• Latest
  • Trending
  • All
  • Kabar Kampus
  • Feature
  • Opini
  • Sosok
BUNGKAMNYA SUARA MAHASISWA

BUNGKAMNYA SUARA MAHASISWA

25 September 2018
Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

Mahasiswa FKIP UMSU Raih Gelar Duta Muda Inspirator Sumatera Utara 2026

4 February 2026
Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

4 February 2026
Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

Survei: Pandangan Mahasiswa UMSU terhadap Peluang dan Tantangan Kerja di Era Digital

4 February 2026
Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

UMSU Mart Berhenti Beroperasi

4 February 2026
Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

4 February 2026
UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

FKIP UMSU Menyokong Pembelajaran Visual melalui Ruang Podcast

29 January 2026
UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

Kecemasan Mahasiswa di Tengah Isu Perang Dunia Ketiga

29 January 2026
UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

29 January 2026
UKM LPM Teropong Pelajari Strategi Bisnis Media dalam Kunjungan ke Harian Analisa

UKM LPM Teropong Pelajari Strategi Bisnis Media dalam Kunjungan ke Harian Analisa

26 January 2026
Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

Akademisi UMSU Kritik Resolusi PBB soal Timur Tengah

25 January 2026
Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

25 January 2026
Pengamat Politik UMSU Soroti Putusan MK: Wartawan Tidak Bisa Langsung Dipidana

UMSU Kukuhkan Guru Besar Energi Terbarukan

24 January 2026
  • Tentang
  • Advertisement
  • Contact
Sunday, 8 February 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
BERLANGGANAN
UKM-LPM Teropong UMSU
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
No Result
View All Result
UKM-LPM Teropong UMSU
No Result
View All Result
Home Opini

BUNGKAMNYA SUARA MAHASISWA

by REDAKSI TEROPONG
25 September 2018
in Opini
Reading Time: 3 mins read
0
BUNGKAMNYA SUARA MAHASISWA
0
SHARES
65
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Teropongonline, Medan –  Kerap sekali kita mendengar Mahasiswa mengeluarkan aspirasinya dengan cara berdemontrasi. Demonstrasi tersebut sering terjadi dikota-kota besar, namun bukan saja dikota-kota besar tersebut, tetapi dilakukan juga dengan gabungan ikatan seluruh mahasiswa yang berada di Indonesia.

Seringkali mahasiswa mengeluarkan aspirasinya dengan cara demonstrasi, Demonstasi tersebut tidak hanya dilakukan dalam lingkup kecil tetapi juga dalam lingkup yang lebih luas dengan menggabungkan seluruh  aspirasi mahasiswa  Indonesia.

RelatedPosts

Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

Kecemasan Mahasiswa di Tengah Isu Perang Dunia Ketiga

Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

Bila ditelisik lebih lanjut mengenai demonstrasi yang dilakukan para Mahasiswa tersebut adalah guna untuk meminta keadilan dari pemerintah di negeri ini, bukan tanpa alasan mengapa mahasiswa melakukan hal tersebut, melainkan hanya menuntut keadilan sekaligus juga dengan mewakili permasalahan yang tengah di rasakan oleh  rakyat sekaligus, yang mana pada notabene nya rakyat banyak berkeluh kesah dengan hiruk pikuk yang terjadi saat ini, keluh kesah rakyat tersebutlah mahasiswa yang mengutarakanya dengan cara berdemontrasi.

Tindakan tersebut merupakan wujud kegeraman mahasiswa akan hiruk pikuk persoalan dinegri ini yang tidak terjawab dan hanya diam tanpa memberikan jawaban dan kepastian dari permasalahan yang ada, oleh karena itu mahasiswa menyatukan suara agar suara mereka terdengar sampai kepada telinga elit pemerintah.

Tetapi dewasa ini sangat diherankan bahwasannya Mahasiswa yang mengaspirasikan keluh kesah masyarakat tersebut dianggap malah anarkis, padahal kembali lagi kita mengingat pada era tahun 1998, berkat mahasiswalah masyarakat saat ini dapat merasakan damainya hidup di negeri nya sendiri, namun tidak untuk saat ini. Mahasiswa yang melakukan tindakan untuk menuntut keadilan bagi kepentingan masyarakat dianggap sebagai anti pemerintahan. Dapat kita ketahui bersama semua rakyat Indonesia hanya meminta satu, yaitu “Keadilan”. Namun suara mahasiswa yang dinilai anarkis dalam menyuarakan suara rakyat menjadi suatu keprihatinan terbesar akan “ demokrasi “di negrei ini. Apakah kami harus bungkam ? suara mahasiswa suara perubahan. Di era 1998 menjadi wujud nyata dimana suara mahasiswa sebagai perubahan, juga suara perubahan inilah di era Soeharto untuk menggulingkan rezim yang selama ini telah berkuasa sejak lama.

Kita pandang bersama-sama bahwa Negara kita adalah Negara yang berazaskan Demokrasi, yang pada notabene nya dalam pengertian sederhananya ialah, rakyat yang mempunyai kekuasaan penuh terhadap pemerintahnya, bukan pemerintah yang memiliki kekuasaan penuh terhadap rakyatnya. Karena Negara kita ini negara Demokrasi bukan Negara Monarki. Maju tidaknya ekonomi negara dilihat dari rakyatnya, negara maju dan sejahtera karena rakyat nya cerdas dan tidak ada kemiskinan yang diderita.

Sekarang mari kita pertanyakan lagi sistem negara demokrasi negeri ini, demokrasi yang secara harfiah mengandung arti rakyat yang mempunyai kekuasaan penuh terhadap pemerintahnya, bukan pemerintah yang memiliki kekuasaan penuh terhadap rakyatnya karna negri ini bukan menganut  sistem yang monarki. Politik dan ekonomi akan mengarah kepada perbaikan kesejahteraan rakyat oleh karena itu hendaknnya dalam pengambilan keputusan  menimbang dan menelaah kembali kepada rakyat bukan kepada elit golongan kepentingan tertentu.

Kita lihat kembali beberapa bulan kebelakangan ini, beberapa mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEMSI) yang ada di Indonesia ditahan oleh penegak hukum karena melakukan demontrasi, mereka dituduh anarkis, yang kemudian sebagian dari mereka ada juga yang dipukuli, tampak dari gambar yang telah di sebar keseluruh mediaa Massa maupun media Online, wajah mereka babak belur dan berdarah. Sebenarnya disini dimana letak kesadaran hukum bagi para mereka yanng melakukan keanarkisan dari pihak  penegak hukum tersebut.

Menoleh pada kejadian, Tanggal 20 Oktober 2017 lalu, aspirasi mahasiswa yang bergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEMSI) untuk menyuarakan suara rakyat tidak diindahkan terlihat dari tudingan sebagai gerakan anarkis, serta sebagian dari mereka dipukuli, tampak dari gambar yang telah di sebar keseluruh mediaa Massa maupun media Online, wajah mereka babak belur dan berdarah. Dari tindakan tersebut masihkah pantas kita sebut negara ini taat hukum dan mempertinbangkan apa yang dikatakan dengan aspirasi, tentu kita sudah tau jawabannnya. Padahal Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 Pasal 1 ayat (3) menyatakan : Negara Indonesia adalah Negara hukum. Tetapi hukum yang menjadi panglima dinegara ini seperti diacuhkan.

Dokter Wadin Sudirohusodo sebagai inspirator berdirinya Budi Oetomo mengatakan “ditangan mahasiswalah gagasan-gagasan yang disampaikan akan menjadi kenyataan” mahasiswa lahir sebagai pendobrak. Kemudian Dawam Raharjo juga mengatakan “generasi senior akan mengharapkan dari generasi baru yang berwibawa, Soekarno baru yang Komunikatif, Suwardi dan Tjipto baru yang berani bertindak.

Mahasiswamahasiswa memiliki eksistensi di negeri ini bahkan memiliki peran strategis yang berperan aktif dalam kemerdekaan Indonesia. Mahasiswa yang merupakan salah satu aspek penting dalam bangsa ini juga tercermin sebagai “Agent of achange, Moral Force, Social Control, dan Iron Shock”. Mahasiswa yang tengah belajar perpolitikan didunia kampus akan memungkinkan kedepannya menjaga negeri ini dikemudian hari, ditangannyalah kelak negara ini berada.

Menyadari peran sebagai “Agent of achange, Moral Force, Social Control, dan Iron Shock”. mahasiswa memiliki proposrsi yang besar dalam membangun negri ini dengan bekal dan ilmu yang didapat di bangku perguruan tinggi dan terjun kelapangan merupakan wujud nyata ketika masalah dinegri ini didiamkan  tanpa adannya solusi atas pertimbangan politik dan kepentingan. Diam tidak menyelesaikan masalah bergerak dan beraksi menjadi solusi atas permasalahan.

Presiden pertama kita saja mengatakan bahwa pemuda adalah ujung tombak, kata-kata nya tersebut sehingga menjadi selogan atau kata-kata bijak yang sering dilontarkan. Bung Karno : “ Beri aku 1000 Orang tua niscaya akan ku cabut sumeru dari akarnya, beri aku 10 PEMUDA niscaya akan kuguncangkan Dunia.

Oleh : Rizki Rahayu Fitri

Npm : 1506200383

Fakultas Hukum

Tags: #bungkam#demokrasiKampusmahasiswa
Previous Post

Mulai Suksesmu Bersama Intel

Next Post

Perpustakaan UMSU Masuk 18 Besar BI Corner Terbaik di Indonesia

Related Posts

Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

by REDAKSI TEROPONG
4 February 2026
0

Teropongdaily, Medan-Di benak banyak orang, seni identik dengan keindahan, kreativitas, dan kebebasan berekspresi. Lukisan yang digantung di galeri, patung dipajang...

UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

Kecemasan Mahasiswa di Tengah Isu Perang Dunia Ketiga

by REDAKSI TEROPONG
29 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Belakangan ini, isu tentang Perang Dunia Ketiga semakin sering terdengar. Awalnya, hal tersebut terasa seperti cerita yang jauh dan...

Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

by REDAKSI TEROPONG
25 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Mahasiswa sejak dulu dikenal sebagai agen perubahan dan penjaga nurani publik. Dalam dinamika sosial dan politik bangsa, mahasiswa memiliki...

Pengamat Politik UMSU Nilai Tekanan AS terhadap Iran Kian Agresif

Penahanan Peserta Demonstrasi Dinilai Mengancam Kebebasan Demokrasi

by REDAKSI TEROPONG
18 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Penahanan sejumlah peserta dalam aksi demonstrasi besar kembali menjadi perhatian publik. Tindakan aparat yang mengamankan dan menetapkan beberapa peserta...

Child Grooming: Kejahatan Sunyi yang Tumbuh dari Kelengahan Sosial

Child Grooming: Kejahatan Sunyi yang Tumbuh dari Kelengahan Sosial

by REDAKSI TEROPONG
12 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Child grooming kerap dipahami secara keliru sebagai interaksi biasa yang kebetulan berujung pada kekerasan. Padahal, grooming bukanlah peristiwa spontan,...

Rindu dalam Diam

KUHP Baru: Antara Pembaruan Hukum dan Tantangan Kebebasan Sipil

by REDAKSI TEROPONG
9 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Sejak Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru resmi diberlakukan pada awal 2026, Indonesia memasuki fase baru dalam sistem hukum...

Next Post
Perpustakaan UMSU Masuk 18 Besar BI Corner Terbaik di Indonesia

Perpustakaan UMSU Masuk 18 Besar BI Corner Terbaik di Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Info Wisuda Periode I Tahun 2021 UMSU

Info Wisuda Periode I Tahun 2021 UMSU

5 years ago
PK-IMM FAHUM Gelar Pembukaan Musykom ke-XXIX

PK-IMM FAHUM Gelar Pembukaan Musykom ke-XXIX

3 years ago

Popular News

    Connect with us

    Berlangganan melalui Email

    Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 5 other subscribers

    Konten Terbaru

    • Mahasiswa FKIP UMSU Raih Gelar Duta Muda Inspirator Sumatera Utara 2026 3 February 2026
    • Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang? 2 February 2026
    • Survei: Pandangan Mahasiswa UMSU terhadap Peluang dan Tantangan Kerja di Era Digital 31 January 2026

    Tentang Kami

    Pers Mahasiswa TEROPONG merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). UKM-LPM TEROPONG UMSU berdiri pada 12 Juli 2001 dan sampai saat ini merupakan satu-satunya UKM yang mengelola bidang penerbitan dan pers di tingkat UMSU.

    • Tentang
    • Advertisement
    • Contact

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    No Result
    View All Result
    • Artikel
    • Foto Jurnalistik
    • Kabar SUMUT
    • Kabar Kampus
    • Kabar Medan
    • Majalah
    • Newsletter
    • Sastra
    • Nasional
    • Internasional
    • Lainnya
      • Almamater
      • Ekonomi
      • Feature
      • Infografik
      • Lifestyle
      • Opini
      • Politik
      • Ragam
      • Sipongpong
      • Sobatpongpong
      • Sosok
      • Terkini

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In