• Latest
  • Trending
  • All
  • Kabar Kampus
  • Feature
  • Opini
  • Sosok
Menelisik Fenomena Anti Orang Asia Di Amerika

Menelisik Fenomena Anti Orang Asia Di Amerika

7 April 2021
Bapenda Sumut Sosialisasikan Program Gebyar Pajak Sumut 2026

Bapenda Sumut Sosialisasikan Program Gebyar Pajak Sumut 2026

28 June 2026
Pemko Medan Gelar GEMES 2026, Rico Waas Ajak Lestarikan Budaya Melayu

Pemko Medan Gelar GEMES 2026, Rico Waas Ajak Lestarikan Budaya Melayu

28 June 2026
HIMATIF UMSU Gelar Musyawarah Besar Perkuat Regenerasi Kepemimpinan

HIMATIF UMSU Gelar Musyawarah Besar Perkuat Regenerasi Kepemimpinan

26 June 2026
Tutup Wisuda Periode I 2026, UMSU Soroti Prestasi dan Pengembangan Kampus

Tutup Wisuda Periode I 2026, UMSU Soroti Prestasi dan Pengembangan Kampus

26 June 2026
Wisudawan Berprestasi UMSU Bagikan Perjalanan dan Pengalaman pada Wisuda 2026

Wisudawan Berprestasi UMSU Bagikan Perjalanan dan Pengalaman pada Wisuda 2026

25 June 2026
UMSU Gelar Hari Pertama Wisuda Periode I Tahun 2026, Kukuhkan 795 Lulusan

UMSU Gelar Hari Pertama Wisuda Periode I Tahun 2026, Kukuhkan 795 Lulusan

23 June 2026
Wali Kota Medan Beri Penghargaan kepada Mahasiswa FISIP UMSU

Wali Kota Medan Beri Penghargaan kepada Mahasiswa FISIP UMSU

23 June 2026
Mahasiswa Dinilai Lebih Akrab dengan Isu Viral daripada Isu Kampus

Mahasiswa Dinilai Lebih Akrab dengan Isu Viral daripada Isu Kampus

23 June 2026
Sekolah Libur, MBG Ikut Libur: Hemat Anggaran Rp 3 Triliun

Sekolah Libur, MBG Ikut Libur: Hemat Anggaran Rp 3 Triliun

21 June 2026
KSPMS GIS FAI UMSU Lantik Pengurus Baru

KSPMS GIS FAI UMSU Lantik Pengurus Baru

21 June 2026
Fakultas Hukum UMSU Luluskan 298 Mahasiswa pada Yudisium 2026

Fakultas Hukum UMSU Luluskan 298 Mahasiswa pada Yudisium 2026

20 June 2026
Ngobrol Buku Ajak Mahasiswa Dekat dengan Sastra Indonesia

Ngobrol Buku Ajak Mahasiswa Dekat dengan Sastra Indonesia

20 June 2026
  • Tentang
  • Advertisement
  • Contact
Sunday, 28 June 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
BERLANGGANAN
UKM-LPM Teropong UMSU
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
No Result
View All Result
UKM-LPM Teropong UMSU
No Result
View All Result
Home Artikel

Menelisik Fenomena Anti Orang Asia Di Amerika

by REDAKSI TEROPONG
7 April 2021
in Artikel
Reading Time: 4 mins read
0
Menelisik Fenomena Anti Orang Asia Di Amerika
0
SHARES
24
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Teropongonline, Medan-Pada saat ini tumbuh kembali sikap rasisme di negara barat khususnya Amerika. Dicatat oleh lembaga swadaya masyarakat (NGO) Stop Asian Americans And Pacific Islander Hate dari tahun 2020 sampai 2021 berupa insiden diskriminasi, kebencian, ketidaksukaan atau ketakutan terhadap orang-orang dari negara lain terhadap Asia-Amerika dan orang kepulauan pasifik di Amerika. Kejahatan tercatat sejak tahun 2020  sampai tahun 2021 berjumlah 3.795 kasus.  Pada fenomena ini pada gender wanita mendapat insiden kebencian 2,3 kali lebih banyak dari pria, secara etnis Tionghoa menjadi kelompok terbesar yang melapor, diikuti oleh etnis Korea , Vietnam dan Filipina.

 
Insiden kebencian terjadi pada semua golongan usia, bentuk insiden berupa pelecehan verbal, pelecehan online, serangan fisik pelanggaran hak sipil dan pengucilan. Laporan ini merupakan gambaran kecil dari berbagai insiden sentimen anti  orang asia dan pasifik di Amerika. Fenomena anti orang asia di Amerika bermula dari munculnya pandemi corona virus pada awal tahun 2020 yang dikabarkan pada saat itu pertama kali muncul di kota Wuhan Tiongkok. Kemunculan kasus penyebaran virus corona di kota Wuhan tersebut menjadi awal penyebab munculnya insiden sikap rasisme orang Amerika terhadap orang Asia dan Pasifik khususnya etnis Tiongkok.

RelatedPosts

The Economist Soroti Indonesia di Era Prabowo, Pemerintah Dinilai Hadapi ā€˜Jalur Berisiko’

Nobar ā€œPesta Babiā€ Tuai Kontroversi, Ruang Diskusi Kampus Kembali Dipertanyakan

Benarkah Hantavirus Bisa Menjadi Pandemi Berikutnya

 
Insiden rasisme itu di perparah oleh sikap sentimen anti China (Tiongkok) presiden Amerika pada saat itu yang menyebut virus corona sebagai virus China. Sikap sentimen Donald Trump tersebut  memicu meningkatnya stigmatisasi terhadap orang keturunan Asia di negara Amerika hingga dunia barat.


Apakah fenomena sikap anti orang Asia ini merupakan peristiwa baru?
ternyata bila kita baca dalam sejarahnya, fenomena anti orang Asia ini bukan merupakan hal yang baru, fenomena saat ini merupakan dampak dari rangkaian panjang sejarah rasisme orang Amerika dimasa lalu.


Dilansir dari CNN Indonesia jejak kekerasan dimulai pada masa civil war, imigran keturunan Tiongkok mulai berdatangan dan menetap di Amerika Serikat dalam jumlah signifikan sekitar 1850-an. saat itu sebagian besar dari mereka tinggal di California dan negara bagian Amerika Serikat sebelah barat.


Saat itu, sebagian besar imigran China bekerja dipertambangan dan konstruksi jalur kereta api. permintaan buruh untuk melakukan pekerjaan berbahaya dibidang konstruksi dengan upah minim sangat tinggi. para imigran China bersedia memenuhi kebutuhan pekerja tersebut. Sejak itu, kiasan bernada rasisme bahwa orang Asia datang untuk mencari pekerjaan warga kulit putih santer terdengar.


Sentimen anti-Asia saat itupun terus mendarah daging di sebagian besar warga Amerika, bahkan hingga ke ranah pemerintahan. pada tahun 1854, Mahkamah Agung California memutuskan keturunan Asia tidak dapat bersaksi melawan kulit putih dipengadilan. Keputusan itu sedikit banyak menjadikan “jaminan” orang kulit putih dapat dengan mudah lolos dari hukuman atas kekerasan terhadap orang asia yang dilatar belakangi rasa benci dan tindakan rasial.


Undang-undang diskriminatif kesengsaraan ekonomi pada tahun 1870-an semakin memperkuat sentimen anti-Asia di Amerika. saat itu, keturunan Asia kerap menjadi kambing hitam terhadap situasi sosial dan ekonomi dinegeri Paman Sam.


Pada 1882, kongres Amerika mengeluarkan Undang-Undang Pengecualian Tionghoa atau Chinese Exlusion Act. UU itu melarang imigran China masuk ke Amerika Serikat selama 10 tahun Undang-Undang itu berlaku setidaknya hingga lebih dari 60 tahun sebelum dicabut pada tahun 1943.


Penyebaran Wabah Cacar
Dilansir dari bbc indonesia cacar adalah salah satu penyakit yang paling ditakuti di dunia. Pada abad ke 20 saja, cacar setidaknya membunuh setidaknya 300 juta orang. Penyakit ini sangat menular dan bias menyebar melalui percikan mulut atau hidung seseorang yang terinfeksi virus dihirup oleh orang-orang disekitarnya. Percikan virus variola inilah yang kemudian membuat orang lain tertular. Cacar termasuk penyakit kuno dan diketahui sudah ada sejak 3.000 tahun yang lalu. Bukti fisik paling awal ditemukan pada mumi raja mesir yang meninggal dunia pada 1157 sebelum masehi.


Penyakit ini dibawa para pedagang dari mesir ke India pada millennium pertama sebelum masehi. Dari sana, cacar menyebar ke China pada abad pertama setelah masehi. Penyakit ini masuk ke Eropa oleh tentara perang salib pada abad ke 11 dan 12.


Penyebaran Wabah Cacar di Amerika Serikat
Pada tahun 1492 salah seorang anggota penjelajah dari Spanyol yang dipimpin oleh Christopher Columbus, melihat sebuah pulau dikawasan Amerika yang kemudian dikenal dengan nama San Salvador. Setelah mendarat sebentar, Columbus bertemu dengan sekelompok penduduk asli yang kemudian dikenal dengan Indian. Sebutan Indian terhadap semua penduduk Amerika tersebut menyebar ke seluruh Eropa Barat sehingga semua penjelajah Eropa menyebut semua penduduk asli Amerika itu sebagai orang-orang Indian.


Setelah kedatangan Columbus tersebut, ribuan penjelajah eropa menyusulnya dan mendarat serta bermukim diberbagai kawasan Amerika yang disebutnya sebagai New World atau daerah baru. Kedatangan orang-orang Eropa ke Amerika diduga sebagai penyebab masuknya virus cacar ke Amerika. Bangsa Amerika Serikat yang di dominasi oleh ras berkulit putih yang berasal dari Eropa menganggap bahwa orang Asia merupakan pembawa penyakit.


Fenomena rasisme ini kembali muncul akibat dari pergulatan geopolitik antara China dengan Amerika. Diawali perang dagang antara Amerika dan China diimplementasikan melalui kebijakan ekonomi kedua negara yang satu sama lain saling menekan. Amerika berupaya menekan kemajuan pertumbuhan ekonomi China yang pesat dan hegemoni China dikancah perpolitikan dunia.


Amerika merasa tersaingi oleh hegemoni China dikancah perpolitikan dunia dan tidak ingin dikalahkan oleh China. Apalagi Tren kemajuan perekonomian yang diprediksi oleh para ahli ekonomi dunia mengarah kepada negara-negara Asia seperti negara China, Jepang dan Korea bahkan negara Asia lainnya. Kemajuan perekonomian negara-negara Asia tersebut diprediksi menimbulkan kekhawatiran bangsa barat bahwa mereka akan tergeser dari hegemoni yang selama ini mereka duduki.


Akibat fenomena ini semakin menambah persoalan dunia yang kompleks dan rumit. Fenomena ini berpotensi mengakibatkan menyebarnya konflik ras di dunia yang saat ini sedang dialami oleh beberapa negara Afrika seperti Namibia, Zimbabwe, Angola, Chad, Libya Sudan dan Uganda serta Asia seperti Myanmar (Burma) dan China. Fenomena rasime di Amerika tersebut apabila tidak segera dihentikan bakal menyebar negara-negara lain bahkan adanya serangan balasan orang-orang asia terhadap orang Amerika di Asia, fenomena tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu perdamaian dunia. Oleh karena itu diperlukan tindakan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam menghentikan peristiwa rasisme di suatu negara khususnya Amerika dengan menjebatani perdamaian antar bangsa.

sumber : Ihza Mahendra (Mahasiswa Fakultas Hukum UMSU/Kader KAMMI)

sumber foto : Shutter Stock

Tags: #lpmteropong#rasisme#teropongonline#umsumedanpersmapersteropongpersumsurasisdiamerika
Previous Post

Bincang Santai Bersama UMSU PRESS

Next Post

Pelantikan UKM Tari Seni dan Budaya

Related Posts

The Economist Soroti Indonesia di Era Prabowo, Pemerintah Dinilai Hadapi ā€˜Jalur Berisiko’

The Economist Soroti Indonesia di Era Prabowo, Pemerintah Dinilai Hadapi ā€˜Jalur Berisiko’

by REDAKSI TEROPONG
26 May 2026
0

Media internasional asal Inggris, The Economist, menyoroti arah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui artikel berjudul ā€œIndonesia is on a risky...

Nobar ā€œPesta Babiā€ Tuai Kontroversi, Ruang Diskusi Kampus Kembali Dipertanyakan

Nobar ā€œPesta Babiā€ Tuai Kontroversi, Ruang Diskusi Kampus Kembali Dipertanyakan

by REDAKSI TEROPONG
17 May 2026
0

  Film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita tengah menjadi perhatian publik setelah sejumlah agenda nonton bareng (nobar) dan...

Benarkah Hantavirus Bisa Menjadi Pandemi Berikutnya

Benarkah Hantavirus Bisa Menjadi Pandemi Berikutnya

by REDAKSI TEROPONG
17 May 2026
0

Hantavirus kembali menjadi perhatian dunia setelah muncul berbagai laporan mengenai kasus infeksi yang menyebabkan gangguan pernapasan serius. Kemunculan virus ini...

Kemendikti Wacanakan Penutupan Prodi Tak Relevan, Tuai Pro dan Kontra

Kemendikti Wacanakan Penutupan Prodi Tak Relevan, Tuai Pro dan Kontra

by REDAKSI TEROPONG
28 April 2026
0

Rencana Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) untuk menutup program studi (prodi) yang dinilai tidak relevan dengan kebutuhan industri...

Catherine the Great dan Ambisi Air Hangat Rusia

Catherine the Great dan Ambisi Air Hangat Rusia

by REDAKSI TEROPONG
7 April 2026
0

Konflik Rusia di kawasan Laut Hitam dan Ukraina kerap dianggap sebagai persoalan politik masa kini. Padahal, akar persoalan ini sudah...

Serangan Iran di Timur Tengah Buka Risiko Perang Dunia ke 3

Serangan Iran di Timur Tengah Buka Risiko Perang Dunia ke 3

by REDAKSI TEROPONG
3 March 2026
0

Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali menjadi perhatian dunia setelah Iran melancarkan serangan terhadap sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di...

Next Post
Pelantikan UKM Tari Seni dan Budaya

Pelantikan UKM Tari Seni dan Budaya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Mahasiswa FK Raih Juara Favorit dalam PKM-RE PIMNAS ke-36

Mahasiswa FK Raih Juara Favorit dalam PKM-RE PIMNAS ke-36

3 years ago

Rinduku Yang Tak Berujung

7 years ago

Popular News

    Connect with us

    Berlangganan melalui Email

    Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 6 other subscribers

    Konten Terbaru

    • Bapenda Sumut Sosialisasikan Program Gebyar Pajak Sumut 2026 27 June 2026
    • Pemko Medan Gelar GEMES 2026, Rico Waas Ajak Lestarikan Budaya Melayu 27 June 2026
    • HIMATIF UMSU Gelar Musyawarah Besar Perkuat Regenerasi Kepemimpinan 26 June 2026

    Tentang Kami

    Pers Mahasiswa TEROPONG merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). UKM-LPM TEROPONG UMSU berdiri pada 12 Juli 2001 dan sampai saat ini merupakan satu-satunya UKM yang mengelola bidang penerbitan dan pers di tingkat UMSU.

    • Tentang
    • Advertisement
    • Contact

    Ā© 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    No Result
    View All Result
    • Artikel
    • Foto Jurnalistik
    • Kabar SUMUT
    • Kabar Kampus
    • Kabar Medan
    • Majalah
    • Newsletter
    • Sastra
    • Nasional
    • Internasional
    • Lainnya
      • Almamater
      • Ekonomi
      • Feature
      • Infografik
      • Lifestyle
      • Opini
      • Politik
      • Ragam
      • Sipongpong
      • Sobatpongpong
      • Sosok
      • Terkini

    Ā© 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In