• Latest
  • Trending
  • All
  • Kabar Kampus
  • Feature
  • Opini
  • Sosok
Child Grooming: Kejahatan Sunyi yang Tumbuh dari Kelengahan Sosial

Child Grooming: Kejahatan Sunyi yang Tumbuh dari Kelengahan Sosial

12 January 2026
PK IMM Fakultas Hukum UMSU Gelar Bakti Sosial di Desa Budaya Lingga.

PK IMM Fakultas Hukum UMSU Gelar Bakti Sosial di Desa Budaya Lingga.

12 July 2026
UMSU Resmi Akuisisi STIKES Indah Medan, Perkuat Pengembangan Pendidikan Kesehatan

UMSU Resmi Akuisisi STIKES Indah Medan, Perkuat Pengembangan Pendidikan Kesehatan

11 July 2026
DPRD Dorong Pengembangan Wisata Bahari di Medan Utara

DPRD Dorong Pengembangan Wisata Bahari di Medan Utara

9 July 2026
Gas Merah Putih Siap Gantikan LPG 3 Kg, Akademisi UMSU Tinjau Dampaknya

Gas Merah Putih Siap Gantikan LPG 3 Kg, Akademisi UMSU Tinjau Dampaknya

8 July 2026
Mengapa Kita Sulit Melahirkan Banyak Entrepreneur Muda?

Mengapa Kita Sulit Melahirkan Banyak Entrepreneur Muda?

7 July 2026
Dosen FKIK UMSU Bimbing Empat Tim PKM, Targetkan Lolos PIMNAS

Dosen FKIK UMSU Bimbing Empat Tim PKM, Targetkan Lolos PIMNAS

6 July 2026
Tak Cepat Puas, Mahasiswa FKIK UMSU Bidik Prestasi Lebih Tinggi

Tak Cepat Puas, Mahasiswa FKIK UMSU Bidik Prestasi Lebih Tinggi

5 July 2026

Mangrove Sebagai Benteng Terbaik Pesisir Kita

5 July 2026
Regenerasi SDM Jadi Tantangan Suara USU di Usia Ke-31

Regenerasi SDM Jadi Tantangan Suara USU di Usia Ke-31

4 July 2026
Mental Juara Dibangun dari Anggapan ‘Belum Pernah Menang’

Mental Juara Dibangun dari Anggapan ‘Belum Pernah Menang’

3 July 2026
Media Kampus Diminta Tinggalkan Berita Pasaran, Konten Eksklusif Jadi Kunci Bertahan

Media Kampus Diminta Tinggalkan Berita Pasaran, Konten Eksklusif Jadi Kunci Bertahan

3 July 2026
HUT Ke-80 Bhayangkara, Polri Perkuat Komitmen Layani Masyarakat

HUT Ke-80 Bhayangkara, Polri Perkuat Komitmen Layani Masyarakat

1 July 2026
  • Tentang
  • Advertisement
  • Contact
Sunday, 12 July 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
BERLANGGANAN
UKM-LPM Teropong UMSU
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
No Result
View All Result
UKM-LPM Teropong UMSU
No Result
View All Result
Home Opini

Child Grooming: Kejahatan Sunyi yang Tumbuh dari Kelengahan Sosial

by REDAKSI TEROPONG
12 January 2026
in Opini
Reading Time: 2 mins read
0
Child Grooming: Kejahatan Sunyi yang Tumbuh dari Kelengahan Sosial
0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Teropongdaily, Medan-Child grooming kerap dipahami secara keliru sebagai interaksi biasa yang kebetulan berujung pada kekerasan. Padahal, grooming bukanlah peristiwa spontan, melainkan proses yang disengaja dan sistematis. Praktik ini bekerja secara perlahan melalui relasi emosional yang tampak wajar, hingga batas antara perhatian dan manipulasi menjadi kabur. Justru karena tampil “normal” dan tidak langsung menunjukkan kekerasan, praktik child grooming kerap luput dari kewaspadaan sosial.

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah anggapan bahwa child grooming baru dianggap bermasalah ketika kekerasan seksual telah tampak secara fisik. Cara pandang ini membuat masyarakat terlambat bereaksi. Fokus yang berlebihan pada akibat, alih-alih pada proses, membuka ruang bagi grooming berlangsung dalam waktu lama tanpa intervensi. Kejahatan ini tumbuh bukan karena tidak ada tanda, melainkan karena tanda-tandanya gagal dikenali sebagai ancaman.

RelatedPosts

Mengapa Kita Sulit Melahirkan Banyak Entrepreneur Muda?

Tambang Ilegal Subur, Negara Terus Kebobolan

Museum Marsinah dan Ingatan yang Tak Boleh Hilang

Pada dasarnya, child grooming merupakan proses ketika orang dewasa membangun kedekatan emosional dengan anak untuk tujuan manipulasi dan eksploitasi. Istilah *child* merujuk pada individu yang belum mencapai usia dewasa, termasuk remaja yang secara psikologis belum memiliki kematangan emosional serta kemampuan memahami relasi kuasa secara utuh. Meski secara fisik tampak “sudah besar”, anak dan remaja tetap berada dalam posisi rentan dan mudah dipengaruhi.

Dalam praktiknya, grooming sering kali dimulai dari hal-hal yang terlihat wajar, bahkan positif, seperti perhatian, empati, dan kehadiran yang konsisten. Pelaku memosisikan diri sebagai sosok yang paling memahami korban dengan memberikan pujian, hadiah, atau dukungan emosional. Perlahan, batas relasi dikaburkan hingga komunikasi menjadi intens, tertutup, dan eksklusif. Pada tahap ini, ketergantungan emosional mulai terbentuk meskipun belum terjadi kekerasan fisik secara langsung.

Child grooming semakin sulit dikenali karena tidak hanya berlangsung di ruang privat, tetapi juga di ruang yang dianggap aman. Perkembangan teknologi digital memperluas praktik grooming melalui media sosial, gim daring, dan berbagai ruang komunikasi virtual lainnya. Kedekatan emosional dapat terbangun tanpa tatap muka, sementara anak sering kali tidak memiliki kesadaran bahwa relasi tersebut bersifat tidak setara dan manipulatif.

Namun, membatasi child grooming hanya pada dunia maya merupakan kekeliruan. Praktik serupa juga terjadi di dunia nyata, seperti di lingkungan pendidikan, komunitas, bahkan keluarga. Dalam banyak kasus, pelaku justru dilindungi oleh status sosial, kedekatan personal, atau kepercayaan publik, sehingga perilakunya jarang dipertanyakan dan korban semakin sulit memperoleh perlindungan.

Data Komnas Perempuan dalam Catatan Tahunan (CATAHU) 2024 mencatat peningkatan sebesar 9,77 persen kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, dengan total mencapai 445.502 kasus. Kekerasan Berbasis Gender Online, termasuk child grooming, menjadi salah satu bentuk kekerasan yang paling sulit dibendung. Data ini menunjukkan bahwa grooming bukanlah kasus insidental, melainkan pola yang terus berulang di tengah lemahnya kesadaran dan pencegahan struktural.

Bahaya child grooming tidak berhenti pada tindakan pelecehan seksual, tetapi juga berdampak jangka panjang pada kondisi psikologis korban, seperti hilangnya rasa aman dan kesulitan membangun relasi yang sehat di masa depan. Ironisnya, ketika kasus terungkap, masyarakat kerap terjebak dalam logika menyalahkan korban, seolah mengabaikan fakta bahwa grooming bekerja melalui manipulasi dan ketimpangan relasi kuasa. Oleh karena itu, child grooming seharusnya dipahami sebagai kegagalan sosial dalam menjaga batas dan melindungi anak, bukan semata-mata sebagai kejahatan individual.

 

Tr: Intan Nur’aini

Sumber Foto: Green by press-Gazate

Tags: #Opini #ChildGrooming #Sosial #Medan #Teropongdaily
Previous Post

LPM Teropong UMSU Gelar Pelatihan Kepemimpinan untuk Regenerasi Pers Mahasiswa

Next Post

UMSU Gelar UAS Tahun Ajaran 2025/2026

Related Posts

Mengapa Kita Sulit Melahirkan Banyak Entrepreneur Muda?

Mengapa Kita Sulit Melahirkan Banyak Entrepreneur Muda?

by REDAKSI TEROPONG
7 July 2026
0

Indonesia memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk sekitar 280 juta jiwa, bonus demografi, kekayaan sumber daya...

Tambang Ilegal Subur, Negara Terus Kebobolan

Tambang Ilegal Subur, Negara Terus Kebobolan

by REDAKSI TEROPONG
31 May 2026
0

Sektor pertambangan selama ini menjadi salah satu penopang penting perekonomian Indonesia. Kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia sering disebut...

Museum Marsinah dan Ingatan yang Tak Boleh Hilang

Museum Marsinah dan Ingatan yang Tak Boleh Hilang

by REDAKSI TEROPONG
19 May 2026
0

Museum sering dianggap sebagai tempat menyimpan benda-benda lama yang membosankan. Padahal, museum memiliki fungsi penting sebagai ruang penyimpan ingatan kolektif...

Ketergantungan Gadget, Matinya Daya Pikir Kritis

Ketergantungan Gadget, Matinya Daya Pikir Kritis

by REDAKSI TEROPONG
30 April 2026
0

Di era digital saat ini, gadget telah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Hampir setiap aktivitas bergantung pada...

Magang: Jembatan Karier atau Kedok Eksploitasi Tenaga Kerja?

Magang: Jembatan Karier atau Kedok Eksploitasi Tenaga Kerja?

by REDAKSI TEROPONG
30 April 2026
0

Narasi bahwa magang adalah cara terbaik untuk mencari pengalaman kerja sebelum lulus masih kuat di lingkungan kampus. Kalimat seperti “tidak...

Tabrakan Berantai di Rel: Alarm Keras dari Kelalaian yang Terstruktur

Tabrakan Berantai di Rel: Alarm Keras dari Kelalaian yang Terstruktur

by REDAKSI TEROPONG
29 April 2026
0

Kecelakaan tragis yang melibatkan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL yang berhenti di Stasiun Bekasi Timur pada senin malam,...

Next Post
Child Grooming: Kejahatan Sunyi yang Tumbuh dari Kelengahan Sosial

UMSU Gelar UAS Tahun Ajaran 2025/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Melalui Bedah Buku, IMM Fahum Ajak Kenali Peraturan Perundang-Undangan

Melalui Bedah Buku, IMM Fahum Ajak Kenali Peraturan Perundang-Undangan

4 years ago

LKK UMSU Putuskan Kontrak Dengan Uni untuk Kelola Kantin

7 years ago

Popular News

    Connect with us

    Berlangganan melalui Email

    Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 6 other subscribers

    Konten Terbaru

    • PK IMM Fakultas Hukum UMSU Gelar Bakti Sosial di Desa Budaya Lingga. 11 July 2026
    • UMSU Resmi Akuisisi STIKES Indah Medan, Perkuat Pengembangan Pendidikan Kesehatan 10 July 2026
    • DPRD Dorong Pengembangan Wisata Bahari di Medan Utara 9 July 2026

    Tentang Kami

    Pers Mahasiswa TEROPONG merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). UKM-LPM TEROPONG UMSU berdiri pada 12 Juli 2001 dan sampai saat ini merupakan satu-satunya UKM yang mengelola bidang penerbitan dan pers di tingkat UMSU.

    • Tentang
    • Advertisement
    • Contact

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    No Result
    View All Result
    • Artikel
    • Foto Jurnalistik
    • Kabar SUMUT
    • Kabar Kampus
    • Kabar Medan
    • Majalah
    • Newsletter
    • Sastra
    • Nasional
    • Internasional
    • Lainnya
      • Almamater
      • Ekonomi
      • Feature
      • Infografik
      • Lifestyle
      • Opini
      • Politik
      • Ragam
      • Sipongpong
      • Sobatpongpong
      • Sosok
      • Terkini

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In