• Latest
  • Trending
  • All
  • Kabar Kampus
  • Feature
  • Opini
  • Sosok

Warna Nada

21 August 2019
PPK Ormawa HMJ EP Dorong Pengembangan Potensi Desa Mardinding Julu.

PPK Ormawa HMJ EP Dorong Pengembangan Potensi Desa Mardinding Julu.

12 August 2026
Kontroversi Konten Kreator Jadi Momentum Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Kontroversi Konten Kreator Jadi Momentum Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

12 August 2026
Jawab Pertanyaan, Mahasiswa UMSU Bawa Pulang TV dari CFD Kampus

Jawab Pertanyaan, Mahasiswa UMSU Bawa Pulang TV dari CFD Kampus

10 August 2026
Mahasiswa UMSU Ukir Prestasi, Raih Juara II Reels & Short Video Competition

Mahasiswa UMSU Ukir Prestasi, Raih Juara II Reels & Short Video Competition

10 August 2026
Anggaran BRIN Triliunan Rupiah, Hasil Inovasi Dinilai Masih Minim

Anggaran BRIN Triliunan Rupiah, Hasil Inovasi Dinilai Masih Minim

8 August 2026
Daffa Khairi Raih Duta Genre, Bukan Sekadar Selempang

Daffa Khairi Raih Duta Genre, Bukan Sekadar Selempang

8 August 2026
Yayasan STIKes Indah Medan Resmi Diserahkan kepada Persyarikatan Muhammadiyah

Yayasan STIKes Indah Medan Resmi Diserahkan kepada Persyarikatan Muhammadiyah

6 August 2026
UMSU Perkuat Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila Lewat Aksi Nyata

UMSU Perkuat Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila Lewat Aksi Nyata

6 August 2026

Mengenal Londo Ireng

5 August 2026
Talkshow dan Seminar FISIP UMSU Bahas Pemanfaatan Media Sosial dalam Perspektif Hukum

Talkshow dan Seminar FISIP UMSU Bahas Pemanfaatan Media Sosial dalam Perspektif Hukum

6 August 2026
Pelan Tapi Sampai

Pelan Tapi Sampai

4 August 2026
Mahasiswi FKIP UMSU Juara 1 Akting Festival Sastra Museum

Mahasiswi FKIP UMSU Juara 1 Akting Festival Sastra Museum

4 August 2026
  • Tentang
  • Advertisement
  • Contact
Thursday, 13 August 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
BERLANGGANAN
UKM-LPM Teropong UMSU
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
No Result
View All Result
UKM-LPM Teropong UMSU
No Result
View All Result
Home Sastra

Warna Nada

by REDAKSI TEROPONG
21 August 2019
in Sastra
Reading Time: 3 mins read
0
0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Seorang tuna rungu, tak mampu mendengar apalagi berucap dia bernama Boo. Boo adalah anak yang dianggap kurang beruntung, ia lahir dalam keluarga yang kurang mampu. Bocah lelaki yang sejak lahir tidak bisa mendengar dan berbicara. Boo hidup di pedasaan bersama kedua orang tuanya dan adik perempuannya yang begitu lucu. Boo tidak menempuh pendidikan sama sekali karena orang tuanya tak mampu menyekolahkan di sekolah yang memfasilitasi kekurangannya tersebut.

Setiap pagi Boo pergi kekebun bersama ayahnya untuk ngurus perkebunan milik orang lain. Hari-hari Boo ditemani dengan cangkul, topi dan baju yang kumal, cahaya surya yang menyengat bahkan kerkadang air hujan menjadi teman dinginnya. Ibu Boo adalah seorang pedagang getuk keliling, berkeliling kampung manjajahkan geduk semabari menggendong si kecil Loli. “Getuk getuk getuk enak” teriakkan ibu Boo.

RelatedPosts

Pelan Tapi Sampai

Deraian Angan

Langit Yang Tak Lagi Sama

Ketika hari minggu tiba, Boo tak pernah pergi bermain layaknya anak seusianya. Boo tetap berada di rumah bersama adik kecilnya, sedangkan ayahnya pergi ke pasar menjadi kuli panggul. Boo sangat suka menggambar, namun gambaran Boo hanya warna warni abstrak. Sungguh banyak karya yang diciptakan oleh tangan Boo, semua tertempel rapi di dinding rumah reyotnya.

Tetangga Boo adalah seorang musisi lawas, setiap hari terdengar lantunan indah musik-musik. Pak Saman namanya, seorang duda yang hidup seorang diri. Rumah pak Saman bak istana alat musik. Boo senang sekali datang ke rumah pak Saman, bahkan orang tuanya sendiri pun bingung mengapa Boo suka berada di rumah duda tua itu padahal Boo tidak bisa mendengar apapun. “Pak, jagoan kita dimana?” Terdengar suara dari dapur “biasa bu, rumah pak Saman” jawab ayah Boo. Lantas ibu datang menghampiri ayah yang sedang menjaga Loli, “pak, kenapa ya Boo suka pergi kesana?” Ibu mulai heran “mungkin dia ingin menemani pak Saman bu” ayah menjawab tenang. 

Hari luang Boo dihabiskan di rumah pak Saman, kini Boo mulai membawa lukisannya. Pak saman pun tak mengerti apa yang dimaksud Boo saat Boo menunjukan lukisannya, “aku bukan seorang seniman lukis yang tau makna lukisanmu nak” ucap pak Saman perlahan.  Boo pun berlari ke arah berdirinya piano tua di tengah ruangan itu. Boo naik kekursi dan duduk layaknya seorang pianis handal. Pak Saman hanya menatap heran tentang kelakuan Boo. Kemudian Boo mulai menekan tuts demi tuts dan sesekali melirik lukisannya tersebut. Piano itu menghasilkan nada yang begitu indah, pak Saman tercengang dengan apa yang dia dengar. “Boo….apa apa ini…” Pak Saman tak sanggup berkata. Boo tersenyum manis kepada pak Saman dan berhenti memainkan piano itu. Pak Saman kemudian berlari ke rumah Boo yang hanya berjarak 5 meter dari rumahnya dan mengajak ayah ibu Boo untuk melihat apa yang terjadi.

Ayah dan ibu Boo ternyata tidak mengetahui kelebihan yang dimiliki anaknya. Boo memiliki kelebihan yang luar biasa yang mungkin tak dimiliki orang lain. Ayah dan ibu Boo sangat terharu dan bersyukur dengan kelebihan yang luar biasa yang disematkan Tuhan pada anaknya. Ternyata Boo dapat melihat warna-warna nada, setiap ada suara yang dapat didengar oleh manusia normal akan menjadi warna-warna yang berbeda di mata Boo. Setiap suara memiliki warna di matanya, semua lukisan yang dihasilkan Boo adalah lagu-lagu indah yang diciptakan Boo. Ini sebabnya Boo suka datang ke rumah pak Saman dan menyaksikan pak Saman memainkan alat musik, dan pada pianolah dia jatuh cinta.

Tr : Arum Sari Annar

Tags: #ceritapendek#cerpen#lpmteropong#teropongonline#teropongumsupersmasastraUMSU
Previous Post

Tahun keempat, Tao Silalahi Arts Festival 2019 Siap Digelar

Next Post

Tim Pegasus Pidum Satreskrim Polrestabes Medan Ringkus Pelaku Curanmor

Related Posts

Pelan Tapi Sampai

Pelan Tapi Sampai

by REDAKSI TEROPONG
4 August 2026
0

Pelan tapi Sampai Jangan berhenti bermimpi meski langit kadang gelap meski jalan terasa sepi dan langkahmu mulai lelah. Mimpi itu...

Deraian Angan

Deraian Angan

by REDAKSI TEROPONG
19 May 2026
0

Maukah kau duduk sejenak di tengah riuh kepalaku, di antara para pelakon yang memainkan nestapa dengan wajah-wajah palsu? Nanti kan...

Langit Yang Tak Lagi Sama

Langit Yang Tak Lagi Sama

by REDAKSI TEROPONG
30 April 2026
0

Kita tidak pernah benar-benar berpisah, hanya saja langit tak lagi menjadi tempat yang sama untuk kita pandangi. Tak ada pertengkaran,...

Perkumpulan Aku

Perkumpulan Aku

by REDAKSI TEROPONG
20 April 2026
0

aku, adalah senyum yang dikenali sumringah yang di dalamnya banyak gundah tawa yang di dalamnya tertata rapi banyak lara diam-diam...

Langkah hening

Langkah hening

by REDAKSI TEROPONG
3 April 2026
0

Langkahmu yang tak akan pernah sama dalam tiap pijakan. Perjalananmu yang tak pernah sesuai harapan. Tujuanmu yang terus berubah tanpa...

Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

by REDAKSI TEROPONG
4 February 2026
0

Aku belajar kehilangan, dari caramu tetap tinggal, meski tak lagi bernama pulang. Waktu berjalan seperti hujan, jatuh perlahan di bahu...

Next Post

Tim Pegasus Pidum Satreskrim Polrestabes Medan Ringkus Pelaku Curanmor

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

HMJ BK Gelar Workshop, Kaprodi BK Dukung Penuh Kegiatan

Webinar Design HMJ BK Ajak Pahami Pentingnya Photoshop

4 years ago

Butterfly Hug Metode Menenangkan Diri Buat Kamu Para Introvert

6 years ago

Popular News

    Connect with us

    Berlangganan melalui Email

    Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 6 other subscribers

    Konten Terbaru

    • PPK Ormawa HMJ EP Dorong Pengembangan Potensi Desa Mardinding Julu. 12 August 2026
    • Kontroversi Konten Kreator Jadi Momentum Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital 11 August 2026
    • Jawab Pertanyaan, Mahasiswa UMSU Bawa Pulang TV dari CFD Kampus 10 August 2026

    Tentang Kami

    Pers Mahasiswa TEROPONG merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). UKM-LPM TEROPONG UMSU berdiri pada 12 Juli 2001 dan sampai saat ini merupakan satu-satunya UKM yang mengelola bidang penerbitan dan pers di tingkat UMSU.

    • Tentang
    • Advertisement
    • Contact

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    No Result
    View All Result
    • Artikel
    • Foto Jurnalistik
    • Kabar SUMUT
    • Kabar Kampus
    • Kabar Medan
    • Majalah
    • Newsletter
    • Sastra
    • Nasional
    • Internasional
    • Lainnya
      • Almamater
      • Ekonomi
      • Feature
      • Infografik
      • Lifestyle
      • Opini
      • Politik
      • Ragam
      • Sipongpong
      • Sobatpongpong
      • Sosok
      • Terkini

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In