Teropongdaily, Medan-Fakultas Kedokteran Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menurunkan tim bantuan medis ke lokasi bencana sebagai bentuk komitmen pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pelayanan kesehatan darurat.
Wakil Dekan III FKIK UMSU sekaligus Ketua Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Medan, Dr. dr. M. Edy Syahputra Nasution, Sp.THT-KL, M.Ked(ORL-HNS), menyebutkan bahwa kehadiran tim medis sangat dibutuhkan masyarakat terdampak bencana yang mengalami keterbatasan akses layanan kesehatan.
“Pelaksanaan bantuan medis ini merupakan wujud komitmen FKIK UMSU dalam menjalankan tri dharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Ketika terjadi bencana, masyarakat sangat membutuhkan layanan kesehatan yang cepat dan tepat, sehingga kami merasa perlu hadir untuk membantu memulihkan kondisi para korban,” ujarnya pada Sabtu (13/12/2025).
Ia juga mengungkapkan berdasarkan laporan tim di lapangan, sejumlah gangguan kesehatan paling banyak ditemukan pada warga terdampak bencana.
“Beberapa kondisi kesehatan yang paling sering ditemukan meliputi infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) akibat lingkungan yang lembab dan tidak bersih, keluhan pencernaan seperti diare, penyakit kulit gatal, tekanan darah tinggi pada warga usia lanjut, trauma atau cedera, serta stres psikologis pascabencana,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa tim FKIK UMSU memberikan sejumlah layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum hingga edukasi pencegahan penyakit pascabencana.
“Tim FKIK memberikan beberapa bentuk layanan, antara lain pemeriksaan kesehatan umum, penanganan keluhan seperti luka ringan, infeksi saluran pernapasan, diare, kulit gatal, dan hipertensi, konseling kesehatan dan edukasi pencegahan penyakit pascabencana, serta distribusi kebutuhan medis dasar seperti obat-obatan dan vitamin,” pungkasnya.
Tr: Salsabila Balqis
Foto: FKIK UMSU






















