Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, resmi menutup rangkaian Medan Coding Competition (MCC) 2026 yang digelar di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Sabtu (09/05/2026).
Dalam sambutannya, Rico Tri Putra Bayu Waas menyoroti perubahan cita-cita generasi muda di era digital yang kini mulai tertarik pada dunia teknologi dan pemrograman.
“Zaman sekarang mungkin sudah berbeda. Kalau ditanya anak-anak sekarang mau jadi apa, banyak yang menjawab ingin menjadi programmer. Teknologi hari ini bukan hanya bicara tentang alat, hardware, software, atau pembuatan aplikasi saja, tetapi bagaimana menciptakan solusi untuk masa depan,” ujarnya.
Ia mengatakan perkembangan teknologi saat ini telah membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, termasuk dalam komunikasi dan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
“Kita sekarang sudah bisa berkomunikasi dengan orang yang ada di Amerika melalui video call. Belum lagi perkembangan artificial intelligence yang saat ini terus berkembang dan belajar tentang manusia. Hal seperti ini perlu dipelajari dan diadaptasi,” katanya.
Rico juga menekankan pentingnya pengawasan dan pendampingan penggunaan teknologi bagi generasi muda agar dapat dimanfaatkan secara positif.
“Perlu juga bagaimana Komdigi memantau penggunaan teknologi oleh anak-anak agar perkembangan teknologi ini bisa dimanfaatkan dengan baik,” tambahnya.
Ia turut mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan MCC 2026 hingga dapat berjalan dengan baik.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang sangat serius membantu pelaksanaan kegiatan ini,” tuturnya.
Dengan mengucapkan hamdalah, Rico Tri Putra Bayu Waas secara resmi menutup Medan Coding Competition 2026.
Tr: Halimah & fia




















