Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mengembangkan Smart Crime Map untuk membantu masyarakat mengenali wilayah rawan kejahatan sebelum melakukan perjalanan, Kamis (03/09/26).
Salah satu anggota tim, Chevyn Gading Afarizky, mengatakan meningkatnya kasus kejahatan jalanan, khususnya begal, serta minimnya informasi mengenai wilayah rawan menjadi keresahan bagi tim. Kondisi tersebut kemudian mendorong mereka memanfaatkan teknologi dengan mengembangkan Smart Crime Map sebagai solusi untuk membantu masyarakat mengenali wilayah yang berisiko.
“Keresahan yang kami alami itu masyarakat yang sekarang semakin banyak menjadi korban begal, dan minimnya informasi terhadap daerah yang rawan kejahatan jalanan,” ujar Chevyn.
Menurut Chevyn, peta digital saat ini telah mampu memberikan informasi mengenai rute perjalanan, tetapi belum banyak menyediakan informasi terkait tingkat kerawanan suatu wilayah. Hal tersebut menjadi dasar tim mengembangkan Smart Crime Map sebagai penghubung antara data kriminalitas dan informasi perjalanan.
“Bagi kami, keamanan seharusnya mulai dipertimbangkan sebelum seseorang berangkat, bukan hanya setelah kejadian terjadi,” tuturnya.
Chevyn menjelaskan bahwa informasi tersebut nantinya dapat digunakan untuk menghasilkan peta kerawanan, jumlah kasus, alternatif rute, ruang pelaporan, hingga pertimbangan prioritas patroli.
“Tujuannya bukan menciptakan ketakutan, melainkan membangun kewaspadaan. Smart Crime Map bukan peta untuk menghindari kota, tetapi alat untuk membantu masyarakat bergerak dengan keputusan yang lebih sadar,” jelasnya.
Ke depan, tim berencana mengembangkan Smart Crime Map melalui penyempurnaan verifikasi laporan, perlindungan data, analisis risiko, serta pengujian bersama pemangku kepentingan. Chevyn berharap inovasi tersebut dapat berkembang menjadi sistem yang membantu masyarakat maupun pihak berwenang dalam melakukan upaya pencegahan.
“Harapan terbesar kami justru sederhana: suatu hari peta ini semakin sedikit menampilkan wilayah merah karena pencegahannya benar-benar bekerja,” pungkasnya.





















