Halo Sobat Pong-pong!
Emas sering kita bayangkan ada di tambang darat atau brankas bank, padahal lautan menyimpan jumlah emas yang jauh lebih menggiurkan.
Penelitian terbaru dari McGill University yang terbit di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences (2024) bahkan membuka kemungkinan baru.
“Temuan kami mengindikasikan bahwa kerak samudra Bumi mungkin menyimpan sumber daya yang dibutuhkan untuk transisi energi hijau, pada skala yang belum pernah kita perkirakan sebelumnya,” ujar Prof. Anthony Williams-Jones, ahli geologi dari McGill University.

Di sisi lain, industri tambang tetap bersikukuh. Gerard Barron, CEO The Metals Company yang memimpin upaya pengambilan mineral dari dasar laut, berargumen bahwa penambangan samudra justru menimbulkan dampak lingkungan yang lebih kecil dibanding penambangan di daratan.
Kekayaan laut dalam sebaiknya dieksploitasi demi kemajuan teknologi, atau justru dibiarkan demi menjaga keseimbangan alam?
Nah, bagaimana menurut Sobat Pong-pong?













