Teropongdaily, Medan-Perayaan lebaran identik dengan tradisi mudik atau pulang kampung serta melakukan silahturahmi dengan keluarga dan tetangga. Apalagi ditahun ini, antusiasme masyarakat untuk traveling dan berwisata diprediksi meningkat.
Namun, momentum lebaran ini dapat berpotensi kantong jebol jika tidak diiringi dengan langkah cermat dalam mengatur keuangan.
Direktur Bisnis Konsumer BNI, Corina Leyla Karnalies mengungkapkan agar hal tersebut tidak terjadi, masyarakat perlu untuk tetap bijak dalam mengelola pengeluaran, termasuk disaat lebaran nantinya.
“Di tengah kondisi ekonomi yang masih dalam tahap pemulihan ini, masyarakat juga perlu untuk tetap bijak mengelola pengeluarannya, termasuk ketika momentum mudik Lebaran nanti,” ucap Corina.
Agar dapat mengelola anggaran dengan baik, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menghemat keuangan saat lebaran.
- Cermat anggarkan budget khusus
Buatlah anggaran khusus selama perjalanan, mulai dari transportasi, akomodasi, biaya makan hingga oleh-oleh untuk mengatur arus pengeluaran.
- Pintar memburu promo
Kemudahan akses keuangan yang lebih fleksibel dengan berbagai manfaat menarik bisa menjadi solusi bagi kita yang memiliki anggaran terbatas.
- Oleh-oleh bukan hal wajib, jangan dipaksakan
Saat akhirnya bisa kembali mudik, mungkin bisa membuat kita bersikap impulsif untuk membeli banyak oleh-oleh yang akan dibagikan ke tetangga atau rekan kerja. Hal ini patut untuk diwaspadai karena akan membuat pengeluaran traveling membengkak. Jika perlu membeli sedikit untuk kenang-kenangan, perhatikan lokasi saat membeli oleh-oleh.
- Eksplorasi tempat wisata dengan harga terjangkau
Mudik Lebaran bersama keluarga hampir selalu diiringi dengan memboyong sanak keluarga untuk mengunjungi objek wisata. Untuk menghemat pengeluaran, pilihlah wisata alternatif yang tidak mematok tiket mahal atau bahkan gratis.
Itulah beberap tips agar saat lebaran tidak membuat kita bersikap implusif yang membuat kita menghabiskan uang dengan jumlah yang banyak.



















