• Latest
  • Trending
  • All
  • Kabar Kampus
  • Feature
  • Opini
  • Sosok

Mengenal Cyberbullying

24 January 2020

Apa itu Shundoku?

12 May 2026
Modal Mandiri Tak Halangi Tim UMSU Tampil di Modal Mandiri Tak Halangi Tim UMSU Tampil di Kompetisi IoT MCC 2026 MCC 2026

Modal Mandiri Tak Halangi Tim UMSU Tampil di Modal Mandiri Tak Halangi Tim UMSU Tampil di Kompetisi IoT MCC 2026 MCC 2026

12 May 2026
Berawal dari Riset Pascabanjir, Tim UMSU Raih Prestasi di Ajang Everest USU

Berawal dari Riset Pascabanjir, Tim UMSU Raih Prestasi di Ajang Everest USU

12 May 2026
Mahasiswa UMSU Claudio Bersama PSS Sleman promosi ke liga 1

Mahasiswa UMSU Claudio Bersama PSS Sleman promosi ke liga 1

10 May 2026
Rico Tri Putra Bayu Waas Tutup Medan Coding Competition 2026 di UMSU

Rico Tri Putra Bayu Waas Tutup Medan Coding Competition 2026 di UMSU

10 May 2026
BRIDA dan UMSU Apresiasi Kolaborasi Medan Coding Competition 2026

BRIDA dan UMSU Apresiasi Kolaborasi Medan Coding Competition 2026

10 May 2026
FKIP UMSU Gelar Pelatihan Administrasi Gabungan, Perkuat Profesionalisme Ormawa

FKIP UMSU Gelar Pelatihan Administrasi Gabungan, Perkuat Profesionalisme Ormawa

10 May 2026
Legalitas Jadi Tantangan, Akademisi Soroti Fenomena Standar Ganda dalam “Homeless Media”

Legalitas Jadi Tantangan, Akademisi Soroti Fenomena Standar Ganda dalam “Homeless Media”

10 May 2026
UMSU dan IWAPI Gelar Talkshow Digital dalam Rangkaian MCC 2026

UMSU dan IWAPI Gelar Talkshow Digital dalam Rangkaian MCC 2026

10 May 2026
Bazar Medan Coding Competition Hadirkan Puluhan UMKM dan Produk Kreatif Mahasiswa

Bazar Medan Coding Competition Hadirkan Puluhan UMKM dan Produk Kreatif Mahasiswa

10 May 2026
Medan Coding Competition 2026 Resmi Dibuka, Diikuti Peserta dari Berbagai Jenjang

Medan Coding Competition 2026 Resmi Dibuka, Diikuti Peserta dari Berbagai Jenjang

10 May 2026
Di Tengah Tantangan Pers Mahasiswa, Teropong dan Dinamika Perkuat Kolaborasi

Di Tengah Tantangan Pers Mahasiswa, Teropong dan Dinamika Perkuat Kolaborasi

9 May 2026
  • Tentang
  • Advertisement
  • Contact
Wednesday, 13 May 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
BERLANGGANAN
UKM-LPM Teropong UMSU
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
No Result
View All Result
UKM-LPM Teropong UMSU
No Result
View All Result
Home Artikel

Mengenal Cyberbullying

by REDAKSI TEROPONG
24 January 2020
in Artikel
Reading Time: 5 mins read
0
0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Cyberbullying merupakan segala bentuk kekerasan yang dialami oleh anak remaja dan dilakukan oleh teman sebayanya melalui internet. Cyberbullying identik dengan kejadian dimana anak remaja diejek, dihina, diintimidasi, dan bahkan dipermalukan melalui teknologi digital oleh teman sebayanya.

RelatedPosts

Kemendikti Wacanakan Penutupan Prodi Tak Relevan, Tuai Pro dan Kontra

Catherine the Great dan Ambisi Air Hangat Rusia

Serangan Iran di Timur Tengah Buka Risiko Perang Dunia ke 3

Dikatakan Cyberbullying adalah ketika pelaku dan korban merupakan remaja yang berusia kurang dari 18 tahun dan secara hukum belum dianggap dewasa. Berbeda halnya jika pelaku maupun korban kejahatan berusia di atas 18 tahun, maka kejahatan ini dikategorikan sebagai cyber crime atau cyber stalking.

Bentuk dari Cyberbullying yang dilakukan para remaja berusia di bawah 18 tahun pun ada berbagai macam. Diantaranya adalah mengirim pesan yang berisi ancaman kepada teman sebayanya, mengupload foto yang sifatnya mempermalukan korban. Membuat situs yang bertujuan untuk memperolok dan menyebar fitnah korban, hingga menggunakan akun jejaring sosial milik orang lain untuk mengancam korban.

Remaja yang melakukan kejahatan ini biasanya juga memiliki berbagai alasan dan motif seperti balas dendam, mencari perhatian, maupun hanya sekedar menjadikannya hiburan untuk mengisi waktu luang. Tidak jarang pula yang melakukan kejahatan ini dengan motif bercanda saja loh sobat pong-pong.

Pada awalnya, seorang remaja yang menjadi korban cyber bullying akan mengalami gangguan emosional dan fisik yang cukup parah. Meliputi masalah emosional, perilaku, kesulitan dalam berkonsentrasi, serta sulit untuk bergaul dengan teman sebaya.

Tidak hanya itu sobat pong-pong, anak-anak korban kekerasan media sosial juga kerap merasakan sakit kepala yang terjadi berulang-ulang dan kesulitan tidur. Jika gangguan emosional ini tak ditangani dengan cepat, maka bukan tidak mungkin menyebabkan keinginan bunuh diri.

Berikut ini ada beberapa dampak cyber bullying yang bisa terjadi nih sobat pong-pong :

  1. Dipermalukan
    Tujuan para pembully memang untuk membuat korbannya jatuh secara mental demi kesenangan diri mereka sendiri. Korban bullying akan merasa dipermalukan dalam waktu yang lama, bahkan mungkin seumur hidup.
  2. Stres dan Depresi
    Mengalami penghinaan dan tekanan terus menerus akan meningkatkan frekuensi perasaan sedih dan melankolis yang akan mengarah kepada terbentuknya stres dan depresi pada korban cyber bullying. Perasaan bahagia akan sulit dirasakan karena terkikis oleh berbagai kejadian buruk yang dialami.
  3. Kehilangan Rasa Percaya Diri
    Keyakinan terhadap diri sendiri perlahan akan menghilang ketika mengalami bullying. Image positif terhadap diri sendiri juga bisa terkikis dan membuat korban bullying memandang negatif dirinya sendiri. Merasa diri tidak berharga dan tidak pantas ditolong, dan berbagai pandangan serta perasaan negatif lainnya.
  4. Paranoid
    Cemas dan selalu merasa tidak aman adalah dampak lain dari cyber bullying. Para pelaku bully dapat kapan saja memasuki ruang pribadi korbannya melalui akses dari telepon genggam ataupun internet yang ada di komputer, sehingga korban bullying tidak pernah merasa benar-benar dapat beristirahat dari teror tersebut.
  5. Menjadi Pelakunya
    Seorang korban bisa saja menjadi pelaku untuk mempertahankan diri ataupun hanya sekedar meniru. Ia pasti tahu apa yang dapat dijadikan sasaran oleh para pelaku cyber bullying dan beralih meniru para pelakunya. Bisa saja dengan alasan agar dirinya dianggap kuat dan terhindar dari penindasan lebih lanjut.
  6. Gangguan Kesehatan
    Kondisi fisik pun bisa juga terpengaruh oleh stres yang dirasakan akibat menjadi korban bullying. Penyakit-penyakit seperti gangguan jantung, tekanan darah tinggi atau gangguan pencernaan bisa diderita oleh para korban bullying. Bisa juga efeknya berupa ketahanan tubuh yang menurun sehingga mudah terkena penyakit flu, sakit kepala, dan lain sebagainya. Hal ini akan terjadi jika korban bullying tidak mencari cara menghilangkan beban pikiran dengan tepat.
  7. Prestasi yang Menurun
    Hilangnya minat dan konsentrasi terhadap pelajaran sekolah juga dapat menjadi salah satu dampak dari cyber bullying. Hal itu disebabkan karena sang korban terlalu fokus kepada bagaimana cara untuk mengakhiri rundungan yang ditujukan kepadanya, ataupun juga telah lelah dan kehilangan semangat untuk menjalani aktivitasnya sehari-hari.
  8. Melakukan tindakan Kriminal
    Sebagai bentuk pelampiasan akan bullying dan kekerasan sosial yang dialaminya, seseorang korban cyber bullying bisa jadi justru akan menjadi pelaku dari tindakan kriminal. Contohnya terlibat dalam perkelahian, kecanduan obat terlarang, menjadi seorang peminum, aksi vandalisme, dan banyak lagi.
  9. Menjadi Agresif
    Salah satu dampak lainnya adalah perubahan karakter. Lingkungan yang dipenuhi oleh orang-orang yang bertemperamen agresif secara tidak langsung akan turut memberi pengaruh ke alam bawah sadar seseorang hingga ia juga menjadi orang yang agresif perilakunya. Semua itu bisa terjadi sebagai hasil dari mekanisme pertahanan diri dan usaha membela diri sendiri.
  10. Menjadi pribadi yang rapuh 
    Para korban bullying seringkali sulit untuk merasa aman dan percaya diri lagi, karena telah begitu seringnya karakter pribadi mereka dijatuhkan oleh para pembully. Bisa saja mereka akan menjadi rapuh secara mental dan mudah terguncang ketika mengalami masalah baru, serta tidak dapat menghadapinya dengan baik.

11.Kecewa dengan diri sendiri
Para korban cyberbullying sering diserang melalui titik mereka yang paling lemah. Hasilnya, mereka akan mulai meragukan nilai dirinya sendiri. Misalnya, jika seorang anak perempuan disebut gendut, lalu ia melakukan diet ketat yang pada akhirnya merusak sistem tubuhnya sendiri. Tak jarang mereka ingin menjadi pribadi yang berbeda untuk menghindari kelanjutan bullying tersebut.

12. Bertemperamen tinggi
Terkadang para korban juga akan merasa marah mengenai apa yang terjadi pada mereka. Hasilnya, mereka bisa merencanakan balas dendam yang justru berbahaya, karena membuat mereka tetap terjebak di dalam siklus korban dan pembully. Walaupun sangat sulit, memaafkan para pembully selalu lebih baik daripada membalas dendam.

13. Kehilangan minat hidup
Ketika cyberbullying sedang terjadi, korbannya seringkali berhubungan dengan dunia sekitarnya secara berbeda dengan orang lain. Untuk kebanyakan korban, hidup bisa terasa tidak berarti dan tanpa harapan. Mereka kehilangan minat pada hal-hal yang dulunya dinikmati dan juga tidak banyak berinteraksi dengan teman serta keluarga.

14.Merasa terisolasi
Cyberbullying akan membuat korbannya merasa terkucil dan  kesepian. Pengalaman ini tentu saja menyakitkan karena bagi remaja, pergaulan dengan teman adalah suatu hal yang penting. Ketika seorang anak tidak memiliki teman, hal ini dapat mengarah kepada bullying. Terlebih lagi, ketika bullying sedang berlangsung, memutuskan akses kepada internet dapat membuat seorang anak remaja merasa sedang memutuskan komunikasi dengan dunianya. Sebab, internet adalah cara mereka berkomunikasi dengan sebayanya, dan menghilangkannya akan membuat meteka merasa terasing.

15. Bunuh Diri
Cyber bullying meningkatkan resiko bunuh diri. Anak-anak yang disiksa terus menerus oleh teman sebaya melalui pesan teks, pesan instan, media sosial dan lainnya seringkali akan mulai merasa putus asa. Bisa saja mulai berkembang pemikiran bahwa satu-satunya jalan untuk melepaskan diri adalah dengan bunuh diri.

Nah itu dia dampak negatif yang bisa terjadi jika seseorang terkena cyberbullying. Maka dari itu kita harus bijak dalam menggunakan teknologi ya sobat pong-pong!

Tr : Dwi Rizqa

Tags: #cyberbullying#lpmteropong#teropongonline#teropongumsuUMSU
Previous Post

Ayo Jadi Pribadi Yang Lebih Fleksibel

Next Post

Puisi

Related Posts

Kemendikti Wacanakan Penutupan Prodi Tak Relevan, Tuai Pro dan Kontra

Kemendikti Wacanakan Penutupan Prodi Tak Relevan, Tuai Pro dan Kontra

by REDAKSI TEROPONG
28 April 2026
0

Rencana Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) untuk menutup program studi (prodi) yang dinilai tidak relevan dengan kebutuhan industri...

Catherine the Great dan Ambisi Air Hangat Rusia

Catherine the Great dan Ambisi Air Hangat Rusia

by REDAKSI TEROPONG
7 April 2026
0

Konflik Rusia di kawasan Laut Hitam dan Ukraina kerap dianggap sebagai persoalan politik masa kini. Padahal, akar persoalan ini sudah...

Serangan Iran di Timur Tengah Buka Risiko Perang Dunia ke 3

Serangan Iran di Timur Tengah Buka Risiko Perang Dunia ke 3

by REDAKSI TEROPONG
3 March 2026
0

Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali menjadi perhatian dunia setelah Iran melancarkan serangan terhadap sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di...

Langkah Indonesia ke Board of Peace Picu Polemik Publik

Langkah Indonesia ke Board of Peace Picu Polemik Publik

by REDAKSI TEROPONG
2 March 2026
0

Indonesia resmi bergabung dalam Board of Peace (Dewan Perdamaian) yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump pada ajang World...

Iram Dzāt al-‘Imād, Kota Kuno Kaum ‘Ād yang Hilang dan Kisahnya Diabadikan dalam Al-Qur’an

Iram Dzāt al-‘Imād, Kota Kuno Kaum ‘Ād yang Hilang dan Kisahnya Diabadikan dalam Al-Qur’an

by REDAKSI TEROPONG
14 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Iram Dzāt al-‘Imād, yang dikenal sebagai kota kaum ‘Ād dengan bangunan-bangunan tinggi dan megah, menjadi salah satu misteri dalam...

Mengenal Agile Organization

“Agak Laen” dari Podcast ke Layar Lebar Jutaan Penonton

by REDAKSI TEROPONG
8 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Perjalanan Agak Laen menjadi salah satu kisah menarik dalam perkembangan industri hiburan Indonesia. Berawal dari obrolan santai tanpa target...

Next Post

Puisi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Pembukaan PKJTLN SKK Ganto UNP 2019

7 years ago

Hal-Hal yang Tabu Di lakukan Di Beberapa Negara

6 years ago

Popular News

    Connect with us

    Berlangganan melalui Email

    Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 6 other subscribers

    Konten Terbaru

    • Apa itu Shundoku? 12 May 2026
    • Modal Mandiri Tak Halangi Tim UMSU Tampil di Modal Mandiri Tak Halangi Tim UMSU Tampil di Kompetisi IoT MCC 2026 MCC 2026 12 May 2026
    • Berawal dari Riset Pascabanjir, Tim UMSU Raih Prestasi di Ajang Everest USU 12 May 2026

    Tentang Kami

    Pers Mahasiswa TEROPONG merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). UKM-LPM TEROPONG UMSU berdiri pada 12 Juli 2001 dan sampai saat ini merupakan satu-satunya UKM yang mengelola bidang penerbitan dan pers di tingkat UMSU.

    • Tentang
    • Advertisement
    • Contact

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    No Result
    View All Result
    • Artikel
    • Foto Jurnalistik
    • Kabar SUMUT
    • Kabar Kampus
    • Kabar Medan
    • Majalah
    • Newsletter
    • Sastra
    • Nasional
    • Internasional
    • Lainnya
      • Almamater
      • Ekonomi
      • Feature
      • Infografik
      • Lifestyle
      • Opini
      • Politik
      • Ragam
      • Sipongpong
      • Sobatpongpong
      • Sosok
      • Terkini

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In