidak bisa terpisahkan karena berpacu terhadap kemajuan zaman. Budaya merupakan suatu ciri khas atau sebuah identitas dari sekumpulan orang yang terdapat disuatu wilayah. Kehadiran hal-hal baru dengan bebasnya, membuat budaya suatu negara dapat berubah, seperti halnya Indonesia. Sehingga, cengkraman globalisasi ini tak dapat terbendung untuk dihentikan oleh manusia.

Zaman terus berkembang dengan bermacam-macam budaya didalamnya dan erat dengan kata globalisasi. Akibat dari laju kembangnya globalisasi ini, budaya-budaya pun masuk silih berganti di negara Indonesia dengan bebasnya. Masuknya budaya asing misalnya, merupakan salah satu hal yang diyakini berasal dari globalisasi. Dengan begitu, budaya tersebut akan mempengaruhi atau bahkan merubah budaya asli Indonesia. Ada budaya asing yang positif untuk kehidupan masyarakat dan ada juga budaya asing yang negatif. Berikut ini adalah paragraf per paragraf yang menyatakan budaya dalam cengkraman globalisasi.

RelatedPosts

Londo Ireng dan Suara Kritis yang Dicurigai

Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Pembahasan, DPR Targetkan Pengesahan Akhir 2026

Mengapa Kita Sulit Melahirkan Banyak Entrepreneur Muda?

Manusia zaman sekarang tidak lepas dari kecanggihan internet dan tentunya gadget yang ia miliki. Internet memberikan suatu perubahan yang berarti dalam pengetahuan seseorang. Hal ini merupakan salah satu bukti pengaruh globalisasi yang kian pesat. Tentu internet memberikan dampak yang positif bagi penggunanya akan tetapi juga ada dampak buruk atau negatifnya. Internet, dapat merubah budaya kebiasaan manusia yang cenderung aktif menjadi pasif dalam bermasyarakat. Manusia yang merupakan makhluk sosial, menghabiskan waktunya berjam-jam dalam perhari hanya untuk menatap gadget atau komputernya untuk internetan.

Kecepatannya dalam mengakses suatu web atau situs menjadikan candu bagi seseorang untuk terus menggunakannya, tak jarang mereka menghabiskan 24 jam untuk terus berhadapan dengan gadget ataupun komputer. Situs pornografi, perjudian, penipuan, informasi hoax juga merupakan salah satu keganasan tersendiri bagi pengguna internet yang tidak cerdas dalam mengaksesnya. Sehingga dapat memberikan perbuatan tercela pengguna internet terhadap korbannya. Maka, tak heran jika budaya itu selalu dalam cengkraman globalisasi yang terus berkembang dan berkelanjutan.

Jika dilihat dari segi positifnya, internet merupakan salah satu penemuan yang sangat berpengaruh di dunia. Internet bermanfaat untuk memudahkan dalam berkomunikasi dengan seseorang, menambah wawasan, memudahkan suatu pekerjaan, mendorong kemandirian, menambah ilmu pengetahuan, menjadikannya sebagai bisnis online, untuk berbelanja online, serta untuk mengetahui segala informasi yang ada didunia ini. Internet dapat dikatakan juga sebagai jendela dunia, dimana internet dapat kita manfaatkan sebaik mungkin dan dapat diakses dimanapun kita berada.

Budaya asing selanjutnya ialah teknologi. Masuknya teknologi-teknologi handal dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan suatu negara. Dengan adanya teknologi dapat mempersingkat waktu dalam melakukan sesuatu, efektif dan efisien dalam bekerja atau dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Teknologi sangat membantu manusia untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Tidak dapat dipungkiri bahwa manusia tidak dapat hidup dengan teknologi.

Dari berbagai budaya yang masuk ke Indonesia ini menciptakan masyarakat yang modern. Masyarakat dikelilingi oleh teknologi canggih dan penemuan-penemuan baru. Sumber daya alam semakin maju tentu harus diseimbangkan dengan sumber daya manusia nya. Oleh karena itu, mutu pendidikan harus ditingkatkan untuk perkembangan zaman yang semakin baik tentu nya.

Selain itu, globalisasi memberi efek atau dampak baik dalam budaya segi ekonomi. Contohnya dengan pengaruh globalisasi ini dapat memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, sehingga dapat mengurangi populasi pengangguran. Memang dengan maraknya pasar global akan menambah persaingan bisnis yang ketat antar masyarakat. Akan tetapi dengan begitu, dapat mengubah dalam segi motivasi serta etos kerja untuk terus berusaha menciptakan produk-produk yang inovatif dalam bersaing secara global.

Seperti yang kita ketahui, Indonesia adalah suatu negara memiliki ciri khas budaya ketimuran yang berarti ramah, sopan santun serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dan akhlak mulia terhadap orang lain. Baik itu dari segi bahasa, tutur berbicara dan aturan berbusana. Tidak seperti budaya asing yang gaya hidupnya cenderung memakai pakaian sexy, budaya suka berpesta dan hidup bebas. Dengan masuknya budaya asing melalui proses globalisasi, maka perilaku masyarakat Indonesia jauh dari budaya ketimuran. Banyak masyarakat yang meniru gaya hidup budaya asing tersebut yang seharusnya budaya itu tidaklah sesuai dengan identitas bangsa dan negara.

Dilansir dari Rough Guides, salah satu web yang menyajikan panduan untuk bepergian ke negara-negara asing bagi para traveler, Indonesia peringkat ke-6 dengan penduduk yang ramah dan ringan tangan. Rough Guides mengumpulkan survey ini dengan melibatkan responden dari pengikut akun jejaring sosial Facebook dan Twitter mereka. Hal ini membuktikan bahwa negara Indonesia mengutamakan budaya akhlak mulia terhadap para pengunjung atau wisatawan yang datang ke Indonesia. Budaya ini harus tetap dilakukan dan jangan sampai hilang, sehingga juga dapat meningkatkan perekonomian dan perkembangan negara.

Dilihat dari segi kesenian yang merupakan salah satu sub budaya, budaya asing masuk dengan membawa berbagai jenis musik, seperti : musik jazz, musik pop, musik rap, musik raggae. Musik-musik ini menyihir masyarakat Indonesia untuk melupakan musik khas Indonesia. Terlihat lebih menarik dan memiliki variasi yang berbeda dengan musik tradisional yang berasal dari Indonesia, tak jarang masyarakat lebih memilih dan menyukai musik budaya asing. Hal yang harus kita lakukan dengan realita ini adalah tetap menjaga dan melestarikan suatu ciri khas musik Indonesia agar tetap eksis serta tetap hidup ditengah-tengah masyarakat.

Masuknya produksi-produksi film luar negeri ke Indonesia merupakan efek globalisasi. Masyarakat dalam negeri lebih menyukai film luar negeri ketimbang produksi dalam negeri. Film luar negeri ditonton oleh ribuan orang dan bahkan berbondong-bondong mengantri lama untuk mendapatkan tiketnya. Sedangkan film karya anak bangsa selalu tersudutkan, padahal hal itu merupakan prestasi yang sangat bagus untuk kemajuan karirnya dimasa yang akan datang. Ini merupakan budaya yang harus diperbaiki dengan lebih medukung film karya anak bangsa daripada film luar negeri.

Maraknya kepingan CD serta DVD baik film maupun musik merupakan salah satu dari sekian banyak dampak negatif dari globalisasi. Dengan teknologi yang canggih, maka akan sangat mudah untuk meduplikat film atau musik asli. Hal ini sangat menyalahi aturan, budaya atau kebiasaan ini tidak baik untuk dilakukan. Ini sering dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab di Indonesia sehingga banyak pihak yang dirugikan.

Oleh karena itu, kesimpulan yang dapat kita ambil pada budaya dalam cengkeraman globalisasi ini adalah budaya selalu ber iringan dengan globalisasi. Antara budaya dan globalisasi tak dapat dipisahkan, mereka saling bercengkraman. Terdapat juga budaya yang baik untuk dicontoh dan buruk untuk tidak dicontoh. Perbandingan nya disini ialah budaya asli Indonesia dengan  budaya asing yang masuk ke Indonesia dengan bebasnya karena pengaruh globalisasi. Oleh sebab itu, cerdaslah dalam mengamati setiap perkembangan zaman. Selain itu juga cerdaslah dalam menggunakannya, cerdaslah dalam bergaul, cerdaslah dalam memilah serta memilih mana budaya yang buruk dan mana yang baik untuk kehidupan sehari-hari. Hal ini dilakukan agar tidak terpengaruh budaya asing yang masuk ke Indonesia dan tetap menjunjung tinggi budaya asli Indonesia.

Reporter : Fuad Saleh Madhy

Tags: #budaya#budayaasing#globalisasiindonesia
Previous Post

Arti Corak Rumah Adat Batak Toba Samosir

Next Post

Tips – tips agar liburan tetap produktif.

Related Posts

Londo Ireng dan Suara Kritis yang Dicurigai

Londo Ireng dan Suara Kritis yang Dicurigai

by REDAKSI TEROPONG
6 August 2026
0

Kritik merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Namun, ketika kritik dibalas dengan pelabelan, perhatian publik dapat bergeser dari persoalan yang...

Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Pembahasan, DPR Targetkan Pengesahan Akhir 2026

Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Pembahasan, DPR Targetkan Pengesahan Akhir 2026

by REDAKSI TEROPONG
15 July 2026
0

DPR RI mulai mempersiapkan pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu sebagai tindak lanjut atas 22 putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Revisi tersebut diharapkan...

Mengapa Kita Sulit Melahirkan Banyak Entrepreneur Muda?

Mengapa Kita Sulit Melahirkan Banyak Entrepreneur Muda?

by REDAKSI TEROPONG
7 July 2026
0

Indonesia memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk sekitar 280 juta jiwa, bonus demografi, kekayaan sumber daya...

Tambang Ilegal Subur, Negara Terus Kebobolan

Tambang Ilegal Subur, Negara Terus Kebobolan

by REDAKSI TEROPONG
31 May 2026
0

Sektor pertambangan selama ini menjadi salah satu penopang penting perekonomian Indonesia. Kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia sering disebut...

The Economist Soroti Indonesia di Era Prabowo, Pemerintah Dinilai Hadapi ‘Jalur Berisiko’

The Economist Soroti Indonesia di Era Prabowo, Pemerintah Dinilai Hadapi ‘Jalur Berisiko’

by REDAKSI TEROPONG
26 May 2026
0

Media internasional asal Inggris, The Economist, menyoroti arah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui artikel berjudul “Indonesia is on a risky...

Museum Marsinah dan Ingatan yang Tak Boleh Hilang

Museum Marsinah dan Ingatan yang Tak Boleh Hilang

by REDAKSI TEROPONG
19 May 2026
0

Museum sering dianggap sebagai tempat menyimpan benda-benda lama yang membosankan. Padahal, museum memiliki fungsi penting sebagai ruang penyimpan ingatan kolektif...

Next Post

Tips – tips agar liburan tetap produktif.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Masuki Revitalisasi Tahap Finishing, Taman Cadika Tutup Sementara

Masuki Revitalisasi Tahap Finishing, Taman Cadika Tutup Sementara

2 years ago
5 TIPS DISIPLIN DALAM MENGELOLA KEUANGAN PRIBADI ANTI BOROS

5 TIPS DISIPLIN DALAM MENGELOLA KEUANGAN PRIBADI ANTI BOROS

3 years ago

Popular News

    Connect with us

    Berlangganan melalui Email

    Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 6 other subscribers

    Konten Terbaru

    • Jawab Pertanyaan, Mahasiswa UMSU Bawa Pulang TV dari CFD Kampus 10 August 2026
    • Mahasiswa UMSU Ukir Prestasi, Raih Juara II Reels & Short Video Competition 9 August 2026
    • Anggaran BRIN Triliunan Rupiah, Hasil Inovasi Dinilai Masih Minim 8 August 2026

    Tentang Kami

    Pers Mahasiswa TEROPONG merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). UKM-LPM TEROPONG UMSU berdiri pada 12 Juli 2001 dan sampai saat ini merupakan satu-satunya UKM yang mengelola bidang penerbitan dan pers di tingkat UMSU.

    • Tentang
    • Advertisement
    • Contact

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    No Result
    View All Result
    • Artikel
    • Foto Jurnalistik
    • Kabar SUMUT
    • Kabar Kampus
    • Kabar Medan
    • Majalah
    • Newsletter
    • Sastra
    • Nasional
    • Internasional
    • Lainnya
      • Almamater
      • Ekonomi
      • Feature
      • Infografik
      • Lifestyle
      • Opini
      • Politik
      • Ragam
      • Sipongpong
      • Sobatpongpong
      • Sosok
      • Terkini

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In