• Latest
  • Trending
  • All
  • Kabar Kampus
  • Feature
  • Opini
  • Sosok

Negara dengan orang-orang lucu yang aku cintai

23 August 2019

Apa itu Shundoku?

12 May 2026
Modal Mandiri Tak Halangi Tim UMSU Tampil di Modal Mandiri Tak Halangi Tim UMSU Tampil di Kompetisi IoT MCC 2026 MCC 2026

Modal Mandiri Tak Halangi Tim UMSU Tampil di Modal Mandiri Tak Halangi Tim UMSU Tampil di Kompetisi IoT MCC 2026 MCC 2026

12 May 2026
Berawal dari Riset Pascabanjir, Tim UMSU Raih Prestasi di Ajang Everest USU

Berawal dari Riset Pascabanjir, Tim UMSU Raih Prestasi di Ajang Everest USU

12 May 2026
Mahasiswa UMSU Claudio Bersama PSS Sleman promosi ke liga 1

Mahasiswa UMSU Claudio Bersama PSS Sleman promosi ke liga 1

10 May 2026
Rico Tri Putra Bayu Waas Tutup Medan Coding Competition 2026 di UMSU

Rico Tri Putra Bayu Waas Tutup Medan Coding Competition 2026 di UMSU

10 May 2026
BRIDA dan UMSU Apresiasi Kolaborasi Medan Coding Competition 2026

BRIDA dan UMSU Apresiasi Kolaborasi Medan Coding Competition 2026

10 May 2026
FKIP UMSU Gelar Pelatihan Administrasi Gabungan, Perkuat Profesionalisme Ormawa

FKIP UMSU Gelar Pelatihan Administrasi Gabungan, Perkuat Profesionalisme Ormawa

10 May 2026
Legalitas Jadi Tantangan, Akademisi Soroti Fenomena Standar Ganda dalam “Homeless Media”

Legalitas Jadi Tantangan, Akademisi Soroti Fenomena Standar Ganda dalam “Homeless Media”

10 May 2026
UMSU dan IWAPI Gelar Talkshow Digital dalam Rangkaian MCC 2026

UMSU dan IWAPI Gelar Talkshow Digital dalam Rangkaian MCC 2026

10 May 2026
Bazar Medan Coding Competition Hadirkan Puluhan UMKM dan Produk Kreatif Mahasiswa

Bazar Medan Coding Competition Hadirkan Puluhan UMKM dan Produk Kreatif Mahasiswa

10 May 2026
Medan Coding Competition 2026 Resmi Dibuka, Diikuti Peserta dari Berbagai Jenjang

Medan Coding Competition 2026 Resmi Dibuka, Diikuti Peserta dari Berbagai Jenjang

10 May 2026
Di Tengah Tantangan Pers Mahasiswa, Teropong dan Dinamika Perkuat Kolaborasi

Di Tengah Tantangan Pers Mahasiswa, Teropong dan Dinamika Perkuat Kolaborasi

9 May 2026
  • Tentang
  • Advertisement
  • Contact
Wednesday, 13 May 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
BERLANGGANAN
UKM-LPM Teropong UMSU
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
No Result
View All Result
UKM-LPM Teropong UMSU
No Result
View All Result
Home Opini

Negara dengan orang-orang lucu yang aku cintai

by REDAKSI TEROPONG
23 August 2019
in Opini
Reading Time: 3 mins read
0
0
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Teropongonline,Medan-Akhir -akhir ini berbagai macam isu bermunculan, mulai dari isu politik, polusi, sampah plastik, hoax, sampai pada isu SARA dan bahkan masi banyak lagi permasalahan lainnya yang terjadi pada negeri kita. Ini tentu bukan hanya menjadi beban pemerintah saja, tapi juga kita sebagai masyarakatnya yang kadang justru ikut-ikut menambah beban masalah. Gejala-gejala akan timbulnya pertajaman mengenai pertentangan-pertentangan antara kita dengan kita telah nampak, dan gejala-gejala akan karamnya semangat toleransi sudah muncul. Apakah orang-orang tidak menyadari akan hal itu ?

.

RelatedPosts

Ketergantungan Gadget, Matinya Daya Pikir Kritis

Magang: Jembatan Karier atau Kedok Eksploitasi Tenaga Kerja?

Tabrakan Berantai di Rel: Alarm Keras dari Kelalaian yang Terstruktur

Pasca pembacaan teks proklamasi pada 17 agustus 1945 bung karno menaruh harapan untuk indonesia melalui doa nya, “berikan kami kemudahan dalam perjuangan kami, agar kami menjadi bangsa yang terhormat, menjadi bangsa yang kaya, yang makmur dan dimana tidak ada kemiskinan yang memporak-porandakan kehidupan, menjadi bangsa yang menghargai kemanusiaan dan menjadi bangsa yang paham akan hidup bersama dalam persatuan”. Kini doa bung karno telah sampai pada kita semua, perjuangan besar para pahlawan terdahulu untuk memerdekaan rakyatnya dari kejamnya para penjajah saat itu hanya tinggal kita lanjutkan bukan justru malah kita hancurkan.

Dan melanjutkan perjuangan dari pahlawan sebelumnya adalah merupakan tugas suci yang sangat mulia bagi kita semua masyarakat indonesia.

.

Bisa kita lihat mulai dari kegaduhan politik, rasa-rasanya dipanggung politik, akal sehat mudah dilumpuhkan. Pikiran yang irasional gampang disulap menjadi rasional. Kegaduhan politik rasanya tidak ada hentinya. Saling tuding, saling fitnah, saling lapor, mewarnai ruang ingatan kolektif saat ini. Hal tersebut tentunya mencederai reformasi, dimana kebebasan seharusnya menjadi ruang aman untuk kita semua justru malah menjadi bumerang bagi kita sendiri. Sejak era diigital, kebebasan seperti tak pernah menemukan batas. Seperti kita lihat, media sosial yang merupakan platfrom terbaru era millenial justru lebih dominan memunculkan sisi-sisi negatif. Media sosial bukan lagi menjadi saluran komunikasi yang lebih banyak positifnya, melainkan semakin bertaburan berita bohong (hoaks), dan juga ujaran kebencian yang begitu bebas di sebarkan melalui sosial media.

.

Seharusnya di zaman teknologi digital ini kita harus lebih bijak dalam mencari informasi dan menyebarkan informasi melalui media sosial. Jangan jadikan  permasalahan-permasalahan ini menjadi faktor tertinggal nya indonesia dari bangsa-bangsa lain dimana mereka selalu terbuka kepada ide-ide baru dan pengetahun-pengetahun baru.

.

Beberapa hari silam kita di ributkan dengan isu SARA, Papua kembali bersuara, ribuan orang turun ke jalan akibat kentalnya kebencian berbau rasis yang menimpa Mahasiswa Papua di Malang, Surabaya, Semarang, hingga Makassar. Ya lagi-lagi tanah papua yang menjadi imbas dari perkataan dan tindakan yang tidak enak dari saudaranya sendiri. Rasisme dan diskriminasi memang menjadi hantu yang berbahaya di negeri ini, perlu penangan yang khusus agar tidak terjadi cidera serius. Papua memang selalu tampak indah dan mempesona, namun diantara belantara keindahannya dan isi perut buminya juga tersimpan magma yang setiap saat bisa muncul kepermukaan. Jika selama ini terlalu banyak keributan di pusat kekuasaan jakarta, sudah saatnya kini berhenti dan beralih memikirkan wilayah-wilayah lain.

.

Harusnya insiden Tolikara pada masa lampau yang juga pernah meletup di Papua bisa dijadikan pelajaran bangsa ini, bahwa konflik di negeri ini tidak melulu berlatar politik-ekonomi, melainkan juga belatarkan agama, tuntutan kemerdekaan dan juga perjuangan kemanusiaan yang masi terus diperjuangkan.

.

Ditengah masyarakat yang mulietnis dan multikultur, konflik memang selalu mencari waktu-waktu yang tepat untuk menyulut api. Dan nampaknya pengalaman negeri ini mengenai konflik yang berlatar SARA seperti : Sambat, Sambit, Ambon, Poso, Maluku Utara, Papua dan daerah-daerah lainnya tidak dijadikan pelajaran untuk memajukan negeri ini agar menjadi bangsa yang maju di masa depan dengan menanamkan pemahaman bahwa toleransi dan persatuan adalah ikatan hidup bangsa ini.

.

Saat ini kita sedang berada di dalam keriuhan, jadilah masyarakat yang bijak dengan selalu mengkritisi apa-apa yang menjadi kebijakan-kebijakan yang tidak sesuai pada keadaan bangsa ini. Kita tidak ingin konflik dan perselisihan terus-terus terjadi di tanah air ini, kita juga tidak ingin perpecahan sampai terjadi akibat keegoisan orang-orang yang ada di dalam negeri ini. Marila kita mencintai dengan sepenuh hati bangsa ini jangan hanya pandai berteriak “NKRI harga mati” tapi pada kenyataannya saudara sendiri saja kau ludahi.

Reporter : Kusnadila Anandari

Previous Post

Fakta unik kisah cinta presiden pertama RI Ir.soekarno

Next Post

Mobil Dinas Menteri Baru Kabinet Jokowi-Ma’ruf Sedot Anggaran Hingga Rp 152 miliar.

Related Posts

Ketergantungan Gadget, Matinya Daya Pikir Kritis

Ketergantungan Gadget, Matinya Daya Pikir Kritis

by REDAKSI TEROPONG
30 April 2026
0

Di era digital saat ini, gadget telah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Hampir setiap aktivitas bergantung pada...

Magang: Jembatan Karier atau Kedok Eksploitasi Tenaga Kerja?

Magang: Jembatan Karier atau Kedok Eksploitasi Tenaga Kerja?

by REDAKSI TEROPONG
30 April 2026
0

Narasi bahwa magang adalah cara terbaik untuk mencari pengalaman kerja sebelum lulus masih kuat di lingkungan kampus. Kalimat seperti “tidak...

Tabrakan Berantai di Rel: Alarm Keras dari Kelalaian yang Terstruktur

Tabrakan Berantai di Rel: Alarm Keras dari Kelalaian yang Terstruktur

by REDAKSI TEROPONG
29 April 2026
0

Kecelakaan tragis yang melibatkan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL yang berhenti di Stasiun Bekasi Timur pada senin malam,...

Mitos Kerja Keras: Benarkah Usaha Saja Sudah Cukup untuk Menjamin Kesuksesan

Mitos Kerja Keras: Benarkah Usaha Saja Sudah Cukup untuk Menjamin Kesuksesan

by REDAKSI TEROPONG
25 April 2026
0

Mitos bahwa kerja keras pasti berujung pada kesuksesan masih sering kita dengar, terutama di lingkungan kampus dan dunia kerja. Kalimat...

Perang Iran dan Alarm Krisis Energi Dunia

Perang Iran dan Alarm Krisis Energi Dunia

by REDAKSI TEROPONG
5 April 2026
0

Perang Iran kembali menegaskan bahwa pasar minyak dunia masih berada dalam bayang-bayang ketidakpastian geopolitik. Konflik ini tidak hanya berdampak pada...

PP TUNAS dalam Darurat Ruang Digital

PP TUNAS dalam Darurat Ruang Digital

by REDAKSI TEROPONG
4 April 2026
0

Ruang digital Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Jutaan anak mengakses internet tanpa batas dan minim pengawasan. Data Kementerian Kesehatan mencatat,...

Next Post

Mobil Dinas Menteri Baru Kabinet Jokowi-Ma'ruf Sedot Anggaran Hingga Rp 152 miliar.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

PJTD EKSTERNAL Kenalkan Peserta Dunia Jurnalistik

PJTD EKSTERNAL Kenalkan Peserta Dunia Jurnalistik

8 years ago
Hari Pertama UAS, Tuai Kesan Positif

Mengenal Teknik Chunking

10 months ago

Popular News

    Connect with us

    Berlangganan melalui Email

    Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 6 other subscribers

    Konten Terbaru

    • Apa itu Shundoku? 12 May 2026
    • Modal Mandiri Tak Halangi Tim UMSU Tampil di Modal Mandiri Tak Halangi Tim UMSU Tampil di Kompetisi IoT MCC 2026 MCC 2026 12 May 2026
    • Berawal dari Riset Pascabanjir, Tim UMSU Raih Prestasi di Ajang Everest USU 12 May 2026

    Tentang Kami

    Pers Mahasiswa TEROPONG merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). UKM-LPM TEROPONG UMSU berdiri pada 12 Juli 2001 dan sampai saat ini merupakan satu-satunya UKM yang mengelola bidang penerbitan dan pers di tingkat UMSU.

    • Tentang
    • Advertisement
    • Contact

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    No Result
    View All Result
    • Artikel
    • Foto Jurnalistik
    • Kabar SUMUT
    • Kabar Kampus
    • Kabar Medan
    • Majalah
    • Newsletter
    • Sastra
    • Nasional
    • Internasional
    • Lainnya
      • Almamater
      • Ekonomi
      • Feature
      • Infografik
      • Lifestyle
      • Opini
      • Politik
      • Ragam
      • Sipongpong
      • Sobatpongpong
      • Sosok
      • Terkini

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In