Teropongdaily, Medan-Kota Medan tengah mengalami pola cuaca yang cukup khas untuk wilayah tropis, dengan suhu udara yang relatif tinggi disertai kelembapan yang dominan. Berdasarkan data dari situs pemantauan cuaca Weather Spark, suhu rata-rata harian di Kota Medan selama bulan Juli berada dalam rentang 26 hingga 28 derajat Celsius, Medan (14/07/25).
Suhu maksimum pada siang hari dapat mencapai 33°C, sementara suhu terendah yang terjadi pada malam hari berada di kisaran 22 hingga 23°C. Meski tergolong wajar untuk kawasan beriklim tropis, tingkat kelembapan tinggi yang menyertai menjadikan suhu terasa lebih panas dari angka sebenarnya.
Panas yang terasa berlebih ini umumnya disebabkan oleh indeks panas (heat index) yang meningkat akibat kombinasi suhu tinggi dan kelembapan. Hal ini dapat memicu risiko gangguan kesehatan seperti kelelahan, dehidrasi, hingga sengatan panas apabila seseorang beraktivitas terlalu lama di luar ruangan tanpa perlindungan memadai.
Selain kondisi panas dan lembap, curah hujan di Medan pada bulan Juli juga tergolong tinggi, dengan rata-rata 9 hingga 13 hari hujan dalam sebulan, dan total curah hujan mencapai 100 hingga 200 milimeter. Hujan biasanya terjadi secara mendadak dan bersifat lokal, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap mempersiapkan perlindungan terhadap cuaca hujan meskipun siang hari terasa terik.
Menariknya, meskipun curah hujan cukup tinggi, Kota Medan tetap menerima rata-rata 8 hingga 9 jam paparan sinar matahari per hari, dengan durasi siang mencapai sekitar 12 jam 18 menit. Ini menandakan bahwa intensitas sinar matahari tetap kuat, bahkan pada hari-hari dengan potensi hujan.
Arah dan kecepatan angin juga menjadi elemen penting dalam dinamika cuaca selama bulan Juli. Berdasarkan data Weather Spark, angin dominan bertiup dari arah selatan dengan kecepatan rata-rata 3 hingga 5 kilometer per jam. Pergerakan angin ini berkaitan dengan pengaruh muson tenggara, yang turut membawa kelembapan dari wilayah selatan menuju Sumatera Utara.
Secara keseluruhan, cuaca Kota Medan selama bulan Juli tergolong fluktuatif. Kombinasi antara sinar matahari intens, kelembapan tinggi, dan hujan mendadak menuntut kesiapsiagaan masyarakat dalam menyesuaikan aktivitas harian. Upaya menjaga kesehatan, memakai pelindung saat terpapar matahari, serta menghindari genangan saat hujan deras sangat dianjurkan agar tetap aman dan nyaman beraktivitas sepanjang bulan ini.
Bagi masyarakat yang memiliki pekerjaan di luar ruangan, seperti pengemudi ojek online, pedagang kaki lima, atau petugas lapangan, disarankan untuk lebih bijak dalam mengatur jam kerja agar tidak terlalu lama berada di bawah terik matahari. Menggunakan pelindung kepala, pakaian berbahan ringan, dan membawa air minum menjadi langkah sederhana namun penting dalam menjaga daya tahan tubuh.
Dengan cuaca yang masih akan berlangsung dalam pola serupa hingga akhir bulan, masyarakat diimbau untuk tetap mengikuti informasi terkini melalui prakiraan cuaca harian serta memperhatikan tanda-tanda perubahan cuaca yang cepat. Mewaspadai lingkungan sekitar saat hujan turun dan menjaga kebersihan drainase juga penting untuk mencegah risiko banjir atau penyakit akibat genangan air.
Tr : Muhammad Firzatullah
Sumber: weatherspark.com






















