Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar Yudisium Periode II Tahun 2026 dan menetapkan 187 mahasiswa sebagai lulusan Strata I di gedung Auditorium UMSU, Kamis (22/10/2026).
Acara dibuka dengan pembacaan surat keputusan dekan oleh Dekan FISIP UMSU, Assoc. Prof. Dr. Arifin Saleh, S.Sos., M.S.B., diikuti peserta dari tiga program studi, Program Studi Kesejahteraan Sosial 19 peserta, Ilmu Administrasi Publik 24 peserta, dan Ilmu Komunikasi 144 peserta.
Lulusan terbaik Program Studi Kesejahteraan Sosial dengan IPK 3,71, Putri Wulandari Lubis, S.Sos., menyampaikan apresiasi kepada para dosen yang telah membimbingnya selama masa perkuliahan.
“Disini saya mewakili teman-teman mengucapkan terima kasih kepada bapak ibu dosen yang telah membimbing kami selama 4 tahun ini, memberikan arahan, memberikan arahan yang baik kedepannya untuk kami,” ujarnya.
Selanjutnya, lulusan terbaik Program Studi Ilmu Administrasi Publik dengan IPK 3,86, Tiyasni Malaika Rambani, S.A.P., menyampaikan terima kasih kepada pihak universitas atas dukungan dan fasilitas yang diberikan selama masa studi.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara karena selalu memberikan dukungan dan fasilitas agar mahasiswa-mahasiswinya dapat berkembang dan memiliki prestasi di luar maupun di dalam negeri,” tuturnya.
Ia juga mengapresiasi peran ketua dan sekretaris program studi dalam mendampingi mahasiswa menyelesaikan pendidikan tepat waktu.
“Kaprodi dan sekprodi Ilmu Administrasi Publik selalu membantu mahasiswa-mahasiswinya untuk terus menyelesaikan studinya tepat waktu,” sambungnya.
Sementara itu, lulusan terbaik Program Studi Ilmu Komunikasi dengan IPK 3,91, Faradila Cindy Asiko, S.I.Kom., mengungkapkan bahwa program-program kampus, khususnya Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan magang bersertifikat, turut mendukung pencapaiannya
“Saya sangat bahagia karena program-program kampus, terutama MBKM atau magang bersertifikat, membuat saya menjadi lulusan terbaik. Bukan hanya IPK, tetapi juga sertifikat dari program-program itu,” katanya.
Tr: Arya, Nurul.





















