Halo Sobat Pong-Pong!
Pernahkah kamu memiliki keinginan untuk menyenangkan orang lain bahkan dengan mengorbankan keinginan sendiri? Kemungkinan kamu mengalami suatu kondisi yang disebut people pleaser. Kondisi terjadi ketika seseorang merasakan adanya dorongan kuat dalam diri untuk menyenangkan orang lain, bahkan dengan mengorbankan dirinya sendiri.
Perlu diketahui bahwa people pleaser bukan diagnosis medis atau ciri kepribadian yang dapat diukur oleh psikolog, melainkan julukan informal yang digunakan untuk menggambarkan perilaku yang berbeda dengan kebaikan ataupun kemurahan hati.
Dilansir dari akun tiktok @sundarindah, seorang psikolog, Indah SJ, S.Psi., M.Psi., menyebutkan alasan utama seseorang menjadi pribadi people pleaser.
“Alasan utama seseorang menjadi pribadi people pleaser adalah ketakutan yang sangat besar untuk ditolak, atau ketakutan yang sangat besar untuk dianggap buruk,”.
Ia juga membagikan tips untuk mengontrol perilaku people pleaser.
“Paling pertama, berani untuk menolak. Kedua, pahami bahwa tidak semua hal yang ada disekitar itu menjadi tanggung jawab kita. Ketiga, terima bahwa apa yang kita dapatkan tidak selalu sama dengan apa yang kita lakukan. Keempat, kita harus percaya bahwa opini dan pendapat kita adalah hal yang valid. Selanjutnya, kita juga harus mulai belajar menghadapi konflik untuk proses pengembangan diri,” ucapnya.

Tr : Nashwa Sabillah





















