Ragam seni dan budaya dari sejumlah negara menyatukan antusiasme masyarakat dalam Gelar Melayu Serumpun (GEMES) 2026 yang digelar di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (28/06/2026).
Kegiatan ini menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan budaya dari sejumlah negara yang menjadi daya tarik bagi para pengunjung. Salah satu pengunjung asal Jakarta, Juwita, mengaku tertarik menghadiri kegiatan tersebut karena ingin melihat langsung keberagaman budaya yang ditampilkan.
“ yang buat tertarik, sebenarnya saya dari Jakarta. Lagi niatnya pulang kampung. Cuma karena katanya ada kegiatan budaya Serumpun Melayu, jadi tertarik datang ke sini. Mau lihat negara-negara mana aja sih yang ada di sini. Ternyata Korea Selatan juga termasuk, ada Thailand juga, bukan cuma Malaysia aja,” ujarnya.
Selain mengapresiasi kemeriahan acara, Juwita berharap penyelenggaraan GEMES ke depan dapat meningkatkan aspek keamanan agar pengunjung merasa lebih nyaman selama mengikuti rangkaian kegiatan.
“Kalau menurut saya sih event-nya harus ada penjagaannya yang lebih ketat. Mungkin ada beberapa titik penjagaan yang mumpuni, ada integrasi dari Satpol PP sama tentara mungkin untuk ngejaga event ini,” ungkapnya.
Sementara itu, pengunjung lainnya, Daniel, mengaku sengaja datang karena ingin menyaksikan secara langsung kemeriahan acara sebagai bagian dari masyarakat Melayu.
“Kebetulan saya juga orang Melayu, jadi saya ingin melihat bagaimana acaranya. Sangat meriah memang,” katanya.
Menurut Daniel, kegiatan seperti Gelar Melayu Serumpun memiliki peran penting dalam menjaga dan melestarikan budaya Melayu. Ia berharap nuansa budaya Melayu semakin ditonjolkan, termasuk melalui penampilan musik tradisional selama acara berlangsung.
“Penting acara seperti ini supaya budaya Melayu itu makin kental, makin terjaga lagi budaya-budaya seninya. Dari segi musiknya juga, bagusnya musik tradisional Melayu dimainkan biar nuansa Melayunya lebih terasa,” tutupnya.




















