Halo Sobat Pong-pong!
Di era digital saat ini, media sosial menjadi sumber utama informasi bagi mahasiswa. Instagram, TikTok, hingga X kerap digunakan untuk mengikuti isu terkini karena aksesnya yang cepat dan mudah.
Mahasiswa semester V Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Dicky Wahyu Armansyah, mengungkapkan bahwa dirinya kini lebih sering mendapatkan informasi dari media sosial.
“Sekarang aku paling sering dapat info dari media sosial, terutama Instagram, TikTok, atau X karena aku cukup aktif di platform-platform tersebut,” ujarnya.
Namun, di balik kemudahannya, terdapat risiko dalam mengonsumsi informasi. Dicky mengaku pernah secara spontan membagikan informasi tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.
“Kadang kalau lihat judul yang heboh atau informasi yang kelihatannya penting, aku langsung share karena terbawa suasana. Setelah itu baru sadar kalau infonya belum tentu benar,” tuturnya.
Fenomena ini sejalan dengan temuan dalam Jurnal Media Komunikasi dan Sosial (MEKAS) yang menyebutkan bahwa media sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap pola konsumsi informasi generasi muda. Algoritma media sosial turut membentuk preferensi informasi, sehingga literasi digital menjadi kunci penting agar mahasiswa tidak mudah terjebak dalam misinformasi.
Yuk, jadi generasi yang cerdas dan bijak dalam mengonsumsi informasi!


Tr: Delila Dira Ardina
Sumber:Jurnal Media Komunikasi dan Sosial (MEKAS)






















