Pers Mahasiswa Pijar USU menggelar Pijar Creative Space (JarSpace) 2026 dengan tema “Membangun Kreativitas Digital melalui Pengenalan Desain Visual” di Aula FISIP USU, Jumat (28/08/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah pembelajaran bagi siswa maupun peserta yang memiliki minat dan bakat di bidang desain grafis dan desain ilustrasi untuk menambah wawasan mengenai dunia digital.
Ketua panitia, Rafa Wardana, mengatakan kegiatan tersebut dilatarbelakangi perkembangan produk digital serta kebutuhan keterampilan di bidang digital yang semakin luas.
“Jadi sebenarnya ini program kerja, tapi kami juga melihat kenapa ini dibuat. Karena kan kita tahu sendiri kan di saat ini ya, di zaman sekarang kan banyak tuh produk-produk digital dan skill-skill yang diperlukan di dunia digital kan. Jadi kami kayak mau buatlah wadah ataupun kelas supaya siswa ataupun yang mempunyai minat dan bakat di desain grafis, desain ilustrasi itu bisa ikut kelas gitu. Jadi kayak nambah wawasan lah gitu,” ujarnya.
Rafa juga mengungkapkan sejumlah tantangan yang dihadapi panitia selama mempersiapkan kegiatan, terutama dalam membagi waktu di tengah kesibukan anggota panitia.
“Tantangannya. Jadi kalau bisa dibilang kami kan ini persiapannya sudah dari bulan Mei kemarin ya, April atau Mei itu kalau enggak salah ya. Jadi kayak mungkin tantangannya karena ini panitianya semua awak Pijar itu dari angkatan 23, 24, 25. Itu mungkin karena mungkin ya agak sedikit waktunya ya, Bang. Kayak misalnya anak 23 itu ada yang PKL. Jadi kayak tantangan mereka itu karena mereka harus membagi waktu mereka di sela sibuk PKL juga ke kepanitiaan,” ungkapnya.
Ia berharap JarSpace dapat terus menjadi ruang pembelajaran sekaligus memperluas peran Pijar di luar pemberitaan.
“Harapannya ya semoga kegiatan ini tuh bisa jadi tadi wadah, tempat pembelajaran desain, ilustrasi, desain grafis. Dan ya semoga sih kedepannya bisa dibuat lagi gitu. Tidak apa, hanya memperkenalkan Pijar juga ya kayak jadi kayak kenal gitu Pijar juga enggak hanya sebagai wadah berita, juga bisa gitulah memberikan ilmu barang-barang gitu, belajar barenglah gitu istilahnya,” pungkasnya.
Tr: Ilham & Aidil





















