Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) berhasil meraih Juara II Reels & Short Video Competition Piala Dr. Sutarto, M.Si., Wakil Ketua DPRD Sumut Tingkat Pelajar dan Mahasiswa, Minggu (09/08/2026).
Tim tersebut terdiri atas Basri Mustofa dan Zaki Fikli Fahrezi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) serta Arya Pradana Sinaga dari Fakultas Agama Islam (FAI).
Salah satu anggota tim, Basri Mustofa, mahasiswa Ilmu Komunikasi UMSU, mengaku bangga atas pencapaian tersebut. Dalam kompetisi ini, Basri berperan sebagai script writer, director, sekaligus aktor.
“Perasaannya tentunya sangat bangga, dan bisa kembali membawa prestasi khususnya di bidang audio visual setelah sebelumnya juga memenangkan beberapa perlombaan di bidang yang sama,” ujarnya.
Menurut Basri, passion di dunia film menjadi salah satu alasan dirinya bersama dua anggota tim lainnya mengikuti kompetisi.
“Passion di dunia film menjadi salah satu alasan saya bersama kedua teman saya mengikuti kompetisi ini. Selain itu, kompetisi ini juga menjadi tolok ukur bagi kami untuk mengukur kemampuan dan terus mengembangkan diri agar dapat menghasilkan karya yang lebih baik ke depannya,”katanya.
Ia menyebut salah satu tantangan adalah keterbatasan durasi maksimal 1 menit 30 detik, sehingga tim harus mampu menyampaikan pesan dan tujuan cerita secara tepat.
“Jadi kami harus benar-benar mengemas video itu agar pesan dan tujuannya tepat sasaran. Kami shooting berkejaran dengan waktu,” jelasnya.
Ia menjelaskan tim terlebih dahulu memahami aturan perlombaan dan memastikan setiap poin yang diminta penyelenggara terpenuhi. Mereka kemudian mengembangkan cerita yang menarik dan menonjol, serta memperkuatnya melalui proses editing dan pemilihan angle kamera.
“Pahami rules, apa yang diminta oleh penyelenggara poin per poin harus terpenuhi dalam video tersebut. Kemudian, cari cerita yang menarik, menonjol dan didukung dengan editing serta angle-angle kamera yang baik,” jelasnya.
Terakhir, Ia mengajak mahasiswa UMSU untuk berani keluar dari zona nyaman dan tidak ragu mengeksplorasi kemampuan yang dimiliki.
“Berhenti untuk terus berada di zona nyaman. Saya yakin kalian memiliki kemampuan yang bisa kalian explore lebih dalam. Kesuksesan tidak akan datang kalau kamu tidak mencoba banyak pintu,” tutupnya.
Tr: Anggi


















