Aku menyebut namamu pelan dalam hati.
Rindu datang tanpa pernah kuundang.
Tak ada pesan yang berani kukirim.
Aku memilih diam, menahan perasaan,
meski kangen terus bertambah.
Wajahmu sering muncul di pikiranku
saat malam terasa terlalu sunyi.
Kenangan lama kembali berulang,
mengingatkanku pada tawa sederhana
yang kini hanya bisa kukenang.
Ingin rasanya menanyakan kabarmu,
sekadar memastikan kau baik-baik saja.
Namun keadaan memintaku mengalah.
Tak semua rindu harus bertemu,
beberapa cukup disimpan saja.
Aku belajar berdamai dengan jarak,
menerima bahwa kita tak lagi sama.
Kau tetap punya tempat di hati,
meski tak bisa lagi kumiliki.
Kangen ini kupeluk dalam diam.
Tr: Diva Syaila
Sumber Foto: Pinterest






















