Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila melalui aksi nyata menjadi fokus Seminar Nasional yang diselenggarakan BPIP bersama Komisi XIII DPR RI di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Kamis (06/08/2026).
Analis Kebijakan Ahli Madya BPIP, Galuh Ibrahim, S.M., M.M., menyebut penguatan ideologi Pancasila tidak cukup dilakukan melalui pemahaman teori atau hafalan semata, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi harus diwujudkan dalam pikiran, perkataan, dan tindakan melalui aksi nyata,” ujarnya.
Galuh menambahkan mahasiswa sebagai Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila memiliki peran penting dalam menumbuhkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, pendampingan pendidikan, hingga aksi pelestarian lingkungan sebagai bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila.
“Pancasila bukan hanya sebagai sesuatu yang kita hafalkan, tetapi sebagai nilai yang kita hidupkan dalam pikiran, perkataan, dan tindakan,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dr. H. Sugiat Santoso, S.H., M.SP., menegaskan bahwa penguatan ideologi Pancasila menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan global, seperti pengaruh budaya, perkembangan teknologi, hingga arus informasi yang semakin pesat.
“Generasi muda harus memiliki ideologi yang kuat, karakter yang tangguh, serta semangat gotong royong agar mampu menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia,” tegasnya.
Tr: Halimah



















