• Latest
  • Trending
  • All
  • Kabar Kampus
  • Feature
  • Opini
  • Sosok
Antara Solidaritas dan Regulasi: Polemik Penggalangan Dana Tanpa Izin

Antara Solidaritas dan Regulasi: Polemik Penggalangan Dana Tanpa Izin

15 December 2025
Judul: FAI UMSU dan PT Pegadaian Gelar Seminar Literasi Keuangan bagi Mahasiswa

Judul: FAI UMSU dan PT Pegadaian Gelar Seminar Literasi Keuangan bagi Mahasiswa

22 May 2026
UMSU Keluarkan Surat Edaran Perkuliahan Daring Sambut Hari Raya Idul Adha 1447 H

UMSU Keluarkan Surat Edaran Perkuliahan Daring Sambut Hari Raya Idul Adha 1447 H

22 May 2026
UMSU Keluarkan Surat Edaran Libur Iduladha 1447 H dan Penyesuaian Perkuliahan

UMSU Keluarkan Surat Edaran Libur Iduladha 1447 H dan Penyesuaian Perkuliahan

22 May 2026
NCFS Medan 2026 Jadi Ajang Mahasiswa UMSU Tunjukkan Prestasi dan Sportivitas

NCFS Medan 2026 Jadi Ajang Mahasiswa UMSU Tunjukkan Prestasi dan Sportivitas

22 May 2026
Langkah Awal Menuju KPID Sumut, Dosen FEB UMSU Fokus Literasi Media

Langkah Awal Menuju KPID Sumut, Dosen FEB UMSU Fokus Literasi Media

22 May 2026
Akademisi UMSU: Utang Luar Negeri Harus Dorong Ekonomi Berkelanjutan

Akademisi UMSU: Utang Luar Negeri Harus Dorong Ekonomi Berkelanjutan

21 May 2026
UMSU Peringati Harkitnas ke-118, Rektor Tekankan Pentingnya Menjaga Tunas Bangsa

UMSU Peringati Harkitnas ke-118, Rektor Tekankan Pentingnya Menjaga Tunas Bangsa

21 May 2026
Akademisi UMSU soroti Peran Generasi Muda di hari Kebangkitan Nasional

Akademisi UMSU soroti Peran Generasi Muda di hari Kebangkitan Nasional

21 May 2026
Akademisi UMSU: Pemerintah Perlu Mendorong Peningkatan Ekspor di Tengah Penguatan Dollar

Akademisi UMSU: Pemerintah Perlu Mendorong Peningkatan Ekspor di Tengah Penguatan Dollar

20 May 2026
Bangun Persma Kritis, Teropong dan Suara USU Perluas Wawasan Persma

Bangun Persma Kritis, Teropong dan Suara USU Perluas Wawasan Persma

20 May 2026
Akademisi UMSU Sebut Fluktuasi Dolar Tetap Berdampak bagi Desa

Akademisi UMSU Sebut Fluktuasi Dolar Tetap Berdampak bagi Desa

20 May 2026
Deraian Angan

Deraian Angan

19 May 2026
  • Tentang
  • Advertisement
  • Contact
Friday, 22 May 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
BERLANGGANAN
UKM-LPM Teropong UMSU
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
No Result
View All Result
UKM-LPM Teropong UMSU
No Result
View All Result
Home Opini

Antara Solidaritas dan Regulasi: Polemik Penggalangan Dana Tanpa Izin

by REDAKSI TEROPONG
15 December 2025
in Opini
Reading Time: 2 mins read
0
Antara Solidaritas dan Regulasi: Polemik Penggalangan Dana Tanpa Izin
0
SHARES
25
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Teropongdaily, Medan-Gelombang solidaritas publik kerap muncul setiap kali bencana melanda. Di era digital, kepedulian tersebut dengan mudah diwujudkan melalui penggalangan dana, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Namun, pernyataan Menteri Sosial Saifullah Yusuf yang menegaskan bahwa penggalangan dana bencana tanpa izin dapat dikenai sanksi denda hingga kurungan tiga bulan memantik perdebatan luas di ruang publik. Di satu sisi, aturan tersebut dinilai perlu, tetapi di sisi lain, kebijakan ini dianggap berpotensi membatasi empati masyarakat.

Fenomena ini menunjukkan adanya tarik-menarik antara semangat kemanusiaan dan kepatuhan terhadap regulasi negara. Banyak warga merasa terpanggil untuk membantu korban bencana secara cepat, bahkan sebelum bantuan resmi tiba. Ketika ancaman pidana disampaikan ke publik, sebagian masyarakat menilai negara terkesan terlalu kaku dan kurang peka terhadap situasi darurat yang menuntut respons segera.

RelatedPosts

Museum Marsinah dan Ingatan yang Tak Boleh Hilang

Ketergantungan Gadget, Matinya Daya Pikir Kritis

Magang: Jembatan Karier atau Kedok Eksploitasi Tenaga Kerja?

Secara regulatif, negara memiliki alasan yang kuat. Penggalangan dana tanpa izin rawan disalahgunakan, minim transparansi, serta berpotensi menimbulkan penipuan. Dalam sejumlah kasus sebelumnya, dana solidaritas publik tidak sepenuhnya sampai kepada korban akibat lemahnya pengawasan. Dalam konteks ini, izin bukan sekadar formalitas administratif, melainkan instrumen kontrol untuk memastikan dana publik dikelola secara akuntabel dan tepat sasaran.

Namun, persoalan muncul ketika regulasi tersebut tidak dibarengi dengan sosialisasi yang masif serta mekanisme perizinan yang sederhana. Banyak masyarakat awam belum memahami bahwa aksi penggalangan dana, sekecil apa pun skalanya, memiliki konsekuensi hukum. Ketidaktahuan ini berpotensi menyeret warga yang berniat baik ke dalam persoalan hukum.

Lebih jauh, narasi ‘kurungan tiga bulan’ yang disampaikan ke publik tanpa penjelasan kontekstual berisiko menimbulkan ketakutan kolektif. Alih-alih mendidik, pendekatan yang terlalu menekankan sanksi justru dapat mematikan inisiatif sosial. Dalam situasi bencana, kecepatan dan kepercayaan publik menjadi kunci utama, sementara prosedur birokrasi kerap dipersepsikan lambat dan berbelit.

Negara seharusnya hadir sebagai fasilitator, bukan semata-mata sebagai regulator. Pemerintah dapat membuka kanal resmi penggalangan dana yang mudah diakses masyarakat, termasuk melalui kerja sama dengan komunitas, mahasiswa, dan relawan. Dengan demikian, semangat solidaritas tetap terjaga, sementara aspek legalitas dan transparansi dapat terpenuhi.

Selain itu, edukasi publik mengenai tata cara penggalangan dana yang sah perlu diperkuat. Sosialisasi tidak cukup dilakukan melalui pernyataan pejabat atau pemberitaan semata, tetapi harus menjangkau hingga ke akar rumput. Jika masyarakat memahami prosedur serta alasan di balik regulasi, kepatuhan tidak lagi dipandang sebagai paksaan, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab bersama.

Polemik ini sejatinya menjadi momentum refleksi. Regulasi tidak boleh mematikan nurani, sementara solidaritas tidak boleh berjalan tanpa akuntabilitas. Keduanya harus berjalan beriringan. Negara dan masyarakat memiliki tujuan yang sama, yakni memastikan korban bencana menerima bantuan secara cepat, aman, dan tepat.

Pada akhirnya, empati adalah fondasi kemanusiaan, sedangkan aturan merupakan penopangnya. Ketika keduanya saling menguatkan, bukan saling meniadakan, kepercayaan publik terhadap negara akan tumbuh. Bencana tidak hanya menguji ketangguhan fisik, tetapi juga kebijaksanaan dalam mengelola solidaritas sosial.

 

Tr: Raihan Aqiila

Tags: #Opini #Mahasiswa #Umsu #Solidaritas #GalangDana #BencanaSumatera #Medan #Teropongdaily
Previous Post

Movie Night Perdana Pusba UMSU Dukung Pembelajaran Bahasa

Next Post

PP Muhammadiyah Hadir Berikan Bantuan untuk Korban Banjir

Related Posts

Museum Marsinah dan Ingatan yang Tak Boleh Hilang

Museum Marsinah dan Ingatan yang Tak Boleh Hilang

by REDAKSI TEROPONG
19 May 2026
0

Museum sering dianggap sebagai tempat menyimpan benda-benda lama yang membosankan. Padahal, museum memiliki fungsi penting sebagai ruang penyimpan ingatan kolektif...

Ketergantungan Gadget, Matinya Daya Pikir Kritis

Ketergantungan Gadget, Matinya Daya Pikir Kritis

by REDAKSI TEROPONG
30 April 2026
0

Di era digital saat ini, gadget telah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Hampir setiap aktivitas bergantung pada...

Magang: Jembatan Karier atau Kedok Eksploitasi Tenaga Kerja?

Magang: Jembatan Karier atau Kedok Eksploitasi Tenaga Kerja?

by REDAKSI TEROPONG
30 April 2026
0

Narasi bahwa magang adalah cara terbaik untuk mencari pengalaman kerja sebelum lulus masih kuat di lingkungan kampus. Kalimat seperti “tidak...

Tabrakan Berantai di Rel: Alarm Keras dari Kelalaian yang Terstruktur

Tabrakan Berantai di Rel: Alarm Keras dari Kelalaian yang Terstruktur

by REDAKSI TEROPONG
29 April 2026
0

Kecelakaan tragis yang melibatkan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL yang berhenti di Stasiun Bekasi Timur pada senin malam,...

Mitos Kerja Keras: Benarkah Usaha Saja Sudah Cukup untuk Menjamin Kesuksesan

Mitos Kerja Keras: Benarkah Usaha Saja Sudah Cukup untuk Menjamin Kesuksesan

by REDAKSI TEROPONG
25 April 2026
0

Mitos bahwa kerja keras pasti berujung pada kesuksesan masih sering kita dengar, terutama di lingkungan kampus dan dunia kerja. Kalimat...

Perang Iran dan Alarm Krisis Energi Dunia

Perang Iran dan Alarm Krisis Energi Dunia

by REDAKSI TEROPONG
5 April 2026
0

Perang Iran kembali menegaskan bahwa pasar minyak dunia masih berada dalam bayang-bayang ketidakpastian geopolitik. Konflik ini tidak hanya berdampak pada...

Next Post
Antara Solidaritas dan Regulasi: Polemik Penggalangan Dana Tanpa Izin

PP Muhammadiyah Hadir Berikan Bantuan untuk Korban Banjir

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Mahasiswa UMSU Ukir Prestasi di Musabaqah Hifzhil Qur’an Internasional

Mahasiswa UMSU Ukir Prestasi di Musabaqah Hifzhil Qur’an Internasional

1 year ago

Dr. Rizka Ariani M.Biomed : Jangan Pulang Kampung, Di kost Aja

6 years ago

Popular News

    Connect with us

    Berlangganan melalui Email

    Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 6 other subscribers

    Konten Terbaru

    • Judul: FAI UMSU dan PT Pegadaian Gelar Seminar Literasi Keuangan bagi Mahasiswa 22 May 2026
    • UMSU Keluarkan Surat Edaran Perkuliahan Daring Sambut Hari Raya Idul Adha 1447 H 22 May 2026
    • UMSU Keluarkan Surat Edaran Libur Iduladha 1447 H dan Penyesuaian Perkuliahan 22 May 2026

    Tentang Kami

    Pers Mahasiswa TEROPONG merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). UKM-LPM TEROPONG UMSU berdiri pada 12 Juli 2001 dan sampai saat ini merupakan satu-satunya UKM yang mengelola bidang penerbitan dan pers di tingkat UMSU.

    • Tentang
    • Advertisement
    • Contact

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    No Result
    View All Result
    • Artikel
    • Foto Jurnalistik
    • Kabar SUMUT
    • Kabar Kampus
    • Kabar Medan
    • Majalah
    • Newsletter
    • Sastra
    • Nasional
    • Internasional
    • Lainnya
      • Almamater
      • Ekonomi
      • Feature
      • Infografik
      • Lifestyle
      • Opini
      • Politik
      • Ragam
      • Sipongpong
      • Sobatpongpong
      • Sosok
      • Terkini

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In