Halo, Sobat Pong-pong!
Tahukah kamu? Istilah Londo Ireng berasal dari bahasa Jawa, yakni londo yang berarti Belanda dan ireng yang berarti hitam. Dalam sejarah kolonial Hindia Belanda, sebutan ini awalnya merujuk kepada prajurit asal Afrika Barat yang direkrut Belanda untuk bertugas dalam Tentara Kerajaan Hindia Belanda (KNIL). Seiring waktu, maknanya berkembang menjadi istilah yang digunakan untuk menyebut pihak yang dianggap berpihak pada kepentingan kolonial atau asing.

Peneliti sejarah Aditia Muara Padiatra menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng pada mulanya ditujukan kepada kelompok tentara Afrika dalam KNIL. Namun, pada masa Revolusi Kemerdekaan Indonesia, maknanya bergeser menjadi label politik yang berkonotasi negatif bagi pribumi yang berpihak kepada pemerintah kolonial Belanda.
“Istilah ‘londo ireng’ ini memang sudah erat sebagai istilah politik selepas pertempuran yang dilakukan oleh para pejuang, utamanya pada medio perang kemerdekaan Indonesia.”
Tr: Rifky












