• Latest
  • Trending
  • All
  • Kabar Kampus
  • Feature
  • Opini
  • Sosok
Magang: Jembatan Karier atau Kedok Eksploitasi Tenaga Kerja?

Magang: Jembatan Karier atau Kedok Eksploitasi Tenaga Kerja?

30 April 2026
Langit Yang Tak Lagi Sama

Langit Yang Tak Lagi Sama

30 April 2026
Ketergantungan Gadget, Matinya Daya Pikir Kritis

Ketergantungan Gadget, Matinya Daya Pikir Kritis

30 April 2026
Tabrakan Berantai di Rel: Alarm Keras dari Kelalaian yang Terstruktur

Tabrakan Berantai di Rel: Alarm Keras dari Kelalaian yang Terstruktur

29 April 2026
Teropong UMSU Kunjungi Persma Kreatif, Perkuat Relasi dan Peluang Kolaborasi

Teropong UMSU Kunjungi Persma Kreatif, Perkuat Relasi dan Peluang Kolaborasi

29 April 2026
Perkuat Sinergi Pers Mahasiswa, UKM-LPM Teropong UMSU Kunjungi SIGMA ITSI Medan

Perkuat Sinergi Pers Mahasiswa, UKM-LPM Teropong UMSU Kunjungi SIGMA ITSI Medan

29 April 2026
Agussani Paparkan Capaian Infrastruktur UMSU: Dari Rumah Sakit hingga Aset Rp1,66 Triliun

Agussani Paparkan Capaian Infrastruktur UMSU: Dari Rumah Sakit hingga Aset Rp1,66 Triliun

28 April 2026
“Jika Menyimpang, Luruskan Saya”: Pesan Kuat Rektor Baru UMSU

“Jika Menyimpang, Luruskan Saya”: Pesan Kuat Rektor Baru UMSU

28 April 2026
Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tetapkan BPH UMSU 2026–2030

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tetapkan BPH UMSU 2026–2030

28 April 2026
Rektor UMSU Baru Resmi Dilantik

Rektor UMSU Baru Resmi Dilantik

28 April 2026
Kemendikti Wacanakan Penutupan Prodi Tak Relevan, Tuai Pro dan Kontra

Kemendikti Wacanakan Penutupan Prodi Tak Relevan, Tuai Pro dan Kontra

28 April 2026
Perankan Tokoh “Bubu”, Mahasiswa UMSU Bawa Pulang Penghargaan Festamasio

Perankan Tokoh “Bubu”, Mahasiswa UMSU Bawa Pulang Penghargaan Festamasio

28 April 2026
Angkot Masih Jadi Andalan Mahasiswa UMSU, Sopir Justru Hadapi Sepinya Penumpang

Angkot Masih Jadi Andalan Mahasiswa UMSU, Sopir Justru Hadapi Sepinya Penumpang

28 April 2026
  • Tentang
  • Advertisement
  • Contact
Friday, 1 May 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
BERLANGGANAN
UKM-LPM Teropong UMSU
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
No Result
View All Result
UKM-LPM Teropong UMSU
No Result
View All Result
Home Opini

Magang: Jembatan Karier atau Kedok Eksploitasi Tenaga Kerja?

by REDAKSI TEROPONG
30 April 2026
in Opini
Reading Time: 2 mins read
0
Magang: Jembatan Karier atau Kedok Eksploitasi Tenaga Kerja?
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Narasi bahwa magang adalah cara terbaik untuk mencari pengalaman kerja sebelum lulus masih kuat di lingkungan kampus. Kalimat seperti “tidak apa-apa tidak dibayar, yang penting pengalamannya” kerap dijadikan pembenaran. Seolah-olah tenaga dan waktu mahasiswa wajar ditukar hanya dengan selembar sertifikat.

Dikutip dari Kompas.com, realitas di lapangan tidak selalu seindah yang dibayangkan. Banyak perusahaan memanfaatkan skema magang untuk mengisi posisi operasional yang seharusnya dikerjakan karyawan tetap. Hal ini dilakukan untuk menekan biaya, karena pemagang dianggap sebagai tenaga kerja “murah”, bahkan “gratis”.

RelatedPosts

Ketergantungan Gadget, Matinya Daya Pikir Kritis

Tabrakan Berantai di Rel: Alarm Keras dari Kelalaian yang Terstruktur

Mitos Kerja Keras: Benarkah Usaha Saja Sudah Cukup untuk Menjamin Kesuksesan

Memang, magang merupakan jembatan penting untuk mengenal dunia kerja. Tanpa pengalaman langsung, mahasiswa akan kesulitan memahami dinamika profesional. Namun, persoalan muncul ketika fungsi edukatif bergeser menjadi praktik eksploitasi. Berdasarkan Permenaker Nomor 6 Tahun 2020, pemagang tidak berhak atas upah, melainkan uang saku. Celah ini kerap dimanfaatkan untuk memberikan beban kerja penuh, tetapi dengan kompensasi yang jauh dari layak.

Di lapangan, banyak mahasiswa magang terjebak sebagai “staf serabutan”. Alih-alih mendapat bimbingan dari mentor, mereka justru dibebani target tinggi tanpa perlindungan kesejahteraan yang jelas. Riset Visi Teliti Saksama (2025) menunjukkan 1 dari 3 mahasiswa magang mengalami burnout akibat tuntutan kerja yang tidak sebanding dengan apresiasi yang diterima.

Masalah semakin kompleks ketika kampus hanya fokus pada angka serapan magang tanpa pengawasan ketat terhadap mitra. Mahasiswa berada pada posisi tawar yang lemah dan kerap enggan melapor karena khawatir penilaian buruk akan menghambat kelulusan. Pendidikan yang seharusnya memanusiakan manusia justru membiarkan mahasiswanya menjadi “buruh murah” berkedok peserta didik.

Kondisi ini diperparah oleh minimnya evaluasi transparan antara mahasiswa, kampus, dan perusahaan. Keberhasilan magang sering hanya diukur dari kelengkapan administrasi, bukan dari kualitas pembelajaran. Kampus seharusnya hadir sebagai pelindung, bukan sekadar penghubung yang menyerahkan mahasiswa ke industri tanpa pengawasan.

Di era saat ini, pengalaman memang berharga, tetapi bukan berarti tenaga mahasiswa bisa dihargai secara cuma-cuma. Kerja di tempat magang harus disertai hak yang layak. Magang tanpa kurikulum jelas dan tanpa kompensasi memadai bukan lagi proses pendidikan, melainkan eksploitasi terselubung.

Sebagai mahasiswa, penting untuk bersikap kritis sebelum menerima magang. Memahami job description, menanyakan hak, serta memastikan adanya mentor adalah langkah awal agar tidak sekadar menjadi tenaga kerja murah. Pada akhirnya, magang harus kembali pada fungsinya sebagai ruang belajar, bukan ladang eksploitasi.

Tr: Ofick

Tags: #EkploitasiTenagaKerja#Umsu#Medan#DailyTeropong
Previous Post

Tabrakan Berantai di Rel: Alarm Keras dari Kelalaian yang Terstruktur

Next Post

Ketergantungan Gadget, Matinya Daya Pikir Kritis

Related Posts

Ketergantungan Gadget, Matinya Daya Pikir Kritis

Ketergantungan Gadget, Matinya Daya Pikir Kritis

by REDAKSI TEROPONG
30 April 2026
0

Di era digital saat ini, gadget telah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Hampir setiap aktivitas bergantung pada...

Tabrakan Berantai di Rel: Alarm Keras dari Kelalaian yang Terstruktur

Tabrakan Berantai di Rel: Alarm Keras dari Kelalaian yang Terstruktur

by REDAKSI TEROPONG
29 April 2026
0

Kecelakaan tragis yang melibatkan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL yang berhenti di Stasiun Bekasi Timur pada senin malam,...

Mitos Kerja Keras: Benarkah Usaha Saja Sudah Cukup untuk Menjamin Kesuksesan

Mitos Kerja Keras: Benarkah Usaha Saja Sudah Cukup untuk Menjamin Kesuksesan

by REDAKSI TEROPONG
25 April 2026
0

Mitos bahwa kerja keras pasti berujung pada kesuksesan masih sering kita dengar, terutama di lingkungan kampus dan dunia kerja. Kalimat...

Perang Iran dan Alarm Krisis Energi Dunia

Perang Iran dan Alarm Krisis Energi Dunia

by REDAKSI TEROPONG
5 April 2026
0

Perang Iran kembali menegaskan bahwa pasar minyak dunia masih berada dalam bayang-bayang ketidakpastian geopolitik. Konflik ini tidak hanya berdampak pada...

PP TUNAS dalam Darurat Ruang Digital

PP TUNAS dalam Darurat Ruang Digital

by REDAKSI TEROPONG
4 April 2026
0

Ruang digital Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Jutaan anak mengakses internet tanpa batas dan minim pengawasan. Data Kementerian Kesehatan mencatat,...

Teror terhadap Pembela HAM: Alarm bagi Demokrasi Indonesia

Teror terhadap Pembela HAM: Alarm bagi Demokrasi Indonesia

by REDAKSI TEROPONG
17 March 2026
0

“Siapa yang berani bicara, siap-siap saja dicari kesalahannya.” Kalimat ini bukan lagi sekadar kiasan, melainkan peringatan yang semakin terasa nyata....

Next Post
Ketergantungan Gadget, Matinya Daya Pikir Kritis

Ketergantungan Gadget, Matinya Daya Pikir Kritis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

3 Penyakit Akibat Perubahan Pola Makan

3 Penyakit Akibat Perubahan Pola Makan

2 years ago

LPM Teropong Serahkan Hasil Penggalangan Dana ke ACT

6 years ago

Popular News

    Connect with us

    Berlangganan melalui Email

    Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 6 other subscribers

    Konten Terbaru

    • Langit Yang Tak Lagi Sama 30 April 2026
    • Ketergantungan Gadget, Matinya Daya Pikir Kritis 30 April 2026
    • Magang: Jembatan Karier atau Kedok Eksploitasi Tenaga Kerja? 30 April 2026

    Tentang Kami

    Pers Mahasiswa TEROPONG merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). UKM-LPM TEROPONG UMSU berdiri pada 12 Juli 2001 dan sampai saat ini merupakan satu-satunya UKM yang mengelola bidang penerbitan dan pers di tingkat UMSU.

    • Tentang
    • Advertisement
    • Contact

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    No Result
    View All Result
    • Artikel
    • Foto Jurnalistik
    • Kabar SUMUT
    • Kabar Kampus
    • Kabar Medan
    • Majalah
    • Newsletter
    • Sastra
    • Nasional
    • Internasional
    • Lainnya
      • Almamater
      • Ekonomi
      • Feature
      • Infografik
      • Lifestyle
      • Opini
      • Politik
      • Ragam
      • Sipongpong
      • Sobatpongpong
      • Sosok
      • Terkini

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In