Badan Takmir Masjid (BTM) At-Taqwa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali menggelar 18 sesi Pengajian Ramadan 1447 Hijriah sejak 23 Februari hingga 14 Maret 2026, sekaligus menggencarkan Gerakan Amal Saleh (GAS), Jumat (27/02/2025).
Pengurus BTM Masjid At-Taqwa UMSU, Dr. Muhammad Ruslan, M.Pd., menjelaskan bahwa pengajian tahun ini mengalami peningkatan jumlah pertemuan dibanding tahun sebelumnya.
“Dari tanggal 23 Februari sampai tanggal 14 Maret, ada 18 kali kurang lebih. Tahun lalu mungkin hanya 15 hari, tahun ini kita tambah menjadi 18 hari,” ujarnya.
Ia menjelaskan, para pemateri berasal dari kalangan dosen UMSU maupun perguruan tinggi lain yang memiliki kapasitas keilmuan dan kemampuan penyampaian yang baik.
“Pematerinya terdiri dari doktor ataupun profesor yang menguasai materi tentang ibadah, pemikiran Islam, dan pendekatan di Muhammadiyah,” jelasnya.
Menurutnya, tujuan utama pengajian ini adalah menanamkan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sekaligus membentuk kebiasaan baik (golden habit), seperti membiasakan diri mengaji dan memakmurkan masjid.
“Tujuannya untuk menanamkan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan serta melatih golden habit seperti mengaji di masjid,” katanya.
Secara konsep, kegiatan ini dirancang untuk sivitas akademika UMSU, namun masyarakat umum tetap diperbolehkan mengikuti kajian tersebut.
Sementara itu, salah satu mahasiswa Fakultas Hukum semester enam, Wika Suryani, mengaku pernah menghadiri pengajian yang digelar setelah Salat Asar dan menilai kajian tersebut relevan bagi generasi muda.
“Saya pernah mendatangi pengajian di Masjid At-Taqwa UMSU yang biasanya diadakan pada sore hari setelah Asar. Pengajian ini memberikan kesadaran bahwa kajian bukan hanya untuk kaum milenial saja, tetapi juga relevan bagi Gen Z dan menyediakan ruang diskusi terbuka,” ujarnya.
Menurutnya, manfaat yang dirasakan tidak hanya sebatas penambahan ilmu, tetapi juga mendorong semangat untuk berlomba dalam kebaikan serta memperluas relasi.
“Kajian ini mampu mendorong semangat mahasiswa untuk berlomba dalam kebaikan, mendapatkan ilmu yang bermanfaat, pengalaman, dan relasi yang luas,” tutupnya.
Tr: Rifky


















