Bintang, kau selalu terlihat indah di mataku
Di tengah senja bayanganmu selalu menghantuiku.
Dalam sunyi aku selalu merindukanmu.
Apakah aku sungguh diselimuti oleh kebohonganmu?
Ataukah karena perasaan gemuruh di hatiku saja?
Sehingga aku selalu merasa mati layaknya di tusuk sembilu.
Semuanya selalu tersirat tajam di benakku.
Menghapus bayanganmu takkan sanggup bagiku.
Sungguh aku rindu tatapan itu.



















