• Latest
  • Trending
  • All
  • Kabar Kampus
  • Feature
  • Opini
  • Sosok

Negara dengan orang-orang lucu yang aku cintai

23 August 2019
PKKMB FIKTI UMSU Jadi Langkah Awal Maba Kenali Dunia Kuliah

PKKMB FIKTI UMSU Jadi Langkah Awal Maba Kenali Dunia Kuliah

29 September 2026
PKKMB FEB UMSU Kenalkan Lingkungan Akademik kepada Mahasiswa Baru

PKKMB FEB UMSU Kenalkan Lingkungan Akademik kepada Mahasiswa Baru

29 September 2026
FKIK UMSU Sambut 215 Mahasiswa Baru, Tekankan Motivasi dan Disiplin

FKIK UMSU Sambut 215 Mahasiswa Baru, Tekankan Motivasi dan Disiplin

29 September 2026
PKKMB FKIP UMSU, Dekan Tekankan Niat dan Keaktifan Mahasiswa

PKKMB FKIP UMSU, Dekan Tekankan Niat dan Keaktifan Mahasiswa

29 September 2026
PKKMB FAHUM UMSU 2026, Dekanat Tekankan Sistem Kuliah dan Motivasi

PKKMB FAHUM UMSU 2026, Dekanat Tekankan Sistem Kuliah dan Motivasi

28 September 2026
FAPERTA UMSU Tekankan Strategi Kuliah dan Lulus Tepat Waktu

FAPERTA UMSU Tekankan Strategi Kuliah dan Lulus Tepat Waktu

28 September 2026
Dekan Fakultas Teknik UMSU Tekankan Pentingnya Penguasaan Matematika dan Fisika bagi Mahasiswa

Dekan Fakultas Teknik UMSU Tekankan Pentingnya Penguasaan Matematika dan Fisika bagi Mahasiswa

28 September 2026
PKKMB FISIP UMSU Jadi Awal Mahasiswa Baru Mengenal Lingkungan Kampus dan Organisasi

PKKMB FISIP UMSU Jadi Awal Mahasiswa Baru Mengenal Lingkungan Kampus dan Organisasi

28 September 2026
Sambut Mahasiswa Baru, Dekan FISIP UMSU Tekankan Pentingnya Kuliah Tepat Waktu

Sambut Mahasiswa Baru, Dekan FISIP UMSU Tekankan Pentingnya Kuliah Tepat Waktu

28 September 2026
Kapolri: Sudah Benar Memilih UMSU, Lingkungannya Telah Teruji

Kapolri: Sudah Benar Memilih UMSU, Lingkungannya Telah Teruji

28 September 2026
Ijazah Saja Tak Cukup, Gubernur Sumut Minta Mahasiswa Dokumentasikan Masa Kuliah

Ijazah Saja Tak Cukup, Gubernur Sumut Minta Mahasiswa Dokumentasikan Masa Kuliah

28 September 2026
1.031 Mahasiswa Non-Muslim, Potret Keberagaman di UMSU

1.031 Mahasiswa Non-Muslim, Potret Keberagaman di UMSU

28 September 2026
  • Tentang
  • Advertisement
  • Contact
Tuesday, 29 September 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
BERLANGGANAN
UKM-LPM Teropong UMSU
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
No Result
View All Result
UKM-LPM Teropong UMSU
No Result
View All Result
Home Opini

Negara dengan orang-orang lucu yang aku cintai

by REDAKSI TEROPONG
23 August 2019
in Opini
Reading Time: 3 mins read
0
0
SHARES
36
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Teropongonline,Medan-Akhir -akhir ini berbagai macam isu bermunculan, mulai dari isu politik, polusi, sampah plastik, hoax, sampai pada isu SARA dan bahkan masi banyak lagi permasalahan lainnya yang terjadi pada negeri kita. Ini tentu bukan hanya menjadi beban pemerintah saja, tapi juga kita sebagai masyarakatnya yang kadang justru ikut-ikut menambah beban masalah. Gejala-gejala akan timbulnya pertajaman mengenai pertentangan-pertentangan antara kita dengan kita telah nampak, dan gejala-gejala akan karamnya semangat toleransi sudah muncul. Apakah orang-orang tidak menyadari akan hal itu ?

.

RelatedPosts

Budaya Scroll dan Tantangan Membaca Mahasiswa

Islam Ala Prabowo dan Narasi Agama dalam Kekuasaan

Ketika Hutan Terbakar, Satwa Kehilangan Rumah

Pasca pembacaan teks proklamasi pada 17 agustus 1945 bung karno menaruh harapan untuk indonesia melalui doa nya, “berikan kami kemudahan dalam perjuangan kami, agar kami menjadi bangsa yang terhormat, menjadi bangsa yang kaya, yang makmur dan dimana tidak ada kemiskinan yang memporak-porandakan kehidupan, menjadi bangsa yang menghargai kemanusiaan dan menjadi bangsa yang paham akan hidup bersama dalam persatuan”. Kini doa bung karno telah sampai pada kita semua, perjuangan besar para pahlawan terdahulu untuk memerdekaan rakyatnya dari kejamnya para penjajah saat itu hanya tinggal kita lanjutkan bukan justru malah kita hancurkan.

Dan melanjutkan perjuangan dari pahlawan sebelumnya adalah merupakan tugas suci yang sangat mulia bagi kita semua masyarakat indonesia.

.

Bisa kita lihat mulai dari kegaduhan politik, rasa-rasanya dipanggung politik, akal sehat mudah dilumpuhkan. Pikiran yang irasional gampang disulap menjadi rasional. Kegaduhan politik rasanya tidak ada hentinya. Saling tuding, saling fitnah, saling lapor, mewarnai ruang ingatan kolektif saat ini. Hal tersebut tentunya mencederai reformasi, dimana kebebasan seharusnya menjadi ruang aman untuk kita semua justru malah menjadi bumerang bagi kita sendiri. Sejak era diigital, kebebasan seperti tak pernah menemukan batas. Seperti kita lihat, media sosial yang merupakan platfrom terbaru era millenial justru lebih dominan memunculkan sisi-sisi negatif. Media sosial bukan lagi menjadi saluran komunikasi yang lebih banyak positifnya, melainkan semakin bertaburan berita bohong (hoaks), dan juga ujaran kebencian yang begitu bebas di sebarkan melalui sosial media.

.

Seharusnya di zaman teknologi digital ini kita harus lebih bijak dalam mencari informasi dan menyebarkan informasi melalui media sosial. Jangan jadikan  permasalahan-permasalahan ini menjadi faktor tertinggal nya indonesia dari bangsa-bangsa lain dimana mereka selalu terbuka kepada ide-ide baru dan pengetahun-pengetahun baru.

.

Beberapa hari silam kita di ributkan dengan isu SARA, Papua kembali bersuara, ribuan orang turun ke jalan akibat kentalnya kebencian berbau rasis yang menimpa Mahasiswa Papua di Malang, Surabaya, Semarang, hingga Makassar. Ya lagi-lagi tanah papua yang menjadi imbas dari perkataan dan tindakan yang tidak enak dari saudaranya sendiri. Rasisme dan diskriminasi memang menjadi hantu yang berbahaya di negeri ini, perlu penangan yang khusus agar tidak terjadi cidera serius. Papua memang selalu tampak indah dan mempesona, namun diantara belantara keindahannya dan isi perut buminya juga tersimpan magma yang setiap saat bisa muncul kepermukaan. Jika selama ini terlalu banyak keributan di pusat kekuasaan jakarta, sudah saatnya kini berhenti dan beralih memikirkan wilayah-wilayah lain.

.

Harusnya insiden Tolikara pada masa lampau yang juga pernah meletup di Papua bisa dijadikan pelajaran bangsa ini, bahwa konflik di negeri ini tidak melulu berlatar politik-ekonomi, melainkan juga belatarkan agama, tuntutan kemerdekaan dan juga perjuangan kemanusiaan yang masi terus diperjuangkan.

.

Ditengah masyarakat yang mulietnis dan multikultur, konflik memang selalu mencari waktu-waktu yang tepat untuk menyulut api. Dan nampaknya pengalaman negeri ini mengenai konflik yang berlatar SARA seperti : Sambat, Sambit, Ambon, Poso, Maluku Utara, Papua dan daerah-daerah lainnya tidak dijadikan pelajaran untuk memajukan negeri ini agar menjadi bangsa yang maju di masa depan dengan menanamkan pemahaman bahwa toleransi dan persatuan adalah ikatan hidup bangsa ini.

.

Saat ini kita sedang berada di dalam keriuhan, jadilah masyarakat yang bijak dengan selalu mengkritisi apa-apa yang menjadi kebijakan-kebijakan yang tidak sesuai pada keadaan bangsa ini. Kita tidak ingin konflik dan perselisihan terus-terus terjadi di tanah air ini, kita juga tidak ingin perpecahan sampai terjadi akibat keegoisan orang-orang yang ada di dalam negeri ini. Marila kita mencintai dengan sepenuh hati bangsa ini jangan hanya pandai berteriak “NKRI harga mati” tapi pada kenyataannya saudara sendiri saja kau ludahi.

Reporter : Kusnadila Anandari

Previous Post

Fakta unik kisah cinta presiden pertama RI Ir.soekarno

Next Post

Mobil Dinas Menteri Baru Kabinet Jokowi-Ma’ruf Sedot Anggaran Hingga Rp 152 miliar.

Related Posts

Budaya Scroll dan Tantangan Membaca Mahasiswa

Budaya Scroll dan Tantangan Membaca Mahasiswa

by REDAKSI TEROPONG
23 September 2026
0

Kebiasaan scroll membuat mahasiswa terbiasa menerima informasi dalam bentuk yang singkat dan cepat. Video berdurasi pendek, rangkuman, serta konten dengan...

Islam Ala Prabowo dan Narasi Agama dalam Kekuasaan

Islam Ala Prabowo dan Narasi Agama dalam Kekuasaan

by REDAKSI TEROPONG
11 September 2026
0

Agama memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Ketika agama kemudian dikaitkan dengan sosok seorang pemimpin politik, pembahasannya tidak hanya...

Ketika Hutan Terbakar, Satwa Kehilangan Rumah

Ketika Hutan Terbakar, Satwa Kehilangan Rumah

by REDAKSI TEROPONG
5 September 2026
0

Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan kembali menunjukkan bahwa yang menjadi korban bukan hanya manusia. Di balik kepulan asap dan...

Londo Ireng dan Suara Kritis yang Dicurigai

Londo Ireng dan Suara Kritis yang Dicurigai

by REDAKSI TEROPONG
6 August 2026
0

Kritik merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Namun, ketika kritik dibalas dengan pelabelan, perhatian publik dapat bergeser dari persoalan yang...

Mengapa Kita Sulit Melahirkan Banyak Entrepreneur Muda?

Mengapa Kita Sulit Melahirkan Banyak Entrepreneur Muda?

by REDAKSI TEROPONG
7 July 2026
0

Indonesia memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk sekitar 280 juta jiwa, bonus demografi, kekayaan sumber daya...

Tambang Ilegal Subur, Negara Terus Kebobolan

Tambang Ilegal Subur, Negara Terus Kebobolan

by REDAKSI TEROPONG
31 May 2026
0

Sektor pertambangan selama ini menjadi salah satu penopang penting perekonomian Indonesia. Kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia sering disebut...

Next Post

Mobil Dinas Menteri Baru Kabinet Jokowi-Ma'ruf Sedot Anggaran Hingga Rp 152 miliar.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

Akademisi UMSU Kritik Resolusi PBB soal Timur Tengah

8 months ago
02:17

02:17

6 years ago

Popular News

    Connect with us

    Berlangganan melalui Email

    Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 6 other subscribers

    Konten Terbaru

    • PKKMB FIKTI UMSU Jadi Langkah Awal Maba Kenali Dunia Kuliah 29 September 2026
    • PKKMB FEB UMSU Kenalkan Lingkungan Akademik kepada Mahasiswa Baru 29 September 2026
    • FKIK UMSU Sambut 215 Mahasiswa Baru, Tekankan Motivasi dan Disiplin 29 September 2026

    Tentang Kami

    Pers Mahasiswa TEROPONG merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). UKM-LPM TEROPONG UMSU berdiri pada 12 Juli 2001 dan sampai saat ini merupakan satu-satunya UKM yang mengelola bidang penerbitan dan pers di tingkat UMSU.

    • Tentang
    • Advertisement
    • Contact

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    No Result
    View All Result
    • Artikel
    • Foto Jurnalistik
    • Kabar SUMUT
    • Kabar Kampus
    • Kabar Medan
    • Majalah
    • Newsletter
    • Sastra
    • Nasional
    • Internasional
    • Lainnya
      • Almamater
      • Ekonomi
      • Feature
      • Infografik
      • Lifestyle
      • Opini
      • Politik
      • Ragam
      • Sipongpong
      • Sobatpongpong
      • Sosok
      • Terkini

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In