Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) meluluskan 172 mahasiswa, terdiri atas 168 lulusan program sarjana (S-1) dan empat lulusan program magister ilmu pertanian (S-2) pada Yudisium Periode II Tahun 2026, Kamis (22/10/2026).
Dekan Fakultas Pertanian UMSU, Prof. Dr. Ir. Wan Arfiani Barus, M.P., menyampaikan bahwa peserta yudisium berasal dari tiga program studi, yaitu Agroteknologi sebanyak 66 orang, Agribisnis 84 orang, dan Teknologi Hasil Pertanian 18 orang.
“Yudisium bukan sekadar acara seremonial atau ketukan palu tanda kelulusan,” ujar Wan Arfiani dalam sambutannya.
Ia menegaskan bahwa gelar akademik menuntut lulusan untuk terus belajar, beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan globalisasi, serta menjaga integritas dan nama baik almamater saat memasuki dunia kerja maupun berkontribusi di masyarakat.
“Jadilah lulusan yang adaptif, inovatif, dan yang paling penting, jagalah integritas serta nama baik almamater universitas kita di mana pun saudara berada,” katanya.
Sementara itu, Wakil Rektor UMSU Bidang AIK, Pendidikan, Pengajaran, dan Digitalisasi periode 2026–2030, Dr. Marah Doly Nasution, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa tingkat kelulusan tepat waktu mahasiswa angkatan 2022 telah melampaui standar minimal 40 persen.
“Jika kita menghitung bersama Wakil Dekan I, ketercapaian kelulusan tepat waktu mahasiswa angkatan 2022 telah melampaui standar minimal, yaitu lebih dari 40 persen,” ungkap Marah Doly.
Menurutnya, capaian tersebut dapat mendukung peningkatan akreditasi program studi. Ia juga mendorong lulusan untuk meningkatkan kompetensi sesuai bidang keilmuan, kemampuan berbahasa, dan penguasaan teknologi.
“Kami berharap kemampuan sesuai bidang keilmuan masing-masing terus diasah. Kemampuan berbahasa dan penguasaan teknologi juga harus terus dikembangkan,” tuturnya.
TR. Rifky




















