• Latest
  • Trending
  • All
  • Kabar Kampus
  • Feature
  • Opini
  • Sosok
APSKAR PTMA Gelar Munas I 2023 di UMSU

Treat Me Like a Queen ? Hati-Hati Love Bombing

30 October 2023
Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

Mahasiswa FKIP UMSU Raih Gelar Duta Muda Inspirator Sumatera Utara 2026

4 February 2026
Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

4 February 2026
Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

Survei: Pandangan Mahasiswa UMSU terhadap Peluang dan Tantangan Kerja di Era Digital

4 February 2026
Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

UMSU Mart Berhenti Beroperasi

4 February 2026
Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

4 February 2026
UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

FKIP UMSU Menyokong Pembelajaran Visual melalui Ruang Podcast

29 January 2026
UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

Kecemasan Mahasiswa di Tengah Isu Perang Dunia Ketiga

29 January 2026
UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

29 January 2026
UKM LPM Teropong Pelajari Strategi Bisnis Media dalam Kunjungan ke Harian Analisa

UKM LPM Teropong Pelajari Strategi Bisnis Media dalam Kunjungan ke Harian Analisa

26 January 2026
Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

Akademisi UMSU Kritik Resolusi PBB soal Timur Tengah

25 January 2026
Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

25 January 2026
Pengamat Politik UMSU Soroti Putusan MK: Wartawan Tidak Bisa Langsung Dipidana

UMSU Kukuhkan Guru Besar Energi Terbarukan

24 January 2026
  • Tentang
  • Advertisement
  • Contact
Sunday, 8 February 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
BERLANGGANAN
UKM-LPM Teropong UMSU
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
No Result
View All Result
UKM-LPM Teropong UMSU
No Result
View All Result
Home Opini

Treat Me Like a Queen ? Hati-Hati Love Bombing

by REDAKSI TEROPONG
30 October 2023
in Opini
Reading Time: 2 mins read
0
APSKAR PTMA Gelar Munas I 2023 di UMSU
0
SHARES
62
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Teropongdaily, Medan-Love bombing adalah tindakan fisik maupun verbal berupa kasih sayang yang berlebih yang diberikan pasangan. Pelaku love bombing biasanya membombardir pasangan dengan perhatian, pujian, kasih sayang yang berlebihan. Apakah hal ini bagus?

Ternyata tidak selamanya perhatian yang berlebihan itu bagus. Apalagi jika sosok tersebut baru saja kita kenal. Banyak orang merasa di-treat like a queen oleh pasangannya padahal dirinya hanya sedang dimanipulasi. Semua itu adalah langkah awal bagi si pelaku guna mendapatkan apa yang diinginkannya.

RelatedPosts

Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

Kecemasan Mahasiswa di Tengah Isu Perang Dunia Ketiga

Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

Pelaku akan memposisikan dia seolah-olah dia adalah pahlawan bagi korbannya, dengan begitu korban akan terjebak dan tidak bisa dengan mudah lepas dari hubungan tersebut. Semua itu dikarenakan si korban merasa bahwa si pelaku sangat berjasa dan selalu ada untuk dirinya.

Hal ini tentu mempengaruhi kesehatan mental, secara psikologi. Love bombing bisa menyebabkan korban merasa bingung dan terkekang. Korban tidak bisa membedakan apakah dia sedang dicintai atau dimanipulasi.

Pelaku juga umumnya memilih korban yang rentan seperti : anak broken home, kesepian, baru putus, fatherless dan lain sebagainya.

Tindakan love bombing ini sering ditemukan dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga dan pendekatan diawal hubungan. Pasangan akan bersikap dramatis seperti menyatakan bahwa dia sangat mencintai pasangannya, namun dilain sisi, pelaku love bombing tidak akan merubah sikapnya atau perilaku mereka yang kurang baik.
Sebab mereka hanya ingin mengendalikan kontrol atas korban dan tetap mengulangi tabiat buruknya, karna dia tau korban akan memaafkannya.

Pelaku akan membuat korban merasa sangat disayangi, mendominasi hubungan, kecemburuan berlebih yang membuat korban kewalahan, jika korban menolak pelaku, maka si pelaku akan mengungkit segala sesuatu yang telah ia berikan kepada korban. Pelaku berperilaku seolah-olah dia lah korban dalam hubungan tersebut.

Pelaku juga akan memanipulasi untuk mendapatkan apa yang pelaku inginkan. Tindakan sangat mengikat pasangan sampai tidak ada batasan privasi dalam sebuah hubungan membuat korban juga tidak memiliki dunia lain selain pasangannya itu sendiri. Korban dibuat tidak bisa mengembangkan diri. Hal ini merupakan “ red flag ”. atau tanda perilaku tersebut sudah merugikan.

Untuk dapat keluar dari jeratan love bombing dan hubungan yang toxic, yang harus dilakukan adalah mencari cara untuk mengkomunikasikan hal tersebut kepada orang terdekat. Tentunya orang yang dipercaya seperti sahabat, keluarga atau meminta bantuan dari profesional seperti psikolog.

Simpan nomor-nomor darurat lalu kirimkan lokasi terkini jika merasa aneh saat sedang bersama pelaku.

Jika sudah merasa dirugikan dan semua ciri-ciri love bombing tersebut sudah tampak jelas, jangan segan untuk meninggalkan hubungan tersebut. Meskipun cinta itu adalah pengorbanan bukan berarti itu harus menyiksa mental dan perasaan.

Tr : Maghfirani

Editor : Rizali Rusydan

Sumber Foto : Pngtree

Tags: #love#medan#queen#umsuteropongdaily
Previous Post

APSKAR PTMA Gelar Munas I 2023 di UMSU

Next Post

Tips Judul Skripsi Agar di ACC Dosen

Related Posts

Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

by REDAKSI TEROPONG
4 February 2026
0

Teropongdaily, Medan-Di benak banyak orang, seni identik dengan keindahan, kreativitas, dan kebebasan berekspresi. Lukisan yang digantung di galeri, patung dipajang...

UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

Kecemasan Mahasiswa di Tengah Isu Perang Dunia Ketiga

by REDAKSI TEROPONG
29 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Belakangan ini, isu tentang Perang Dunia Ketiga semakin sering terdengar. Awalnya, hal tersebut terasa seperti cerita yang jauh dan...

Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

by REDAKSI TEROPONG
25 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Mahasiswa sejak dulu dikenal sebagai agen perubahan dan penjaga nurani publik. Dalam dinamika sosial dan politik bangsa, mahasiswa memiliki...

Pengamat Politik UMSU Nilai Tekanan AS terhadap Iran Kian Agresif

Penahanan Peserta Demonstrasi Dinilai Mengancam Kebebasan Demokrasi

by REDAKSI TEROPONG
18 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Penahanan sejumlah peserta dalam aksi demonstrasi besar kembali menjadi perhatian publik. Tindakan aparat yang mengamankan dan menetapkan beberapa peserta...

Child Grooming: Kejahatan Sunyi yang Tumbuh dari Kelengahan Sosial

Child Grooming: Kejahatan Sunyi yang Tumbuh dari Kelengahan Sosial

by REDAKSI TEROPONG
12 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Child grooming kerap dipahami secara keliru sebagai interaksi biasa yang kebetulan berujung pada kekerasan. Padahal, grooming bukanlah peristiwa spontan,...

Rindu dalam Diam

KUHP Baru: Antara Pembaruan Hukum dan Tantangan Kebebasan Sipil

by REDAKSI TEROPONG
9 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Sejak Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru resmi diberlakukan pada awal 2026, Indonesia memasuki fase baru dalam sistem hukum...

Next Post
Tips Judul Skripsi Agar di ACC Dosen

Tips Judul Skripsi Agar di ACC Dosen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

48 Anggota Dilantik, HMJ Diminta Jaga Kualitas Prodi Akuntansi

48 Anggota Dilantik, HMJ Diminta Jaga Kualitas Prodi Akuntansi

2 years ago
4 Negara Islam Paling Indah Di Dunia

Menjaga Kebebasan Berekspresi di Tengah Regulasi Digital

4 months ago

Popular News

    Connect with us

    Berlangganan melalui Email

    Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 5 other subscribers

    Konten Terbaru

    • Mahasiswa FKIP UMSU Raih Gelar Duta Muda Inspirator Sumatera Utara 2026 3 February 2026
    • Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang? 2 February 2026
    • Survei: Pandangan Mahasiswa UMSU terhadap Peluang dan Tantangan Kerja di Era Digital 31 January 2026

    Tentang Kami

    Pers Mahasiswa TEROPONG merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). UKM-LPM TEROPONG UMSU berdiri pada 12 Juli 2001 dan sampai saat ini merupakan satu-satunya UKM yang mengelola bidang penerbitan dan pers di tingkat UMSU.

    • Tentang
    • Advertisement
    • Contact

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    No Result
    View All Result
    • Artikel
    • Foto Jurnalistik
    • Kabar SUMUT
    • Kabar Kampus
    • Kabar Medan
    • Majalah
    • Newsletter
    • Sastra
    • Nasional
    • Internasional
    • Lainnya
      • Almamater
      • Ekonomi
      • Feature
      • Infografik
      • Lifestyle
      • Opini
      • Politik
      • Ragam
      • Sipongpong
      • Sobatpongpong
      • Sosok
      • Terkini

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In