Kebijakan Universitas Muhammadiyah Maumere (UM Maumere) yang memperbolehkan pembayaran biaya kuliah dengan hasil pertanian dan hasil laut mendapat tanggapan dari dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Minggu (14/06/2026).
Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMSU, Al Wafi, S.I.Kom., M.I.Kom. menilai kebijakan tersebut merupakan terobosan yang menarik karena menyesuaikan sistem pendidikan dengan kondisi ekonomi masyarakat di daerah setempat.
“Saya melihat kebijakan Universitas Muhammadiyah Maumere ini sebagai terobosan yang menarik karena kampus berusaha menyesuaikan diri dengan realitas masyarakat di sekitarnya. Tidak semua orang memiliki uang tunai yang cukup untuk membayar kuliah, tetapi banyak yang memiliki hasil pertanian atau hasil laut yang bernilai ekonomi,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut tidak sesederhana yang terlihat karena kampus harus memiliki mekanisme yang jelas dalam menilai, mengelola, dan mempertanggungjawabkan komoditas yang diterima sebagai pembayaran.
“Kalau ditanya apakah bisa diterapkan di daerah lain, termasuk Sumatera Utara, jawabannya bisa saja, terutama di daerah yang ekonominya bertumpu pada sektor pertanian dan perikanan. Namun yang perlu dipahami, yang penting bukan meniru bentuk kebijakannya, melainkan meniru semangatnya, yaitu mencari cara agar akses pendidikan tinggi tidak terhambat hanya karena persoalan ekonomi,” jelasnya.
Sementara itu, mahasiswa FISIP UMSU semester VII, Andi Prayogi, menilai langkah tersebut dapat menjadi solusi bagi mahasiswa yang mengalami kesulitan biaya kuliah.
“Menurut saya, kebijakan ini cukup bagus karena bisa membantu mahasiswa yang terkendala biaya kuliah. Jadi mahasiswa yang orang tuanya bekerja sebagai petani atau nelayan masih punya kesempatan untuk tetap kuliah tanpa harus terlalu khawatir soal biaya,” tuturnya.
Ia berharap kampus terus menghadirkan berbagai program yang dapat membantu mahasiswa dalam memenuhi biaya pendidikan.
“Selain kebijakan seperti ini kampus juga bisa membantu mahasiswa lewat beasiswa atau keringanan UKT Yang penting mahasiswa yang memang ingin kuliah tetap punya kesempatan untuk melanjutkan pendidikan,” pungkasnya.
Tr: Winda Metri




















