Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar Masa Ta’aruf (Masta) 2026 di Auditorium UMSU, Rabu (30/09/2026).
Kegiatan yang mengusung tema ‘From Self-Discovery to Regeneration: Menemukan Diri, Meneguhkan Identitas, dan Menyiapkan Regenerasi’ tersebut diikuti sekitar 400 Mastawan/Mastawati.
Dalam laporannya, Ketua Panitia, Iqbal, menyampaikan kegiatan tersebut ditujukan untuk membantu mahasiswa baru mengenali potensi diri yang dapat memberikan dampak bagi
“Tema dipilih sebagai upaya kepada mastawan dan mastawati untuk menemukan jati dirinya, dan membangun identitas serta membranding dirinya melalui berbagai materi yang diberikan selama kegiatan,” sebutnya.
Dekan FISIP UMSU, Dr. Arifin Saleh, S.Sos., M.SP., menyampaikan apresiasi kepada panitia serta mahasiswa baru yang telah mengikuti kegiatan Masta. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam proses mahasiswa mengenal lingkungan kampus dan mengembangkan potensi diri.
“Kami berharap mahasiswa tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga aktif dalam organisasi karena banyak kemampuan dan pengalaman yang dapat diperoleh melalui organisasi,” ujarnya.
Arifin juga mendorong mahasiswa baru untuk aktif mengikuti organisasi kemahasiswaan, khususnya IMM.
“Tidak ada alasan bagi mahasiswa untuk tidak masuk organisasi. Silakan memilih organisasi sesuai dengan minat masing-masing, tetapi manfaatkan kesempatan yang diberikan UMSU untuk mengembangkan diri melalui IMM. Organisasi menjadi tempat untuk belajar, membangun jaringan, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja,” jelasnya.
Selain itu, Arifin memperkenalkan konsep modal sosial (social capital) kepada mahasiswa baru. Ia menjelaskan bahwa modal sosial dapat menjadi salah satu bekal mahasiswa dalam meraih kesuksesan, terutama bagi mereka yang tidak memiliki modal ekonomi yang besar.
“Jangan berkecil hati kalau kita tidak memiliki modal ekonomi. Kita masih memiliki modal sosial, yaitu kepercayaan, jaringan atau networking, dan organisasi. Kalau kita memiliki kejujuran, pergaulan yang luas, serta aktif dalam organisasi, itu dapat menjadi modal untuk membangun kesuksesan di masa depan,” ungkapnya.
Tr: @morasrg_ (Mamora)
(@elzafazara)




















