Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Pertanian (FAPERTA) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mengenalkan nilai Kemuhammadiyahan dan semangat berkemajuan kepada mahasiswa baru melalui kegiatan Masa Ta’aruf (Masta), Rabu (30/09/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Menumbuhkan Pemahaman dan Semangat yang Berkemajuan dalam Gerakan Muhammadiyah dan IMM”. Ketua Panitia Masta PK IMM Fakultas Pertanian UMSU, Habib Almunawwar, menjelaskan alasan pemilihan tema tersebut.
“Kami ingin memberikan pemahaman kepada mereka mengenai Kemuhammadiyahan dan ilmu IMM. Karena mahasiswa baru tentunya masih banyak yang bertanya-tanya apa itu IMM dan apa itu Muhammadiyah. Melalui Masta ini, kami ingin mengenalkan keduanya kepada mereka,” ujarnya.
Ia menambahkan, semangat berkemajuan yang diusung dalam kegiatan ini bertujuan mendorong mahasiswa baru memiliki pola pikir yang terbuka dan progresif.
“Kami juga mengusung kata berkemajuan agar Mastawan dan Mastawati memiliki pikiran yang terbuka secara luas serta berpikiran maju. Harapannya mereka tertarik dan memiliki kemauan untuk bergabung di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah,” tambahnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian UMSU, Prof. Dr. Ir. Wan Arfiani Barus, M.P., menekankan pentingnya mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi kehidupan perkuliahan sekaligus memahami identitas dan nilai yang menjadi bagian dari pendidikan di UMSU.
“Hari ini sebenarnya adalah awal dari perjalanan akademik Ananda sekalian. Lewat momentum Masta ini, Ananda tidak sekadar mengenal nama gedung, ruang kelas, atau nama dosen. Lebih dari itu, Masta adalah gerbang awal untuk mengeraskan niat, mengenal tradisi dunia kampus, serta meresapi nilai-nilai Al-Qur’an dan ilmu Kemuhammadiyahan,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia mendorong mahasiswa baru memanfaatkan masa perkuliahan untuk mengembangkan kemampuan diri melalui pengalaman akademik dan kegiatan kemahasiswaan, sekaligus membangun karakter selama menempuh pendidikan di Fakultas Pertanian UMSU.
“Raih prestasi akademik setinggi mungkin. Berorganisasi tidak pernah menghambat studi, justru akan menyokong studi kalian. Selain itu, aktiflah di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah maupun organisasi kemahasiswaan lainnya untuk mengasah soft skill dan jiwa kepemimpinan,” pungkasnya.
Tr. Dwi & fara





















