• Latest
  • Trending
  • All
  • Kabar Kampus
  • Feature
  • Opini
  • Sosok
Vihara Maitreya, Destinasi Wisata Religi Cermin Toleransi Beragama

Vihara Maitreya, Destinasi Wisata Religi Cermin Toleransi Beragama

27 December 2018

Apa itu Shundoku?

12 May 2026
Modal Mandiri Tak Halangi Tim UMSU Tampil di Modal Mandiri Tak Halangi Tim UMSU Tampil di Kompetisi IoT MCC 2026 MCC 2026

Modal Mandiri Tak Halangi Tim UMSU Tampil di Modal Mandiri Tak Halangi Tim UMSU Tampil di Kompetisi IoT MCC 2026 MCC 2026

12 May 2026
Berawal dari Riset Pascabanjir, Tim UMSU Raih Prestasi di Ajang Everest USU

Berawal dari Riset Pascabanjir, Tim UMSU Raih Prestasi di Ajang Everest USU

12 May 2026
Mahasiswa UMSU Claudio Bersama PSS Sleman promosi ke liga 1

Mahasiswa UMSU Claudio Bersama PSS Sleman promosi ke liga 1

10 May 2026
Rico Tri Putra Bayu Waas Tutup Medan Coding Competition 2026 di UMSU

Rico Tri Putra Bayu Waas Tutup Medan Coding Competition 2026 di UMSU

10 May 2026
BRIDA dan UMSU Apresiasi Kolaborasi Medan Coding Competition 2026

BRIDA dan UMSU Apresiasi Kolaborasi Medan Coding Competition 2026

10 May 2026
FKIP UMSU Gelar Pelatihan Administrasi Gabungan, Perkuat Profesionalisme Ormawa

FKIP UMSU Gelar Pelatihan Administrasi Gabungan, Perkuat Profesionalisme Ormawa

10 May 2026
Legalitas Jadi Tantangan, Akademisi Soroti Fenomena Standar Ganda dalam “Homeless Media”

Legalitas Jadi Tantangan, Akademisi Soroti Fenomena Standar Ganda dalam “Homeless Media”

10 May 2026
UMSU dan IWAPI Gelar Talkshow Digital dalam Rangkaian MCC 2026

UMSU dan IWAPI Gelar Talkshow Digital dalam Rangkaian MCC 2026

10 May 2026
Bazar Medan Coding Competition Hadirkan Puluhan UMKM dan Produk Kreatif Mahasiswa

Bazar Medan Coding Competition Hadirkan Puluhan UMKM dan Produk Kreatif Mahasiswa

10 May 2026
Medan Coding Competition 2026 Resmi Dibuka, Diikuti Peserta dari Berbagai Jenjang

Medan Coding Competition 2026 Resmi Dibuka, Diikuti Peserta dari Berbagai Jenjang

10 May 2026
Di Tengah Tantangan Pers Mahasiswa, Teropong dan Dinamika Perkuat Kolaborasi

Di Tengah Tantangan Pers Mahasiswa, Teropong dan Dinamika Perkuat Kolaborasi

9 May 2026
  • Tentang
  • Advertisement
  • Contact
Wednesday, 13 May 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
BERLANGGANAN
UKM-LPM Teropong UMSU
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
No Result
View All Result
UKM-LPM Teropong UMSU
No Result
View All Result
Home Kabar Medan

Vihara Maitreya, Destinasi Wisata Religi Cermin Toleransi Beragama

by REDAKSI TEROPONG
27 December 2018
in Kabar Medan
Reading Time: 4 mins read
0
Vihara Maitreya, Destinasi Wisata Religi Cermin Toleransi Beragama
0
SHARES
125
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Teropongonline, Medan – Medan termasuk salah satu kota tujuan wisata dengan beragam destinasi memukau. Wisata sejarah dan kulinernya menjadi sektor yang diandalkan pemerintah namun bukan berarti wisata religinya juga tak patut dipertimbangkan. Maha Vihara Maitreya dapat dijadikan pilihan bagi siapa saja yang ingin melakukan wisata religi. Vihara terbesar di Indonesia ini tak hanya menyajikan keindahan design bangunan saja namun juga toleransi umat beragama antar masyarakatnya yang begitu tinggi.

Terletak di Cemara Asri tepatnya di Komplek Perumahan Cemara Asri Nomor 8 Jalan Cemara Boulevard Utara Medan Estate Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara, vihara ini dibangun 10 tahun lalu. Proses perencanaanya telah berlangsung sejak 1997 dengan peresmian tepat pada Agustus 2008. Vihara seluas dua hektar ini memiliki tiga gedung utama dengan tiap gedung memiliki fungsinya masing-masing.

RelatedPosts

AJI Medan dan Akademisi Soroti Tantangan Pers di Era Media Sosial

Hilal di Medan Belum Penuhi Kriteria MABIMS, Sidang Isbat Jadi Penentu

Antusiasme Warga Warnai Malam Pembukaan Ramadan Fair XX

Metta Virya (22), salah satu staf Vihara Maitreya menjelaskan jika gedung pertama difungsikan sebagai kantor sekaligus tempat pelatihan Dharma. Sementara di gedung kedua atau gedung tengah terdapat patung buddha Maitreya ukuran tiga meter tempat sembahyang umat Budha. “Selain patung Budha vihara ini juga punya tiga patung utama ukuran lima meter lainnya yaitu Sakiamuni, Avalo Kitaspara, dan Satiakalama. Jika ada pertemuan daya tampungnya sampai 2000 orang,” jelas Metta sembari menunjukkan tiap-tiap ruang.

Kesan ramah dapat ditangkap pengunjung saat melihat patung Buddha Maitreya sebab ciri khasnya penuh dengan senyuman. “Senyum Budha ada filosofinya, jadi begitu pengunjung masuk siapa pun mereka, akan merasa sangat welcome di vihara ini,” tambah Metta.

Maha Vihara Maitreya bukan sekedar tempat untuk umat Budha beribadah saja, namun sudah menjadi salah satu ikon wisata religi di Kota Medan. Eksistensinya terus berkembang setelah 10 tahun resmi berdiri. Selain letaknya yang strategis, Maha Vihara Maitreya ini juga dikelilingi oleh pemandangan alam berupa taman-taman yang sejuk dan indah. Masyarakat yang ingin berkunjung tak perlu mengeluarkan biaya terlalu mahal sebab Maha Vihara Maitreya ini memang dikonsep agar ramah bagi wisatawan.

Misalnya saja ketika menjelang Imlek, wisatawan baik lokal maupun mancanegara disarankan untuk berkunjung kesini. Maha Vihara Maitreya akan menyuguhkan pemandangan cantik serta spot-spot foto menarik. Metta mengatakan bila pihak manajemen vihara ingin tak sekedar membuat orang yang beribadah merasa nyaman saja namun juga sekaligus memperkenalkan budaya Tionghoa.

“Kalau datang  waktu imlek Maha Vihara Maitreya  ini lebih cantik.  Gerbang depan selalu di dekorasi dengan sedemikian indah dan lampion-lampion akan diapasang. Biasanya wisatawan yang berkunjung akan tertarik melakukan swafoto. Kita juga harus uptodate jadi orang kesannya Maha Vihara Maitreya ini gak terlalu formal,” kata Metta.

Selain perayaan Imlek, Maha Vihara Maitreya juga lebih semarak ketika melaksanakan festival Kue Bulan. Festival selalu dilaksanakan pada bulan Agustus atau Sepetember. Metta menambahkan jika acara yang diselenggarakan tentu beragam termasuk panggung rakyat dan bazar.

“Penyelenggaranya dari kami, tapi yang datang bebas karena dibuka bagi masyarakat umum secara gratis. Fokus acara tentu sembahyang di malam hari memohon berkat kepada Dewi Bulan, tetapi untuk masyarakat disediakan acara-acara menarik seperti pameran dan live musik. Ada juga bazar makanan vegetarian karena selain banyak penganut Budha yang vegetarian juga karena pengunjungnya ada yang berjilbab jadi tidak susah mencari makanan halal,” tambahnya.

Ramainya pengunjung juga bisa didapati tak hanya pada perayaan festival saja. Sabtu dan Minggu terutama setiap Ce It dan Cap Go (tanggal 01 dan 15 penaggalan imlek) juga ramai penjunjung khususnya yang beribadah. Perlu diketahui jika pengunjung umum dibatasi untuk mengambil foto di beberapa tempat demi menghindari hal negatif yang akan mengganggu pengunjung lainnya.

“Boleh masuk tapi hanya di area lantai satu saja, selebihnya harus didampingi guide dari pusat informasi. Disarankan untuk melapor dulu sebelum kunjungan terutama waktu dan pesertanya. Jika tidak dikhawatirkan akan kesasar karena kita tahu vihara ini ruangannya besar dan luas,” jelasnya.

Selain itu, masyarakat umum yang akan mengunjungi lantai satu juga hanya boleh berkunjung pada jam yang sudah ditentukan. Peraturannya dibuat agar tidak mengganggu penganut Budha bersembahyang dan berdoa. Wisatawan asing yang berkunjung juga tak hanya dari China dan Taiwan namun juga dari Jerman, Brazil dan Afrika. Wisatawan akan menikmati perpaduan nuansa oriental, klasik dan modern yang ditawarkan. Tak jarang beberapa justru menjadikannya sebagai lokasi Study Tour.

Ikhlasul Iqbal pertama kali mengunjungi Maha Vihara Maitreya setelah melihat foto-foto temannya di instagram. Menurutnya, vihara tersebut begitu cantik terutama untuk mereka yang hobi melakukan swafoto. “Ini pertama kalinya saya kemari, lihat foto teman kok bagus. Selain itu, sebagai muslim saya penasaran ingin tahu bagaimana orang Budha bersembahyang,” kata mahasiswa Unsyiah tersebut.

Berbeda dengan Ikhlasul, Nita Zarliana seorang mahasiswa asal Aceh mengaku berkunjung ke Maha Vihara Maitreya ini murni sebagi destinasi wisata. “Karena ada praktikum dari kampus, jadi sekalian jalan-jalan. Saya terkesan, meski baru pertama kali tapi ini vihara terasa berbeda. Selain designnya menawan, pemandangan di sekitar lokasi juga sejuk karena banyak tamannya,” aku mahasiswa semester tujuh jurusan Kimia Unsyiah yang juga seorang muslim tersebut.

Reporter : Ummu Amnah , Hafiz Harahap

Tags: #cemarasri#toleransiberagama#viharamaitreya#wisatareligi
Previous Post

Desa Lubuk Bayas Pelopor Padi Organik di Sumatera Utara

Next Post

Senja Langit Sore

Related Posts

AJI Medan dan Akademisi Soroti Tantangan Pers di Era Media Sosial

AJI Medan dan Akademisi Soroti Tantangan Pers di Era Media Sosial

by REDAKSI TEROPONG
8 May 2026
0

Aliansi Jurnalistik Independen (AJI) Medan dan akademisi menyoroti tantangan pers di tengah pesatnya perkembangan media sosial dan derasnya arus informasi...

Hilal di Medan Belum Penuhi Kriteria MABIMS, Sidang Isbat Jadi Penentu

Hilal di Medan Belum Penuhi Kriteria MABIMS, Sidang Isbat Jadi Penentu

by REDAKSI TEROPONG
19 March 2026
0

Tim Hisab Rukyat Provinsi Sumatera Utara melakukan pengamatan hilal awal Syawal 1447 Hijriah di Medan, Kamis (19/03/2026). Kepala BMKG Wilayah...

Antusiasme Warga Warnai Malam Pembukaan Ramadan Fair XX

Antusiasme Warga Warnai Malam Pembukaan Ramadan Fair XX

by REDAKSI TEROPONG
26 February 2026
0

Antusiasme masyarakat Kota Medan terlihat memadati kawasan Taman Sri Deli pada pembukaan Ramadan Fair Ke- XX, Kamis (26/02/2026). Acara tahunan...

Ramadan Fair XX Hadir, Perkuat Ruang Syiar dan Pemberdayaan UMKM

Ramadan Fair XX Hadir, Perkuat Ruang Syiar dan Pemberdayaan UMKM

by REDAKSI TEROPONG
26 February 2026
0

Dua dekade pelaksanaan Ramadan Fair Kota Medan menjadi momentum tahunan dalam menghadirkan ajang syiar sekaligus penguatan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM...

Ramadan fest Hadir di Belawan, Pelindo Dorong Kebangkitan UMKM Lokal

Ramadan fest Hadir di Belawan, Pelindo Dorong Kebangkitan UMKM Lokal

by REDAKSI TEROPONG
26 February 2026
0

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional I resmi membuka Pelindo Ramadan Fest 1447 Hijriah. Kegiatan ini menjadi ajang kolaborasi Pelindo Group,...

Hilal Tak Terlihat di Medan, Awal Ramadan 1447 H Berpotensi Berbeda

Hilal Tak Terlihat di Medan, Awal Ramadan 1447 H Berpotensi Berbeda

by REDAKSI TEROPONG
17 February 2026
0

Observatorium Ilmu Falak (OIF) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara kembali menggelar rukyatul hilal untuk penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah di Kampus...

Next Post

Senja Langit Sore

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Resmi! Indonesia Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023

Resmi! Indonesia Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023

3 years ago
Di Balik Anggaran Triliunan, Anak-Anak Jadi Korban

Di Balik Anggaran Triliunan, Anak-Anak Jadi Korban

8 months ago

Popular News

    Connect with us

    Berlangganan melalui Email

    Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 6 other subscribers

    Konten Terbaru

    • Apa itu Shundoku? 12 May 2026
    • Modal Mandiri Tak Halangi Tim UMSU Tampil di Modal Mandiri Tak Halangi Tim UMSU Tampil di Kompetisi IoT MCC 2026 MCC 2026 12 May 2026
    • Berawal dari Riset Pascabanjir, Tim UMSU Raih Prestasi di Ajang Everest USU 12 May 2026

    Tentang Kami

    Pers Mahasiswa TEROPONG merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). UKM-LPM TEROPONG UMSU berdiri pada 12 Juli 2001 dan sampai saat ini merupakan satu-satunya UKM yang mengelola bidang penerbitan dan pers di tingkat UMSU.

    • Tentang
    • Advertisement
    • Contact

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    No Result
    View All Result
    • Artikel
    • Foto Jurnalistik
    • Kabar SUMUT
    • Kabar Kampus
    • Kabar Medan
    • Majalah
    • Newsletter
    • Sastra
    • Nasional
    • Internasional
    • Lainnya
      • Almamater
      • Ekonomi
      • Feature
      • Infografik
      • Lifestyle
      • Opini
      • Politik
      • Ragam
      • Sipongpong
      • Sobatpongpong
      • Sosok
      • Terkini

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In